Sukses

6 Permainan Luar Rumah untuk Asah Tumbuh Kembang Anak

Main di luar rumah penting untuk mengasah tumbuh kembang anak. Berikut ini adalah beberapa permainan yang tepat untuk menunjangnya.

Klikdokter.com, Jakarta Bermain di luar rumah dengan anak tentu adalah aktivitas yang menyenangkan. Tak hanya bisa memperkuat bonding, tetapi juga dapat mengasah tumbuh kembangnya. Tahu tidak Bunda, permainan tertentu dapat menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak.

Anda bisa menyontek rekomendasi permainan di bawah untuk dilakukan saat bermain di luar rumah bersama si Kecil.

  1. Dampu

Permainan tradisional seperti dampu (dikenal juga sebagai engklek) ternyata bermanfaat untuk mengasah otak anak.

Kotak-kotak yang digambar bisa ditulisi angka. Minta si Kecil untuk menyebutkan angkanya terlebih dahulu sebelum mulai bermain.

Selain itu, permainan ini juga sangat baik untuk melatih motorik dan mengasah pusat keseimbangan di otak. Selain angka, kotak-kotak yang digambar juga dapat ditulis dengan huruf atau digambar dengan beraneka bentuk agar anak bisa belajar lebih banyak lagi.

  1. Kolam air

Panas-panas berendam di kolam air? Si Kecil pasti senang! Tak hanya menyegarkan, bermain di kolam air juga ternyata bisa menjadi ajang untuk mengasah otaknya.

Isi kolam dengan berbagai benda warna-warni. Anda juga bisa minta si Kecil mengumpulkan benda-benda yang berbentuk sama, berwarna sejenis, atau dengan nominal tertentu. Misalnya empat benda berwarna biru atau lima bintang kuning.

Anda juga bisa mengajak adik, kakak, atau beberapa teman dekatnya agar ia semakin senang dan tertantang.

  1. Petak umpet

Permainan di luar rumah tak melulu butuh alat. Salah satu permainan lain yang bisa dilakukan adalah petak umpet. Permainan ini akan melatih kemampuan si Kecil untuk berhitung dan mengatur strategi dalam memikirkan tempat persembunyian yang tidak mudah ditebak.

Mungkin petak umpet adalah sesuatu yang mudah untuk dewasa. Namun, untuk anak, permainan tersebut bisa sangat menantang. Bila ia menjadi yang terakhir ditemukan, ayah atau ibu dapat menyiapkan hadiah kecil untuknya. Menyenangkan, bukan?

  1. Layang-layang

Permainan yang butuh angin yang cukup kencang ini akan membuat anak berlari, melatih strategi dan kekuatan tangan dalam mengatur layang-layang, serta belajar menyelaraskan diri dengan alam (arah dan kecepatan angin).

Bermain di bawah sinar matahari pagi atau sore hari juga akan mencukupkan asupan vitamin D anak.

  1. Gobak sodor

Permainan tradisional ini dimainkan secara berkelompok. Kelompok yang satu menjaga “pintu” yang digambarkan melalui garis lurus dan melintang, sedangkan kelompok lainnya berusaha untuk melewati setiap penjaga pintu hingga mencapai tujuan.

Gobak sodor dapat melatih kerja sama antara satu anak dengan anak yang lain, melatih ketangkasan, ketepatan dalam mengambil keputusan, serta dapat mencegah kegemukan karena ia dituntut untuk bergerak.

  1. Kotak pasir

Anak mana yang tidak suka bermain pasir dan membuat berbagai bentuk sesuai yang ia inginkan? Agar pasir yang digunakan tidak mengotori rumah, lakukan permainan ini di luar.

Anda dan si Kecil bisa berfantasi dalam membuat istana, hewan, benteng, dan lain-lain. Permainan ini dapat mengasah kreativitas anak dan mengembangkan imajinasinya.

Walau menyenangkan dan mendatangkan banyak manfaat, tetapi main di luar rumah juga ada aturannya. Hindari bermain di luar rumah saat sinar matahari sedang terik-teriknya.

Setelah bermain, pastikan anak mencuci bersih tangannya dengan air mengalir dan sabun. Untuk kebersihan dirinya, orang tua juga perlu menyediakan sabun mandi cair yang diformulasikan khusus untuk anak-anak.

Pilih sabun mandi cair yang aman, wanginya segar, dan tentunya bisa efektif menghilangkan kotoran dan debu dari tubuh anak. Dengan demikian, ancaman dari kotoran yang mungkin dipenuhi kuman bisa diminimalkan.

Enam permainan di atas hanya sebagian kecil permainan luar rumah yang bisa dilakukan si Kecil untuk mengasah tumbuh kembangnya, baik dengan orang tua, saudara kandungnya, maupun teman-teman sebayanya. Sebagai bonus, anak tetap sehat dan aktif, bahagia, dan terstimulasi dalam berbagai aspek perkembangannya.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar