Sukses

Punya Hobi Membunyikan Jari, Adakah Bahayanya?

Mendengar bunyi saat membunyikan jari, memang bikin puas bagi sebagian orang. Namun katanya, itu bahaya untuk kesehatan sendi. Benarkah?

Klikdokter.com, Jakarta Saat hendak memulai aktivitas, ada kalanya Anda membunyikan sendi-sendi jari hingga menimbulkan suara yang cukup keras. Memang membunyikan jari dapat memberikan sensasi kenikmatan tersendiri.

Bahkan, terkadang ini bsia menjadi cara Anda menandakan kesiapan untuk melakukan sesuatu. Namun, karena ada anggapan bahwa membunyikan jari berbahaya bagi kesehatan sendi, Anda pun berhenti dari kebiasaan tersebut. Benarkah membunyikan sendi jari membahayakan? 

Tak sampai bikin radang sendi, tapi...

Lalu, benarkah hal tersebut sebenarnya sangat berbahaya? dr. Nadia Octavia dari KlikDokter mengatakan, sendi (termasuk sendi jari tangan) memiliki kantung kecil yang terisi oleh cairan sendi atau cairan sinovial. Cairan itu berfungsi sebagai pelumas supaya tidak terjadi gesekan langsung ketika sendi digerakkan. 

“Ketika Anda menarik, memutar, atau menggertakkan sendi jari, volume di antara rongga tersebut akan melebar dan bertambah. Volume yang melebar itu akan menyebabkan terjadinya tekanan negatif yang mengisap cairan sendi ke rongga yang baru. Cairan yang masuk secara tiba-tiba ini akan membuat timbulnya bunyi,” dia menjelaskan. 

Hingga saat ini, banyak mitos yang mengatakan bahwa kebiasaan membunyikan jari dapat meningkatkan risiko terjadinya arthritis atau radang sendi. Apakah hal tersebut benar adanya? 

Kabar baiknya, hal tersebut dibantah dalam oleh sebuah penelitian. Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of American Board Family Medicine pada tahun 2011 melakukan penelitian terhadap 215 orang (usia 50-89 tahun). Di antara ratusan orang itu, ada yang sering membunyikan jari dan ada juga yang tidak. 

Setelah perbandingan selesai, hasil yang didapatkan adalah kebiasaan membunyikan jari tidak menyebabkan seseorang mengalami peningkatan risiko radang sendi. Studi lain pun memberikan hasil serupa.  

“Jangan senang dulu! Pasalnya, kebiasaan membunyikan jari tetap dapat meningkatkan risiko pembengkakan tangan dan menurunkan kekuatan genggaman tangan,” jelas dr. Nadia. 

Dokter Alvin Nursalim, Sp.PD dari KlikDokter pun mengungkapkan, tidak ada hubungan kuat antara membunyikan jari dengan radang sendi. 

Kendati demikian, membunyikan jari tetap dapat membuat ligamen merenggang secara berlebihan. Bahkan, ada juga yang sampai mengalami robekan di bagian ligamen jari jempol. Jadi, sebaiknya, Anda memang tidak terlalu sering membunyikan jari agar hal tersebut tak sampai terjadi. 

1 dari 2 halaman

Bagaimana cara menghentikan kebiasaan membunyikan jari?

Menurut dr. Alvin, kebiasaan membunyikan jari dapat dikurangi dengan beberapa cara. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan.

  • Cari sumber kecemasan. Ini karena kebiasaan membunyikan jari juga dapat dipicu oleh kecemasan. Ketika sumber kecemasan sudah ditemukan, otomatis, cara penanganannya yang tepat pun bisa dilakukan. Bukan sekadar menggertakkan jari. 
  • Jangan terlalu mudah tersugesti oleh film yang Anda tonton. Kebiasaan membunyikan jari sebelum beraktivitas juga bisa dipengaruhi oleh film action atau film kartun yang Anda tonton. 

Jika ingin mempersiapkan diri, lebih baik lakukan pemanasan atau peregangan yang tepat. Dibandingkan membunyikan jari, minum kopi dalam jumlah yang cukup juga lebih dapat meningkatkan konsentrasi. 

  • Hindari melamun. Alasannya, melamun dan rasa bosan dapat pula meningkatkan kemungkinan untuk membunyikan jari tiada henti.

“Lebih baik, fokuskan pada kegiatan positif, isilah hari Anda dengan kegiatan yang produktif, khususnya yang menggunakan tangan,” jelas dr. Alvin. 

Jika gemas ingin melakukan sesuatu dengan jari, Anda bisa mengalihkannya dengan olahraga boxing, memasak, menulis, atau mengetik saja. Intinya, tiap keinginan itu muncul, langsung saja alihkan dengan kegiatan lain!

  • Selain itu, dr. Alvin juga menyarankan, lakukanlah sistem reward and punishment pada diri Anda.

“Jadi cobalah pasang target, misalkan tidak menggertakkan jari selama 24 jam. Jika target tersebut tercapai, Anda dapat mendapatkan hadiah tertentu. Jika target ini dilanggar, berikan hukuman terhadap diri Anda,” ucapnya. 

Hobi membunyikan jari memang tidak sampai menimbulkan masalah radang sendi. Namun, jika itu terus dilakukan, bukan tak mungkin Anda mengalami cedera tangan. Jadi, ingatlah untuk tidak melakukannya setiap saat. Jika keinginan itu muncul, coba alihkan perhatian dan energi dengan kebiasaan lain yang lebih positif. 

[HNS/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar