Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Dianggap Jorok, Ini Fakta Seputar Upil yang Jarang Diketahui

Dianggap Jorok, Ini Fakta Seputar Upil yang Jarang Diketahui

Meski terlihat agak menjijikan, upil ternyata menyimpan segudang fakta menarik yang belum Anda ketahui sebelumnya. Yuk, cari tahu!

Klikdokter.com, Jakarta Saat mendengar tentang upil, apa yang pertama kali terlintas dalam pikiran Anda? Jorok, menjijikan, atau hal-hal buruk lainnya? Apapun yang Anda pikirkan, upil ternyata memiliki banyak fakta menarik yang belum banya diketahui orang, lho!

Berikut ini adalah beberapa fakta menarik tentang upil menrut dr. Alvin Nursalim SpPD dari KlikDokter.

  1. Sistem pertahanan tubuh

Banyak yang mengatakan bahwa upil adalah sejenis kotoran yang tidak memiliki manfaat dan harus segera dibuang ketika berkumpul di dalam hidung. Namuni, tahukah Anda bahwa upil adalah hasil dari pengeringan lendir hidung (mukus)? 

Dijelaskan oleh dr. Alvin, lendir hidung merupakan sebuah mekanisme pertahanan tubuh untuk menyaring partikel asing yang mengancam kesehatan. 

Saat Anda bernapas, akan ada proses masuknya pertikel asing seperti debu ke dalam hidung. Jika tidak ada upil dan bulu hidung, maka debu itu bisa langsung masuk ke dalam saluran pernapasan dan menyebabkan sesak di bagian dada. 

Namun, karena adanya upil, debu yang masuk akan tersaring tersangkut sehingga saluran napas terbebas dari partikel asing yang berbahaya.

  1. Bukan tanda infeksi

Upil dan lendir akan tetap ada dan muncul meski tubuh berada di dalam kondisi paling sehat. Hanya saja, jumlah lendir yang keluar saat Anda sakit memang akan lebih banyak sehingga upil tampak lebih menumpuk.

“Lendir hidung umumnya diproduksi untuk lubrikasi rongga hidung. Bagi orang sehat, jumlah lendir biasanya tidak akan melebihi daya tampung rongga hidung. Namun, jika terjadi peradangan yang melibatkan hidung, produksi lendir bisa makin banyak sehingga akan keluar dari rongga hidung,” ujar dr. Alvin. 

“Jika jumlah lendir yang keluar dari hidung Anda terlalu banyak, sebaiknya minum obat flu atau obat lain yang sesuai dengan diagnosis penyakit,” sambungnya.

  1. Berpotensi mengandung gizi

Terdapat penelitian yang mengatakan bahwa upil bisa dimakan lantaran memiliki kandungan gizi. Sayangnya, penelitian mengenai hal tersebut masih bersifat terbatas sehingga tidak bisa digunakan sebagai acuan.

“Meski ada penelitian yang mengatakan demikian, Anda disarankan untuk tidak makan upil sendiri. Selain terkesan jorok, upil itu sendiri juga mengandung partikel asing, seperti debu dan bakteri yang bisa membuat tubuh terserang penyakit,” kata dr. Alvin.

  1. Bukan pencetus mimisan

Upil tidak menyebabkan mimisan. Namun, jika Anda mengeluarkan upil dengan kekerasan dan paksaan, jelas saja hal tersebut bisa menyebabkan luka di lapisan dalam hidung dan menyebabkan mimisan.

Bila Anda membersihkan upil dengan cara yang tepat, mimisan tidak akan terjadi. Kalau memang terluka karena gesekan, darah yang keluar biasanya sangat sedikit.

“Jika Anda jarang membersihkannya, upil akan menumpuk dalam hidung dan mengeras. Hal ini juga yang bisa menyebabkan hidung jadi berdarah, meski perdaraannya tidak banyak,” tutur dr. Alvin.

Atas dasar itu, Anda dianjurkan untuk membersihkan hidung dengan cara yang benar secara berkala. Hindari membersihkan hidung terlalu sering atau dengan cara sembarangan, karena berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.

“Mengupil terlalu sering atau dengan cara yang salah bisa menyebarkan bakteri pneumokokus. Bakteri ini bisa menyebabkan pneumonia dan meningitis, yang merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia,” tegas dr. Alvin.

Selain itu, sambungnya, Anda juga mesti menjauhi perilaku sering mencabut bulu hidung. Dikarenakan, Aktivitas tersebut dapat menimbulkan luka dan bisul di dalam hidung.

“Luka yang diakibatkan oleh mencabut bulu hidung dapat menjadi sumber infeksi dan peradangan ke otak, karena adanya pembuluh darah di daerah nasal bridge (jembatan hidung) yang langsung menuju ke otak,” pungkas dr. Alvin.

Upil bukanlah sekadar kotoran tanpa fungsi yang hinggap di dalam rongga hidung manusia. Meski demikian, upil tetap perlu dibersihkan secara berkala dengan cara yang tepat agar tidak menumpuk, mengering, berkerak dan menyebabkan peradangan.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar