Sukses

Adakah Manfaat Minum ASI saat Sudah Dewasa?

ASI berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh yang baik serta memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Lantas, ada atau tidak, ya, manfaat minum ASI saat sudah dewasa?

Klikdokter.com, Jakarta Warganet dikejutkan oleh kebiasaan keluarga artis Ruben Onsu. Anak angkatnya yang berusia 14 tahun, Bertrand Peto, rutin minum ASI Sarwendah, istri Ruben, lantaran waktu kecil tak pernah merasakan ASI dari ibu kandungnya. Sejumlah pertanyaan tentang manfaat minum ASI saat sudah dewasa atau sudah besar seperti Bertrand Peto pun kini menyeruak ke permukaan. 

Tidak bermanfaat untuk orang dewasa

Perlu diketahui juga bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO) hanya menganjurkan pemberian ASI hanya sampai anak berusia 2 tahun. Sehingga, wajar rasanya bila kebiasaan minum ASI saat sudah dewasa itu sempat menjadi kontroversi di masyarakat. 

Dilansir dari laman Detik Health, dr. Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC, Satuan Tugas ASI Ikatan Dokter Anak Indonesia, turut memberi tanggapan mengenai kebiasaan minum ASI tersebut. Di dalam ASI, ditemukan zat-zat seperti stemcell dan protein hamlet yang dapat menghambat pertumbuhan sel ganas. Di luar negeri, sel hamlet ASI digunakan untuk terapi 40 jenis kanker

“Lagi pula, yang diberikan ke pasien bukan dalam bentuk ASI minum, melainkan sudah diproses dan sudah diambil ekstraknya yang dibutuhkan untuk pengobatan,” kata dr. Wiyarni. Dia juga menambahkan, pemberian ASI pada orang dewasa selalu ada indikasi medis tertentu. Sehingga, jika diberikan pada orang dewasa sehat, ASI menjadi kurang bermanfaat. 

Senada dengan dr. Wiyarni, dr. Alvin Nursalim, SpPD dari KlikDokter pun mengeluarkan pernyataan serupa. Menurutnya, hingga saat ini belum ada penelitian spesifik yang melaporkan  bahwa minum ASI saat dewasa bisa memberikan manfaat sehat. ASI merupakan nutrisi sempurna dan tepat untuk bayi dan bukan untuk remaja, apalagi orang dewasa. 

“Remaja atau  orang dewasa itu kan daya tahan tubuhnya sudah sempurna, jadi tak perlu lagi minum ASI. Kebutuhan nutrisinya juga sudah jauh lebih besar ketimbang bayi. Jadi, minum ASI, ya, tidak ada manfaatnya. Kebutuhan nutrisinya tak bisa dicukupi oleh ASI, mesti dari makanan sehat biasa,” jelas dr. Alvin. 

Sebagian orang dewasa yang minum ASI mungkin beralasan hanya ingin mencoba rasanya. Namun, bila sampai jadi kebiasaan rutin, dr. Alvin mengatakan, tidak ada manfaat dari ASI yang bisa dirasakan oleh orang dewasa. 

1 dari 2 halaman

Manfaat ASI pada kesehatan bayi

Bila ASI tidak memberikan manfaat apa pun untuk remaja dan orang dewasa, sebaliknya, ASI justru sangat bermanfaat untuk bayi. Dikatakan oleh dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc Hons dari KlikDokter, ada pun manfaat sehat yang dirasakan oleh bayi jika dia mendapatkan ASI eksklusif dari ibunya, antara lain:

  • Risiko infeksi dan alergi menjadi lebih rendah

ASI yang dikeluarkan pada 7 hari pertama setelah bayi lahir disebut sebagai kolostrum. Kolostrum sangat baik diberikan kepada bayi yang baru lahir karena banyak mengandung antibodi, sel darah putih, dan vitamin A yang diperlukan bayi untuk melindunginya dari infeksi dan alergi.

  • Tumbuh kembangnya lebih optimal

Tumbuh kembang bayi yang diberikan ASI eksklusif dianggap lebih baik. Hasilnya terlihat dari skor kecerdasan intelektual (IQ) yang lebih tinggi pada anak yang diberikan ASI eksklusif dibandingkan dengan yang tidak.

“Dari sudut pandang psikologis, kegiatan menyusui akan membantu ibu dan bayi membentuk tali kasih. Kontak akan terjalin setelah persalinan pada saat ibu menyusui bayinya untuk pertama kali. Keadaan ini akan menumbuhkan ikatan psikologis antara ibu dan bayinya (bonding),” dr. Alberta Jesslyn menambahkan. 

Manfaat minum ASI saat sudah dewasa memang masih jadi kontroversi. Namun, untuk hidup sehat, Anda masih bisa melakukan cara lain dengan menjaga pola makan, pola istirahat, kelola stres dengan baik, serta rutin berolahraga. Apabila ingin menguatkan hubungan dengan keluarga, sering bertukar pikiran dan berkegiatan bersama juga sudah bisa menumbuhkan hal itu. 

[RPA]

0 Komentar

Belum ada komentar