Sukses

Atasi Gangguan Tidur dengan Konsumsi Magnesium

Sering mengalami gangguan tidur dan merasa tidak nyaman karenanya? Atasi keluhan tersebut dengan konsumsi magnesium secara rutin!

Klikdokter.com, Jakarta Mengalami gangguan tidur sehingga kualitas hidup Anda tidak terjaga dengan baik? Jika ya, Anda wajib mengurangi asupan kafein sehari-hari. Jika tindakan tersebut masih belum bisa mengatasi gangguan tidur yang Anda alami, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang mengandung magnesium.

Mengapa magnesium? Mineral ini memiliki efek luas dalam tubuh dan dapat memengaruhi beberapa proses yang memicu tidur. Anda dapat menemukannya pada susu, pisang, kacang-kacangan dan alpukat. Anda juga bisa mendapatkan asupan magnesium dari suplemen.

Magnesium untuk atasi gangguan tidur

Setiap sel dan organ manusia membutuhkan magnesium untuk dapat berfungsi dengan baik. Mineral ini berkontribusi untuk kesehatan tulang, serta fungsi otak, jantung dan otot yang tepat.  

Magnesium telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat, termasuk memerangi peradangan, menghilangkan sembelit dan menurunkan tekanan darah. Magnesium dalam bentuk suplemen (sitrat, oksida dan klorida) bahkan dapat membantu mengatasi gangguan tidur yang Anda alami. 

Berikut ini penjelasan mengapa magnesium bisa membantu mengatasi masalah tidur:

  • Menurut proses kimiawi yang dimilikinya, magnesium membantu proses tidur dengan mengaktifkan sistem saraf parasimpatis yang bertanggung jawab membuat tubuh tenang dan relaks.
  • Magnesium mengatur neurotransmitter, yang mengirim sinyal ke seluruh sistem saraf dan otak.  Ini juga mengatur hormon melatonin, yang memandu siklus tidur dan bangun di tubuh Anda.
  • Magnesium berikatan dengan reseptor gamma-aminobutyric acid (GABA). Ini adalah neurotransmitter yang bertanggung jawab untuk menenangkan aktivitas saraf. Dengan membantu menenangkan sistem saraf, magnesium dapat membantu mempersiapkan tubuh dan pikiran Anda untuk tidur.

Tidak terbatas pada hal tersebut, magnesium ternyata juga dapat membantu mengatasi kecemasan dan depresi, di mana kedua kondisi tersebut berperan pada terjadinya gangguan tidur. Hal ini terbukti ketika ada kekurangan magnesium, kelainan kecemasan, depresi dan kebingungan mental sering terlihat pada orang yang kekurangan asupan magnesium. 

Penelitian juga menunjukkan bahwa magnesium juga berpotensi sebagai antidepresan konvensional, yang mungkin mengobati kecemasan. Mekanisme ini tampaknya berkaitan dengan kemampuan magnesium untuk merangsang perangkat penenang sistem saraf. 

Tips konsumsi magnesium untuk atasi gangguan tidur

The Institute of Medicine menyarankan asupan magnesium harian sebanyak 310–360 miligram untuk wanita dewasa dan 400–420 miligram untuk pria dewasa. Anda bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan mengonsumsi makanan mengandung magnesium, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. 

Bagaimana dengan suplemen magnesium? Apakah takarannya sama? Perlu Anda tahu, magnesium yang terbaik berasal dari makanan. Jika Anda terkendala mengonsumsi makanan tersebut, barulah suplemen dijadikan sebagai alternatif tamahan.

Sayangnya, sangat sedikit penelitian yang secara langsung menguji efek suplemen magnesium untuk mengatasi gangguan tidur. Namun secara kasar, batas atas yang dianggap aman terkait konsumsi suplemen magnesium adalah 350 miligram per hari. Untuk mengetahui dosis yang paling tepat, Anda perlu berkonsultasi lebih lanjut pada dokter. 

Mulai saat ini, jangan lagi andalkan obat-obatan penenang untuk membantu tidur. Akan lebih baik bila Anda mencoba mengonsumsi makanan mengandung magnesium, yang terbukti dapat membantu mengatasi gangguan tidur seperti insomnia. Jangan lupa untuk mengombinasikannya dengan penerapan gaya hidup sehat agar kualitas tidur bisa sepenuhnya meningkat.

(NB/RPA)

1 Komentar