Sukses

Pantangan Makanan Usus Buntu Setelah Tindakan Operasi

Penderita usus buntu yang baru dioperasi mesti memerhatikan makanan yang dikonsumsi, agar penyakit tidak kambuh. Ini pantangan makanan usus buntu yang wajib diketahui.

Penyakit usus buntu sangatlah merepotkan. Pasalnya, penyakit tersebut membuat penderita wajib mengatur pola makan dan jenis asupan yang dikonsumsi, agar kondisi tidak kambuh atau semakin parah.

Perlu diketahui bahwa usus buntu adalah peradangan yang terjadi pada organ apendiks (usus buntu). Penyakit ini terjadi akibat adanya infeksi ataupun penyumbatan pada usus buntu, baik oleh tumor, benda asing, atau tinja.

Dalam medis, penyakit usus buntu dikenal dengan sebutan apendisitis (appendicitis). Beberapa gejalanya adalah sebagai berikut:

  • Nyeri di perut bagian atas atau sekitar pusar
  • Nafsu makan menghilang
  • Mual atau muntah
  • Demam ringan
  • Sulit kentut

Artikel lainnya: Inilah 5 Penyebab Radang Usus Buntu

Memang benar bahwa penderita usus buntu mesti sepenuhnya memerhatikan asupan yang dikonsumsi. Pasalnya, jika salah makan, penyakit bisa makin buruk hingga harus dioperasi. Akan tetapi, jika mengonsumsi makanan yang tepat, penyakit tidak akan kambuh sehingga keluhan tidak akan dirasakan.

1 dari 3 halaman

Pantangan Makanan Usus Buntu setelah Operasi

Berikut ini adalah pantangan makanan usus buntu yang wajib dipatuhi oleh penderita yang baru saja selesai dioperasi:

1. Makanan atau Minuman dengan Banyak Gas

Asupan yang mengandung banyak gas, seperti selada, brokoli, dan kacang-kacangan dapat menyebabkan efek perut kembung dan begah. Kondisi ini bisa mengganggu bagian usus yang sedang dalam penyembuhan, sehingga risiko terjadinya usus buntu berulang bisa saja meningkat.

2. Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Makanan atau minuman manis yang tinggi gula dapat membuat tinja lebih cepat keluar dari saluran pencernaan. Kondisi ini tak baik untuk usus yang masih dalam proses penyembuhan.

Artikel lainnya: Bolehkah Operasi Usus Buntu Saat Hamil?

Jika lidah Anda tetap menginginkan rasa manis, cobalah untuk mengonsumsi buah-buahan yang rendah serat. Contohnya, pisang, melon, blewah, atau semangka. Buah-buahan tersebut kaya akan air, menyegarkan, dan tak punya banyak serat.

3. Buah dan Sayur yang Berserat Tinggi

Dalam keadaan normal, buah dan sayuran berserat tinggi memang sangat dibutuhkan dan bermanfaat untuk saluran pencernaan. Namun, dalam masa pemulihan usus buntu, jenis asupan tersebut mesti dihindari dulu.

Alasannya, usus Anda sedang tidak mampu mencerna makanan berserat dengan maksimal. Nah, serat yang tidak tercerna dengan baik justru akan meninggalkan residu, membuat usus lebih sempit, dan akhirnya perut bisa nyeri atau peradangan bisa timbul kembali.

4. Makanan Pedas

Sebagai orang Indonesia, disuruh untuk berhenti atau tidak makan pedas sama sekali memang cukup menyiksa. Pasalnya, tanpa cabai, rasa makanan jadi hambar dan tak menggugah selera.

Artikel lainnya: Mitos dan Fakta tentang Usus Buntu

Namun, makanan pedas memang mesti dihindari untuk sementara waktu guna memberikan kesempatan bagi usus dalam memulihkan kondisinya. Makanan yang mengandung cabai dan lada akan membuat asam lambung naik, sehingga perut bagian atas tidak nyaman.

Salah satu rasa tidak nyaman yang menonjol adalah mual. Jika sudah mual sekali, muntah pun tidak bisa tertahankan. Padahal, kontraksi yang ditimbulkan saat muntah bisa memicu komplikasi lain usai operasi usus buntu.

5. Makanan Tinggi Lemak

Selama masa pemulihan atau sekitar 7–10 hari pertama, pasien usus buntu tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi lemak. Ini karena makanan tersebut akan menyebabkan tersisanya lemak di bagian usus yang baru saja dioperasi.

Selain itu, mengonsumsi makanan yang tinggi lemak juga berisiko tinggi memicu diare. Hal ini sangat tidak baik bagi usus Anda yang sedang dalam masa pemulihan.

Artikel lainnya: Mengapa Usus Buntu Terjadi Lagi Meski Sudah Dioperasi?

6. Minuman Beralkohol

Satu lagi pantangan usus buntu yang tak boleh dilanggar, yaitu dilarang mengonsumsi minuman beralkohol. Hal ini karena alkohol dapat mengganggu fungsi saluran cerna, sehingga proses penyembuhan usus yang baru saja ‘dibedah’ bisa saja bermasalah.

2 dari 3 halaman

Makanan yang Dianjurkan Setelah Operasi Usus Buntu

Ada pantangan makanan bagi penderita usus buntu, ada pula anjuran makanan yang wajib dipatuhi oleh penderita usus buntu.

Berikut ini adalah beberapa makanan yang dianjurkan setelah operasi usus buntu:

  • Makanan Tinggi Protein

Makanan mengandung protein dapat membantu mempercepat proses penyembuhan, dengan cara membangun sel dan jaringan baru di dalam tubuh, serta memperbaiki sel yang rusak akibat peradangan.

Artikel lainnya: Sakit Perut Tak Kunjung Sembuh, Mungkinkah Usus Buntu?

  • Biji-bijian Bebas Gluten

Jika Anda termasuk pemilik perut yang sensitif, akan lebih baik juga bila Anda mengonsumsi biji-bijian bebas gluten yang sudah diolah. Sebab, makanan yang bebas gluten memang lebih bagus dikonsumsi oleh orang yang punya masalah radang usus.

  • Yoghurt

Yoghurt adalah jenis makanan sehat yang mengandung ragam nutrisi baik untuk tubuh. Tidak heran, produk fermentasi susu ini tergolong sebagai makanan yang dianjurkan setelah operasi usus buntu.

Agar manfaatnya maksimal, pilihlah yoghurt rendah lemak dan gula. Makanlah sedikit demi sedikit, dan tingkatkan porsinya secara berkala. Tetap ingat untuk tidak sampai mengonsumsinya secara berlebihan, ya!

  • Buah Labu

Labu mengandung beta karoten, yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Buah yang satu ini bisa Anda konsumsi dengan cara merebus dan menghaluskannya menjadi pure, agar lebih ramah terhadap saluran cerna.

Dengan mematuhi pantangan makanan bagi penderita usus buntu, proses pemulihan akan berlangsung dengan lebih optimal. Jika Anda punya pertanyaan seputar penyakit usus buntu, jangan sungkan untuk ngobrol langsung dengan dokter melalui Live Chat 24 jam dari KlikDokter.

(NB/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar