Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Mengembalikan Keperawanan dengan Operasi Vagina, Bisakah?

Mengembalikan Keperawanan dengan Operasi Vagina, Bisakah?

Beberapa wanita ingin melakukan operasi vagina demi mengembalikan keperawanan. Benarkah operasi ini mampu membuat Anda jadi perawan lagi?

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian wanita yang pernah berhubungan seksual atau bahkan pernah melahirkan, punya keinginan untuk mengembalikan keperawanan. Pasalnya, ketika sudah melahirkan, terdapat sejumlah perubahan di tubuh yang bisa menurunkan kepercayaan diri di hadapan pasangan. Ide ingin melakukan operasi vagina pun muncul!

Hymenoplasty bisa kembalikan keperawanan

Tapi tunggu dulu, memangnya ada operasi vagina yang dapat mengembalikan keperawanan? Bukannya sekali tidak perawan tetap tidak perawan? Ternyata, menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD dari KlikDokter, dalam dunia medis, hal tersebut mampu dilakukan.

Keperawanan berkaitan dengan sobeknya selaput dara atau himen. Sobeknya himen tersebut dapat direstorasi dengan tindakan koreksi kerusakan selaput dara yang disebut dengan operasi hymenoplasty.

“Himen yang sobek akan mendapatkan jahitan halus untuk memperbaiki bentuknya seperti semula,” kata dr. Alvin.

Secara umum, operasi hymenoplasty terbagi atas dua prosedur, yaitu simple hymenoplasty dan alloplant. Simple hymenoplasty dilakukan saat ada selaput dara yang masih tersisa. Selaput dara yang tersisa akan dijahit sehingga bentuknya bisa kembali seperti semula.

Apabila selaput dara benar-benar tidak ada yang tersisa maka dilakukan prosedur alloplant. Ini merupakan metode memasang selaput dara buatan. Kedua prosedur ini terbilang aman, tapi tetap memiliki efek samping. Misalnya, perdarahan, pembengkakan, dan rasa nyeri.

“Namun, itu biasanya akan menghilang setelah beberapa minggu kemudian pasca operasi,” dr. Alvin menambahkan.

Sementara itu, dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter mengatakan meski dapat mengembalikan keperawanan, hymenoplasty ini tidak bisa meningkatkan kepuasan seksual seorang wanita.

1 dari 3 halaman

Tingkatkan kepuasan seksual dengan vaginoplasty dan labiaplasty

Jika ingin melakukan operasi yang dapat meningkatkan kepuasaan seksual, operasi vagina yang bisa dilakukan adalah vaginoplasty.

Vaginoplasty adalah operasi vagina yang bertujuan mengembalikan vagina menjadi kencang kembali. Kondisi otot yang kendur umumnya dialami para wanita yang telah melahirkan secara normal. Melahirkan secara normal memang dapat mengurangi elastisitas dan menurunkan kekencangan otot-otot vagina, khususnya otot dasar panggul wanita yang mengelilingi vagina. 

Lalu, ada juga operasi vagina labiaplasty. Ini adalah operasi vagina yang dirancang untuk memperbaiki bibir vagina (labia). Wanita yang tidak puas dengan bentuk bibir vaginanya, (biasanya karena terlalu besar atau terlalu panjang) dapat melakukan operasi ini untuk mengurangi ukurannya sedikit. 

Sama seperti vaginoplasty, operasi vagina labiaplasty dapat meningkatkan kepuasan seksual. Adapun efek samping yang bisa terjadi pasca melakukan labiaplasty, antara lain seperti berikut ini.

  • Pembentukan vagina yang tidak sempurna.
  • Kerusakan rahim atau kandung kemih.
  • Sulit menahan kencing saat batuk.

Karena efek sampingnya terbilang tak ringan, akan lebih baik bila operasi tersebut dilakukan berdasarkan alasan medis. Dengan begitu, efek positifnya benar-benar bisa dirasakan dan risikonya bisa diminimalkan. 

2 dari 3 halaman

Tetap utamakan kesehatan vagina

Mengembalikan keperawanan, mengencangkan otot yang kendur, serta mengecilkan bagian labia memang bisa dilakukan Anda lewat operasi vagina. Kendati begitu, ada baiknya yang Anda utamakan adalah kesehatan vagina Anda sendiri.

Adapun beberapa langkah untuk menjaga kesehatan area kewanitaan yang bisa Anda lakukan. Coba ikuti langkahnya berikut ini.

  • Selalu gunakan celana dalam dengan bahan yang menyerap keringat. 
  • Ukuran celana dalam sebaiknya juga tidak terlalu sempit ataupun terlalu besar. 
  • Hindari menggunakan pembalut dengan pewangi tertentu. 
  • Saat haid, ganti pembalut 3-4 jam sekali. 
  • Bersihkan bibir vagina saat mandi dengan air bersih.
  • Selalu keringkan vagina dengan handuk atau tisu setelah dibersihkan.
  • Tidak perlu berlebihan dalam menggunakan sabun pembersih kewanitaan, bahkan dokter biasanya menyarankan untuk menggunakan air bersih saja. 
  • Hindari bergonta-ganti pasangan seksual.
  • Hindari melakukan hubungan seksual yang berisiko, apalagi dengan mainan seks yang tidak terjaga kebersihannya.
  • Gunakan kondom untuk mencegah penularan penyakit menular seksual.
  • Dapatkan vaksinasi HPV.
  • Dan rutinlah memeriksakan kesehatan reproduksi Anda ke dokter. 

Mengembalikan keperawanan Anda memang bisa dilakukan dalam dunia medis. Jadi, apabila selaput dara Anda sobek akibat olahraga tertentu atau kecelakaan, operasi hymenoplasty dapat dilakukan. Meski operasi vagina bisa dilakukan dengan alasan estetika, ada baiknya tindakan tersebut lebih didasarkan pada alasan medis. 

[HNS/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar