Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Pelumas Buatan, Amankah untuk Digunakan?

Ada banyak alasan mengapa Anda menggunakan pelumas buatan saat berhubungan seksual. Tapi apa pun alasannya, amankah pelumas buatan untuk digunakan?

Klikdokter.com, Jakarta Saat hendak berhubungan seksual, vagina memang diharapkan untuk basah agar gesekan yang terjadi tidak menimbulkan iritasi atau kelecetan. Namun, ada saja hal-hal yang menghambat cairan tersebut tidak bisa keluar sehingga harus dibantu dengan menggunakan pelumas atau disebut juga personal lubricant. Nah, amankah pelumas buatan digunakan saat berhubungan seksual? 

Aman atau tidak, ya?

Dituturkan dr. Muhammad Iqbal Ramadhan dari KlikDokter, pelumas seks ini biasanya digunakan untuk membantu aktivitas seks jadi lebih mudah dan tidak membuat pasangan merasakan kesakitan.

“Khususnya pada wanita yang terkadang bisa mengalami kondisi vagina kering dan menyebabkan nyeri saat berhubungan seks. Pelicin ini juga sangat membantu wanita yang tidak secara alami mengeluarkan cairan pelumas alami ketika terangsang,” ujar dr. Iqbal. 

Terkait aman atau tidak, dr. Iqbal mengatakan bahwa pada dasarnya, penggunaan pelumas sendiri aman untuk digunakan dan sangat minim efek samping.

“Tapi dengan catatan, sejak awal Anda maupun pasangan tidak memiliki alergi terhadap benda-benda asing atau bahan-bahan yang terkandung di dalam pelumas,” dia mengingatkan.

Pelumas seks sendiri biasanya terbuat dari air, silikon, minyak, dan petroleum jelly. Keempatnya pada dasarnya relatif aman untuk digunakan.

“Akan tetapi, jika setelah penggunaan pelumas, kulit organ intim jadi terasa gatal dan muncul ruam, maka segera hentikan penggunaan pelumas dan basuh dengan menggunakan air mengalir,” kata dr. Iqbal lagi. 

“Jadi, kalau ada yang menanyakan aman tidaknya penggunaan pelumas, sebenarnya itu kembali lagi dari para penggunanya. Jika para pengguna memilih bahan pelumas yang tidak tersertifikasi dan kotor, jelas pelumas itu tidak aman untuk digunakan. Sebaliknya, jika Anda menggunakan pelumas dengan bersih dan memilih produk yang sudah terjamin kualitasnya, maka pelumas bisa digunakan dengan aman,” dia menambahkan. 

Jenis pelumas yang bisa Anda pilih 

Dijelaskan oleh dr. Iqbal, ada beberapa jenis pelumas yang bisa Anda pilih untuk membantu melancarkan kegiatan seksual Anda. Beberapa jenis itu adalah: 

  • Pelumas dengan bahan dasar air 

Pelumas dengan bahan dasar air mungkin menjadi pilihan favorit bagi banyak pasangan. Ini karena air yang terdapat pada pelumas tergolong aman dan tidak lengket saat digunakan. Namun sayang, penggunaan pelumas ini tidak bisa dilakukan untuk aktivitas di dalam air karena pelumas ini dapat menyerap ke dalam kulit dan menguap sehingga mudah terdispersi dalam air. 

  • Pelumas dengan bahan minyak 

Pelumas berbahan dasar minyak ini biasanya paling sering terbuat dari bahan minyak bumi seperti petroleum jelly. Pelumas jenis ini dapat menyebabkan kerusakan dan tergelincirnya kondom lateks karena hilangnya elastisitas. Itu sebabnya, pelumas berbahan minyak dianggap lebih cocok bagi pasangan yang tidak memerlukan penggunaan kondom.

  • Pelumas dengan bahan silikon 

Berbeda dengan pelumas dengan bahan air, pelumas silikon tidak mudah diserap oleh kulit sehingga efeknya akan bertahan lebih lama dan tidak lengket saat digunakan. Tapi hati-hati saat menggunakan pelumas ini. Pasalnya, masih banyak pelumas silikon yang dijual tanpa kualitas baik sehingga bisa menimbulkan peradangan pada organ intim wanita/pria. 

Pada dasarnya, pelumas buatan adalah aman digunakan saat berhubungan seksual. Dengan catatan, Anda menggunakan produk yang tersertifikasi serta bersih. Pastikan juga Anda tidak mengalami alergi saat menggunakannya. Agar terhindar dari risiko-risiko ini, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter dalam pemilihan pelumas yang tepat.

[HNS/RPA]

0 Komentar

Belum ada komentar