Sukses

5 Manfaat Olahraga untuk Ibu Hamil

Ibu hamil tak perlu ragu untuk berlatih fisik. Karena, ada banyak sekali manfaat olahraga untuk ibu hamil yang sangat sayang untuk dilewatkan!

Klikdokter.com, Jakarta Studi membuktikan bahwa banyak wanita yang membatasi aktivitas fisiknya selama hamil. Ini karena khawatir olahraga akan mengganggu kehamilannya Padahal, bila dilakukan secara rutin, ada banyak manfaat olahraga untuk ibu hamil. Apalagi untuk sehat dan bugarnya tubuh selama masa kehamilan.

Hamil seharusnya tak membatasi Anda untuk tetap berolahraga. Ibu hamil tetap perlu berolahraga untuk meringankan berbagai keluhan yang bisa terjadi selama kehamilan.

Manfaat olahraga untuk bumil

Tak perlu berlama-lama lagi, berikut ini adalah kebaikan olahraga yang bisa dirasakan oleh ibu hamil bila dilakukan secara rutin.

  1. Mengurangi nyeri punggung dan pinggang

Nyeri punggung dan sakit pinggang merupakan keluhan tersering yang dialami bumil. Keluhan ini biasanya akan lebih sering terjadi seiring ukuran perut yang terus membesar. Penyebabnya adalah kontraksi otot di daerah punggung dan pinggang sebagai kompensasi dari rahim yang membesar. 

Nah, olahraga secara rutin dapat meringankan keluhan nyeri punggung dan pinggang Ini karena terjadi peregangan otot saat olahraga.

  1. Mencegah konstipasi

Konstipasi atau sembelit juga lebih rentan dialami oleh bumil. Keluhan ini terjadi akibat hormon dalam kehamilan menyebabkan otot-otot di usus tidak bergerak seaktif biasanya.

Selain itu, rahim yang terus membesar cenderung menekan usus dan menyebabkan feses lebih sulit untuk dikeluarkan. Dengan berolahraga, otot-otot di usus akan berkontraksi lebih optimal sehingga dapat mengurangi gejala konstipasi.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

  1. Mengurangi risiko diabetes gestasional

Diabetes gestasional merupakan jenis diabetes yang terjadi akibat kehamilan. Penyakit ini bisa menyebabkan berbagai komplikasi dalam persalinan, seperti persalinan prematur dan kesulitan dalam persalinan normal.

Olahraga secara teratur dapat menurunkan risiko diabetes gestasional, karena tubuh yang bergerak aktif dapat membantu menurunkan kadar gula di dalam darah.

  1. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Sudah banyak studi yang membuktikan bahwa olahraga rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Manfaat tersebut juga dapat dipetik oleh bumil. Pasalnya, kesehatan jantung sangat dibutuhkan, khususnya saat bumil menjalani persalinan.

  1. Mempercepat kembalinya berat badan ideal setelah persalinan

Studi membuktikan ibu hamil yang rutin berolahraga sejak masa kehamilan lebih mudah dan lebih cepat kembali ke berat badan idealnya setelah persalinan.

Selain lima manfaat di atas, rutin olahraga selama kehamilan juga dapat meningkatkan energi, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan suasana hati, membuat tidur lebih nyenyak, termasuk mempersiapkan tubuh untuk persalinan.

Olahraga yang disarankan untuk ibu hamil

Ada beberapa jenis olahraga yang direkomendasikan dan aman untuk dilakukan untuk ibu hamil. Di antaranya, berikut ini. 

  • Jalan cepat: Jenis olahraga ini bermanfaat untuk meregangkan otot dan sendi.
  • Berenang dan olahraga air: Aktivitas di dalam air menstimulasi pergerakan banyak otot. Jenis olahraga ini juga cocok untuk bumil yang mengalami masalah kekakuan otot.
  • Sepeda statis: Bersepeda statis baik untuk mengoptimalkan kontraksi otot jantung. Sepeda konvensional (yang digunakan untuk menempuh perjalanan) tidak dianjurkan. Ini karena ibu hamil berisiko mengalami gangguan keseimbangan dan jatuh.
  • Yoga atau pilates prenatal: Gerakan yoga dan pilates pada ibu hamil berbeda dengan gerakan untuk orang sehat pada umumnya. Yoga dan pilates bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas otot dan sendi, meregangkan otot, sekaligus mengurangi stres.

Bumil dianjurkan untuk berolahraga sebanyak 3-5 kali seminggu, dengan durasi minimal 20-30 menit setiap sesinya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya (2)

Meski begitu, perlu juga diketahui bahwa tetap ada beberapa penyulit dalam kehamilan, yang dapat membuat ibu hamil tak dapat menjalani olahraga. Penyulit yang dimaksud antara lain perdarahan dari vagina, nyeri dada, pernah pingsan saat hamil, dan kontraksi teratur pada rahim.

Jika mengalami salah satu dari kondisi tersebut, bumil perlu berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Ini untuk menentukan jenis olahraga seperti apa yang aman untuk dilakukan.

Memang ada banyak manfaat olahraga untuk ibu hamil. Walaupun demikian, karena banyaknya perubahan tubuh selama kehamilan dan mungkin adanya kondisi medis tertentu, ibu hamil disarankan untuk berdiskusi dengan dokter tentang jenis olahraga yang paling aman.

(RN/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar