Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Obat Alergi Dingin sama dengan Obat untuk Mengatasi Alergi Lain?

Obat Alergi Dingin sama dengan Obat untuk Mengatasi Alergi Lain?

Bingung obat apa yang bisa dikonsumsi saat kena alergi dingin? Bisa enggak sih obat alergi dingin dipakai untuk atasi alergi lain? Ini penjelasannya.

Anda mengalami gejala gatal, kulit ruam, dan bentol saat cuaca dingin? Kalau iya, bisa jadi mengalami alergi dingin atau disebut cold urticaria. Untuk mengatasi alergi dingin, biasanya dibutuhkan obat untuk meredakan gejalanya. 

Gejala yang Ditimbulkan Alergi Dingin

Gejala alergi dingin pada masing-masing orang juga bisa berbeda intensitasnya, mulai dari yang ringan hingga berat. Akan tetapi, terdapat sejumlah gejala umum saat biduran kambuh, antara lain berikut ini.

  • Timbul kemerahan dan bentol yang gatal pada bagian kulit yang terkena paparan dingin.
  • Bila bentol pada kulit ditekan, warnanya akan menjadi pucat atau memutih. 
  • Muncul pembengkakan pada area yang terpapar benda yang dingin. 
  • Pembengkakan pada bibir saat baru mengonsumsi minuman atau makanan yang dingin.
  • Rasa gatal yang disertai sensasi terbakar.

Gejala tersebut timbul pada kulit segera setelah terpapar sesuatu yang bersifat dingin, yakni 2-5 menit setelah paparan. Pemicunya tidak hanya udara dingin, tapi juga bisa berupa air dingin atau makanan seperti es krim.

Karena reaksinya yang terbilang cepat itulah, penderita perlu segera mengonsumsi obat alergi dingin yang tepat. Namun, apakah obat alergi lain juga bisa digunakan?

Artikel Lainnya: Kenali Penyebab Biduran dan Cara Mengatasinya

1 dari 3 halaman

Apa Obat yang Tepat untuk Alergi Dingin?

Pada dasarnya, alergi—apa pun jenis dan penyebabnya—memicu reaksi yang sama dalam tubuh. Zat pemicu atau alergen ini dianggap sebagai sesuatu yang berbahaya bagi tubuh sehingga tubuh bereaksi.

Tubuh akan memproduksi antibodi (Imunoglobulin E/IgE) terhadap alergen yang masuk. Hal ini memicu histamin yang dilepaskan ke aliran darah.

Histamin adalah salah satu zat kimia yang menyebabkan peradangan dan berbagai reaksi alergi pada kulit, saluran pernapasan, maupun mata. 

Saat histamin dilepaskan, Anda akan merasakan beragam gejala seperti yang sudah disebutkan di atas.

Itu sebabnya, kunci pengobatan alergi dingin sama dengan alergi lainnya. Selain menghindari pemicunya, dapat pula diberikan obat antihistamin.

Sayangnya, obat untuk alergi dingin tidak digunakan demi menyembuhkan penyakit tersebut. Ini karena seseorang yang memiliki alergi—apa pun jenisnya—tidak bisa sepenuhnya terbebas dari alergi.

Seumur hidup, dia akan memiliki kondisi medis tersebut dan akan kambuh apabila terpapar alergen.

Obat antihistamin mampu menghambat efek histamin dan mengurangi gejala-gejala yang dialami, terutama di bagian kulit, saluran pernapasan, dan mata. 

Antihistamin akan bekerja lebih baik apabila digunakan sebelum gejala terlalu parah. 

Bahkan, jika digunakan secara teratur, antihistamin bisa membentuk perlindungan dalam darah untuk melawan alergen dan pelepasan histamin.

Namun, ada baiknya Anda berkonsultasi dulu kepada dokter untuk menentukan dosis yang tepat jika ingin melakukan pengobatan harian dengan antihistamin. 

Artikel Lainnya: Suhu Dingin Ekstrem di Dieng Bisa Picu Gangguan Kesehatan Ini

2 dari 3 halaman

Alternatif Selain Obat Antihistamin untuk Meredakan Gejala

Selain antihistamin, ada beberapa obat yang bisa menjadi pilihan pengobatan untuk alergi dingin. Obat-obat tersebut antara lain.

  • Omalizumab

Biasanya, digunakan untuk mengobati asma. Digunakan dengan pertimbangan pada pasien yang tidak mempan antihistamin atau kortikosteroid.

  • Epinefrin

Jika alergi dingin sampai menimbulkan reaksi anafilaksis (reaksi parah hingga sesak napas dan reaksi lain yang dapat mengancam jiwa), suntikan epinefrin biasanya akan diberikan oleh dokter.

Obat tersebut bekerja dengan cara mempersempit pembuluh darah dan membuka saluran udara di paru-paru. 

Untuk mencegah alergi dingin, hindari paparan segala sesuatu yang bersifat dingin. Anda juga mesti selalu menyediakan jaket atau baju hangat. Selain itu, hindari mengonsumsi air es atau air dingin terlalu banyak.

Jadi, obat alergi dingin sama seperti obat alergi lainnya, yaitu antihistamin. Jika gejala alergi dingin sudah mulai menyerang, konsumsilah obat tersebut sesuai dosis dan anjuran dokter. 

Manfaatkan layanan LiveChat di aplikasi KlikDokter untuk tanya-tanya seputar masalah kesehatan Anda. 

[HNS/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar