Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Berhubungan Seks dengan Pelumas Buatan, Apakah Aman?

Pelumas buatan dapat menjadi alternatif berhubungan seksual, agar tidak menimbulkan keluhan nyeri dan lecet. Namun, apakah pelumas buatan aman bagi kesehatan?

Saat hendak berhubungan seksual, vagina diharapkan dalam kondisi ‘basah’ agar gesekan antara vagina dan penis tidak menimbulkan iritasi atau lecet. Namun, ada saja hal yang menghambat cairan pelumas alami untuk keluar sehingga harus dibantu dengan pelumas buatan alias personal lubricant

Pelumas buatan biasanya digunakan pada wanita yang mengalami kondisi vagina kering. Tujuan dari digunakannya pelumas buatan tersebut adalah untuk memperkecil gesekan sehingga hubungan seksual tidak memberikan efek samping yang merugikan.

Hal yang menjadi pertanyaan, apakah penggunaan pelumas buatan saat berhubungan seksual aman bagi kesehatan pria maupun wanita?

Artikel Lainnya: Ini Risikonya Jika Sering Pakai Air Liur untuk Pelumas Seks

 

1 dari 3 halaman

Pelumas Buatan, Apakah Aman?

Secara umum, pelumas tergolong aman untuk digunakan dan sangat minim efek samping. Dengan catatan, Anda dan pasangan tidak memiliki alergi terhadap benda-benda asing atau bahan-bahan yang terkandung di dalam pelumas buatan tersebut.

Perlu diketahui, pelumas untuk seks biasanya terbuat dari air, silikon, minyak, dan petroleum jelly. Keempat bahan-bahan tersebut umumnya relatif aman untuk digunakan.

Kendati demikian, bahan-bahan tersebut juga bisa menimbulkan efek samping merugikan bagi beberapa orang. Keluhan yang bisa terjadi, misalnya gatal dan muncul ruam. Jika kondisinya seperti ini, segera cuci bersih alat kelamin Anda menggunakan air mengalir dan hindari penggunaan pelumas tersebut.

Jadi, jika ditanya aman atau tidaknya penggunaan pelumas, sebenarnya hal tersebut dikembalikan lagi dengan kondisi masing-masing pengguna. Jika Anda memilih bahan pelumas secara sembarangan, bisa saja hal itu justru akan berujung pada efek samping merugikan.

Sebaliknya, jika Anda memilih pelumas buatan yang tersertifikasi, higienis, dan memiliki kandungan yang ramah kulit, maka pelumas tersebut bisa digunakan dengan aman.

Jika memang ingin terhindar dari dampak buruk penggunaan minyak pelumas untuk berhubungan, Anda dianjurkan untuk terlebih dahulu membaca cara penggunaan yang tertera pada kemasan. Ikuti saran yang tercantum untuk meminimalkan kesalahan pemakaian.

Anda juga mungkin perlu mencoba beberapa produk, sebelum menemukan mana yang paling nyaman untuk digunakan bersama dengan pasangan.

Artikel Lainnya: Fakta di Balik Pelumas Seks yang Perlu Anda Tahu

2 dari 3 halaman

Jenis Pelumas yang Bisa Anda Pilih

Ada beberapa jenis minyak pelumas untuk berhubungan yang aman dan bisa Anda pilih. Beberapa jenis itu adalah sebagai berikut: 

  • Pelumas dengan Bahan Dasar Air 

Pelumas dengan bahan dasar air mungkin menjadi pilihan favorit bagi banyak pasangan. Ini karena air yang terdapat pada pelumas tersebut tergolong aman dan tidak lengket saat digunakan.

Sayangnya, penggunaan pelumas jenis ini tidak bisa dilakukan untuk aktivitas di dalam air. Pasalnya, pelumas ini dapat menyerap ke dalam kulit dan menguap sehingga mudah larut (terdispersi) dalam air. 

  • Pelumas dengan Bahan Minyak 

Pelumas berbahan dasar minyak biasanya terbuat dari bahan petroleum jelly. Minyak pelumas untuk berhubungan yang satu ini memang aman digunakan, namun dapat menyebabkan kerusakan dan tergelincirnya kondom lateks karena hilangnya elastisitas.

Itu sebabnya, pelumas berbahan minyak dianggap lebih cocok bagi pasangan yang tidak memerlukan penggunaan kondom.

  • Pelumas dengan Bahan Silikon 

Pelumas berbahan silikon tidak mudah diserap oleh kulit, sehingga efeknya akan bertahan lebih lama dan tidak lengket saat digunakan.

Tapi, Anda tetap harus berhati-hati saat menggunakan pelumas jenis ini. Pasalnya, masih banyak produk pelumas silikon kualitas rendah yang beredar di pasaran. Pelumas kualitas rendah bisa menimbulkan peradangan pada organ intim wanita ataupun pria. 

  • Krim Estrogen 

Krim ini bukan merupakan pelumas yang dapat digunakan secara bebas, karena berisi hormon. Krim ini hanya bermanfaat untuk mengatasi keringnya vagina akibat kekurangan hormon estrogen. Misalnya, pada mereka yang sudah mengalami menopause. Oleh karena itu, pemakaian krim estrogen perlu dilakukan di bawah pengawasan dokter.

Secara umum, pelumas buatan aman digunakan saat berhubungan seksual. Dengan catatan, Anda menggunakan produk bersertifikasi, secara higienis dan tepat. Pastikan juga Anda tidak mengalami reaksi alergi saat menggunakannya.

Jika Anda kesulitan untuk memilih pelumas buatan yang tepat, jangan sungkan untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter melalui Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(NB/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar