Sukses

6 Cara Mudah Usir Nyamuk dari Rumah Anda

Jangan cuma mengandalkan fogging, ada beberapa cara mudah usir nyamuk dari rumah yang bisa segera Anda terapkan.

Klikdokter.com, Jakarta Siapa yang tidak kesal kala sedang santai di rumah, tapi malah disibukkan dengan menghalau gigitan serombongan nyamuk? Tak hanya bikin gatal dan bentol, tetapi gigitan nyamuk juga berpotensi menimbulkan penyakit seperti malaria, demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, dan lain-lain. Untuk itu, Anda perlu tahu cara mudah usir nyamuk.

Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati, apalagi dengan frekuensi hujan yang makin menimbulkan banyak genangan, tempat nyamuk berkembang biak. Nyamuk, khususnya nyamuk Aedes aegypti si penyebab DBD, juga bisa bersarang di dalam rumah.

Nyamuk Aedes aegypti tergolong nyamuk “rumahan”, yang lebih senang berkembang biak di air bersih, bukan air kotor di saluran atau genangan air di luar rumah. Selain itu, mereka juga suka bersarang di tumpukan barang atau pakaian, atau pakaian yang digantung. Oleh karena itu, Anda harus giat melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan rumah masing-masing.

Cara mudah usir nyamuk

Demi melindungi diri dan keluarga dari ancaman nyamuk, khususnya nyamuk DBD, lakukan langkah-langkah ini:

  1. Pasang kasa nyamuk

Dari KlikDokter, dr. Rio Aditya menganjurkan Anda memasang kasa nyamuk untuk menghalangi nyamuk masuk ke dalam rumah. Kasa nyamuk dapat dipasang di tempat-tempat tertentu seperti jendela, ventilasi, bagian bawah pintu rumah, dan lain-lain.

  1. Jangan ada genangan air

Bila Anda ada bak air di rumah, pastikan untuk menutup rapat bak tersebut jika sedang tidak dipakai, sehingga mencegah nyamuk berkembang biak di dalamnya.

Pastikan juga benda-benda yang mungkin berisi air lainnya, misalnya kandang burung, pot tanaman, tempat penampungan air AC, dispenser, vas bunga, dan lain-lain.

Kosongkan wadah atau tutup rapat, serta rutin membersihkannya. Anda juga dianjurkan untuk menaburkan bubuk abate di penampungan air agar tidak menjadi tempat nyamuk berkembang biak.

  1. Gunakan bahan alami

Anda bisa mengandalkan bahan alami untuk mengusir nyamuk, misalnya dengan menanam tanaman dengan aroma yang dibenci nyamuk. Contohnya adalah serai wangi, lemon balm, lavendel, geranium, zodia, dan sebagainya. Bila tak ada, essential oil dengan bahan-bahan tersebut juga bisa digunakan.

“Serai merupakan salah satu bumbu dapur yang paling tidak disukai oleh nyamuk. Aroma dari serai bisa mengusir nyamuk dengan cepat, sehingga Anda tidak perlu repot menggunakan semprotan nyamuk yang mengandung bahan kimia berbahaya,” jelas dr. Rio.

  1. Pakai alat pengusir nyamuk

Bila dirasa perlu, Anda bisa menggunakan obat pengusir nyamuk, baik bakar, semprot, maupun elektrik. Karena mengandung bahan kimia, gunakan dengan hati-hati. Jangan sampai terhirup berlebihan, apalagi yang menghirupnya adalah anak-anak.

“Jika ingin disemprotkan ke kamar anak, pastikan anak tidak di dalamnya. Tunggu sekitar 30-60 menit sampai senyawa kimia dari obat nyamuk semprot hilang, baru si Kecil boleh masuk ke kamarnya,” tambah dr. Rio.

  1. Hindari menggantung baju

Tempat yang kerap luput adalah tumpukan pakaian atau pakaian yang digantung. Kebiasaan tersebut berisiko “mengundang” nyamuk berkembang biak. Ya, nyamuk menyukai tumpukan atau kain yang menggantung, apalagi jika dalam kondisi kotor. Untuk itu, selalu letakan baju di dalam lemari dan segera cuci baju yang baru Anda pakai.

  1. Hindari tumpukan barang

Selain itu, hindari juga menumpuk barang terlalu banyak pada satu tempat. Barang yang berserakan, menumpuk, dan sudah bekas biasanya juga menjadi sasaran empuk untuk nyamuk tinggal. Jadi selalu jaga rumah Anda tetap bersih agar tidak ada nyamuk yang berkembang biak.

Terapkan cara mudah usir nyamuk di atas lingkungan sekitar rumah terlindungi dari potensi bahaya gigitan nyamuk, termasuk nyamuk Aedes aegypti. Bila mengalami gejala seperti sakit kepala yang intensitasnya berat, mendadak demam, nyeri sendi dan otot, nyeri di belakang mata, lelah, mual, muntah, muncul bintik-bintik merah di kulit, serta hidung atau gusi berdarah, segera periksakan diri ke dokter.

(RN/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar