Sukses

Waspada, Infeksi Virus Herpes Bisa Sebabkan Kebutaan

Tidak hanya memicu kemunculan lenting kemerahan yang terasa gatal, infeksi virus herpes bisa sebabkan kebutaan.

Klikdokter.com, Jakarta Kebutaan adalah satu dari sekian masalah pada indra penglihatan yang banyak ditemukan. Data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa terdapat lebih dari 250 juta orang yang mengalami kebutaan. Data WHO tersebut membuktikan bahwa kebutaan yang dialami pasien disebabkan oleh infeksi virus herpes. Apakah Anda salah satu yang baru tahu bahwa infeksi virus herpes bisa sebabkan kebutaan?

Ya, virus herpes tidak hanya menyebabkan munculnya lenting kemerahan yang terasa sangat gatal. Virus ini juga bisa menyebabkan gangguan pada indra penglihatan, yang seringnya berujung pada kebutaan.

Secara umum, terdapat dua jenis virus herpes yang dapat menyebabkan kebutaan, yaitu virus herpes zoster dan virus herpes simpleks.

Kebutaan akibat infeksi virus herpes zoster

Herpes zoster merupakan virus yang menyebabkan penyakit cacar air. Saat seseorang pertama kali terinfeksi virus ini, penyakit yang muncul adalah cacar air. Gejalanya berupa demam dan muncul lenting-lenting berisi air di seluruh tubuh. Gejala tersebut biasanya berlangsung selama 1 atau 2 minggu dan akan sembuh dengan sendirinya apabila daya tahan tubuh penderita sudah kembali optimal. 

Meski penyakitnya sembuh, virus herpes zoster tidak menghilang begitu saja. Virus ini tetap ada di dalam tubuh dan bersembunyi di saraf. Jika daya tahan tubuh kembali menurun, virus herpes zoster akan keluar dari persembunyiannya dan menyebabkan penyakit bernama herpes zoster yang gejalanya sangat berbeda dengan cacar air.  

Penyakit herpes zoster ditandai dengan munculnya nyeri seperti diiris-iris atau sensasi panas seperti terbakar di bagian tubuh tertentu. Gejala tersebut diikuti dengan munculnya lenting di kulit beberapa hari kemudian. 

Herpes zoster juga bisa menyerang daerah mata. Kondisi ini disebut herpes zoster oftalmikus, dan dikategorikan sangat berbahaya. Ini karena herpes zoster oftalmikus tak hanya menimbulkan lenting di daerah sekitar mata saja, melainkan juga dapat menyebabkan peradangan pada mata dan turunnya fungsi penglihatan.

Jika herpes zoster oftalmikus tak ditangani dengan cepat dan tepat, dapat terjadi komplikasi glaukoma akut. Ini adalah kondisi tekanan bola mata yang sangat tinggi dan terjadi secara mendadak. Kondisi glaukoma akut akibat infeksi virus herpes zoster bisa menyebabkan kebutaan permanen.

1 dari 2 halaman

Kebutaan akibat infeksi virus herpes simpleks

Kebutaan pada kasus ini diakibatkan oleh infeksi herpes simplex virus-1 (HSV-1). Infeksi HSV-1 ditularkan melalui kontak dari mulut ke mulut, dan menyebabkan gejala berupa sariawan kecil yang nyeri dan berjumlah banyak. Pada orang-orang yang melakukan oral seks, infeksi HSV-1 juga bisa menyebabkan keluhan sariawan di daerah kemaluan, khususnya di vagina.

Umumnya, infeksi HSV-1 akan sembuh dalam satu minggu. Namun, serupa dengan virus herpes zoster, HSV-1 juga tidak hilang dari tubuh. Virus ini akan bersembunyi dan bisa kembali aktif saat daya tahan tubuh menurun.

Saat HSV-1 kembali aktif, gejalanya bisa muncul pada mata. Gejala ini biasanya berupa infeksi pada kornea mata yang secara medis disebut keratitis herpes. Penderita awalnya akan merasakan mata merah dan berair, serta penglihatan yang kabur. 

Infeksi yang tidak segera ditangani dengan baik akan menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada kornea mata dan menyebabkan kebutaan permanen. Perlu diketahui, keratitis herpes adalah penyebab kebutaan paling utama di dunia.

Mencegah infeksi virus herpes

Infeksi herpes memang mudah menular. Namun, ada tindakan pencegahan yang dapat dilakukan agar mata tak mengalami kebutaan akibat infeksi virus tersebut. 

Untuk mencegah infeksi herpes zoster, vaksinasi varicella (cacar air) dianjurkan untuk dilakukan. Tujuannya adalah untuk mencegah adanya infeksi cacar air dan herpes zoster. 

Sementara itu, untuk mencegah infeksi herpes simpleks pada mata, hindari menyentuh mata dan daerah sekitar mata saat mengalami sariawan di daerah mulut atau kemaluan akibat infeksi herpes simpleks.

Hal lain yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah memeriksakan diri ke dokter jika terdapat gejala infeksi herpes pada mata. Hal ini bertujuan agar Anda bisa segera mendapatkan penanganan yang paling tepat dan cepat. Dengan demikian, kebutaan akibat infeksi virus herpes bisa dihindari.

(NB/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar