Sukses

Dengar Musik Saat Menyetir Bisa Bikin Anda Lebih Tenang

Menyetir di tengah kemacetan rentan memicu stres. Nah, Anda bisa mengatasinya dengan mendengarkan musik saat menyetir.

Klikdokter.com, Jakarta Menyetir di tengah kemacetan jalan raya selama berjam-jam tentu dapat membuat Anda stres. Stres dapat menjadi faktor risiko untuk penyakit jantung dan pembuluh darah. Nah, dalam penelitian terbaru, mendengarkan musik saat menyetir dapat membuat Anda lebih tenang dan menghindari stres.

Musik mengurangi stres

Sebuah penelitian yang baru-baru ini dilakukan di Brasil mengatakan kebiasaan mendengarkan musik saat menyetir dapat membantu mengurangi stres. Kebiasaan ini juga dapat memengaruhi kesehatan jantung.

Penelitian ini melibatkan lima sukarelawan perempuan berusia 18-23 tahun. Mereka dalam kondisi sehat, tidak terbiasa menyetir (menyetir tidak lebih dari dua kali dalam seminggu), dan telah memiliki surat izin mengemudi (SIM) dalam 1-7 tahun sebelum diadakannya penelitian ini. 

Perempuan yang jarang menyetir dipilih karena orang yang sering menyetir dan sudah lama memiliki SIM akan lebih mudah beradaptasi di jalan raya. Mereka dianggap sudah lebih terbiasa pada kondisi macet parah dalam berlalu lintas.

Selanjutnya, para peneliti meminta sukarelawan untuk ikut serta dalam dua percobaan. Pertama, partisipan diminta untuk menyetir selama 20 menit pada saat jam sibuk sepanjang rute 3 km di bagian kota yang padat. 

Pada hari itu, partisipan diminta untuk tidak mendengarkan musik apa pun di dalam mobil selama menyetir. Hari berikutnya, partisipan diminta untuk menyetir di waktu dan tempat yang sama, tetapi mereka dipersilakan mendengarkan musik instrumental selama menyetir.

Para partisipan ini juga diminta untuk tidak menyetir menggunakan mobil mereka sendiri agar familiar dengan mobil mereka masing-masing. Peneliti juga menggunakan alat monitor jantung untuk para partisipan untuk mengetahui perbedaan detak jantung selama mereka menyetir.

Menurut peneliti utama, Prof. Vitor Engracia Valenti, mereka menemukan stres pada jantung yang dialami para partisipan. Namun di percobaan kedua, kadar stres tersebut menurun dengan mendengarkan musik selagi mereka menyetir.

Tak hanya itu. Peneliti juga menemukan pada partisipan yang mendengarkan musik saat menyetir dalam kondisi stres. Para partisipan tersebut cenderung memiliki variasi detak jantung yang lebih banyak. 

Hal ini dibandingkan ketika menyetir tanpa mendengarkan musik. Variasi detak jantung yang lebih banyak ini menunjukkan bahwa tubuh mempunyai kemampuan yang kuat untuk menoleransi stres.

Lantas, mengapa mendengarkan musik dapat meningkatkan suasana hati dan mencegah stres? Bila ditinjau dari sisi ilmiah, mendengarkan alunan melodi yang disukai dapat menunjang peningkatan pelepasan hormon dopamin di otak. 

Dopamin sendiri adalah hormon yang berperan dalam perasaan senang dan bahagia. Peningkatan produksi hormon ini bisa mencegah stres datang. Perasaan yang dialami ini dikatakan serupa dengan rasa senang yang dirasakan saat berbicara santai dengan sahabat yang sudah lama tidak bertemu, atau memakan kue favorit Anda.

Hasil pria dan wanita bisa berbeda

Dalam studi ini, para peneliti memang lebih spesifik melihat pengaruh musik pada wanita yang menyetir. Pasalnya, hasil yang didapat bisa berbeda apabila diujikan pada laki-laki. Apalagi yang sudah berpengalaman lama menyetir. 

Hal tersebut, menurut para peneliti, sangat mungkin disebabkan oleh perbedaan hormon seksual antara laki-laki dan perempuan. Selain itu, penelitian ini juga baru dilakukan pada skala kecil. Untuk mendapatkan bukti nyata bahwa musik benar-benar bisa membantu terhindar dari stres saat menyetir, penelitian lanjutan sangat diperlukan.

Mendengarkan musik saat menyetir di tengah kemacetan adalah keputusan yang baik. Kebiasaan ini akan membuat Anda lebih tenang dan pada akhirnya terhindar dari stres. Pilih musik instrumental yang bikin tenang dan bersemangat. Perhatikan juga volumenya. Jangan sampai mengganggu konsentrasi Anda saat berkendara.

[HNS/AYU]

1 Komentar