Sukses

Benarkah Gigi Berlubang Bisa Picu Penyakit Jantung?

Kesehatan gigi dan mulut berpengaruh terhadap kesehatan tubuh. Namun, apakah gigi berlubang dapat menyebabkan penyakit jantung?

Kesehatan gigi dan mulut yang buruk akan berdampak pada kesehatan tubuh seseorang. Sudah banyak studi yang menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki kesehatan mulut yang buruk memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi.

Salah satu kondisi kesehatan gigi dan mulut yang umum dijumpai di masyarakat adalah gigi berlubang. Sering kali, gigi yang berlubang ini dikaitkan dengan penyakit jantung. Namun, benarkah bahwa salah satu penyebab penyakit jantung diakibatkan oleh gigi berlubang?

1 dari 3 halaman

Pengaruh Gigi Berlubang terhadap Kesehatan Jantung

Para peneliti telah lama menduga bahwa kesehatan mulut yang buruk akan berdampak pada tingginya risiko terkena serangan jantung. Meskipun hubungan antara keduanya tidak dapat ditemukan secara langsung, tetapi beberapa risiko ini diduga memengaruhi kesehatan jantung:

1. Infeksi Bakteri pada Gigi Berlubang

Adanya lubang pada gigi akan membuat sisa-sisa makanan tersangkut sehingga bakteri akan membuat lubang menjadi semakin besar dan dalam. Bila kerusakan gigi ini dibiarkan saja tanpa perawatan yang tepat, kematian gigi dapat terjadi dan diperparah dengan infeksi bakteri.

Artikel Lainnya: Membiarkan Gigi Berlubang Terlalu Lama? Ini Akibatnya!

Bakteri infeksi ini dapat menyebar melalui pembuluh darah ke organ tubuh, salah satunya jantung. Ketika bakteri ini mencapai jantung, mereka dapat menempel dan menyebabkan peradangan.

Peradangan menyebabkan penyakit seperti endokarditis, yaitu infeksi pada lapisan dalam jantung. Menurut American Heart Association, kondisi kardiovaskular lainnya, seperti aterosklerosis atau kondisi penyumbatan pada arteri, juga dikaitkan dengan peradangan yang disebabkan oleh bakteri di mulut.

Bakteri tersebut menuju pembuluh darah arteri dan menimbulkan plak yang tumbuh pada dinding bagian dalam sehingga membatasi aliran darah ke jantung. Hal ini yang akhirnya menimbulkan dugaan bahwa gigi berlubang menyebabkan penyakit jantung.

2. Gigi Berlubang Memicu Radang Gusi

Akibat gigi berlubang yang dibiarkan, timbulnya radang gusi atau gingivitis akan terjadi. Radang gusi yang jika tidak dirawat dapat menyebabkan peradangan tahap lanjut hingga menimbulkan pembengkakan, atau dikenal dengan istilah abses periodontal.

Kondisi ini dimulai oleh bakteri yang berkumpul di permukaan gigi dan membentuk sebuah plak. Plak yang telah lama menempel pada gusi dapat mengalami kalsifikasi, sehingga menjadi kalkulus atau karang gigi.

Artikel Lainnya: Kenali 4 Penyebab Gigi Berlubang

Bakteri yang ada di dalam karang gigi ini kemudian mulai merusak jaringan gusi yang lebih dalam lagi, sehingga dapat merusak baik jaringan gusi itu sendiri maupun tulang gigi. Pada tahap ini, bakteri dari infeksi dapat menyebar ke pembuluh darah arteri yang menuju jantung dan memicu penyumbatan yang dapat memengaruhi kerja jantung.

Jaringan gusi yang rusak ini yang akhirnya menjadi pencetus dugaan bahwa penyakit jantung diakibatkan oleh gigi berlubang.

2 dari 3 halaman

Cara Pencegahan yang Efektif

Efek gigi berlubang pada jantung tidak terjadi secara langsung. Oleh karena itu, merawat gigi bukanlah satu-satunya cara mencegah timbulnya penyakit jantung karena masih banyak faktor lain yang dapat menyebabkan penyakit tersebut.

Meski begitu, penting untuk tetap memiliki gigi dan gusi yang sehat dengan rutin merawatnya setiap hari. Berikut ini langkah menjaga kebersihan gigi dan mulut sebagai upaya mencegah penyakit jantung yang dapat Anda lakukan:

Artikel Lainnya: Gigi Berlubang, Segera Dicabut atau Cukup Dirawat?

1. Gosok Gigi Secara Teratur

American Dental Association merekomendasikan untuk menggosok gigi secara teratur 2 kali sehari selama 2 menit. Selain itu, pilih sikat dengan bulu yang halus. Sikatlah gigi secara lembut agar tidak melukai gusi.

2. Gunakan Pasta Gigi Mengandung Fluoride

Gunakan juga pasta gigi yang mengandung fluoride. Kandungan ini dapat membuat gigi tetap sehat dan kuat serta mencegah timbulnya gigi berlubang.

3. Bersihkan Sela-sela Gigi

Untuk menjaga kebersihan mulut, penting pula untuk membersihkan sela-sela gigi. Anda dapat membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan benang khusus minimal 1 kali sehari.

4. Rutin Kontrol Gigi

Lakukan kontrol gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali. Ini merupakan langkah penting untuk membantu mencegah kerusakan gigi dan radang gusi.

Pengaruh gigi berlubang terhadap jantung sebenarnya tidak terhubung secara langsung. Namun, dengan meningkatkan kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan, Anda dapat melindungi diri dari penyakit gusi sehingga menurunkan risiko timbulnya penyakit jantung.

Apabila Anda memiliki masalah gigi berlubang yang mengganggu, segera konsultasikan ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. Anda juga dapat berkonsultasi mengenai kesehatan gigi dan mulut dengan dokter melalui layanan Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter. Semoga bermanfaat!

[WA/ RS]

3 Komentar