Sukses

Pentingnya Memilih dan Merawat Sikat Gigi

Sikat gigi penting untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut. Namun, memilih dan merawat sikat gigi tak boleh asal-asalan. Intip caranya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Menyikat gigi adalah aspek penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Namun sayang, memilih dan merawat sikat gigi masih sering diabaikan. Ketika Anda salah memilih sikat gigi, misalnya, pembersihan gigi pun tidak akan maksimal, bahkan dapat menyebabkan gusi berdarah.

Agar hal tersebut tidak terjadi, Anda harus tahu cara memilih sikat gigi yang tepat sesuai dengan kebutuhan serta kondisi gigi dan mulut Anda. Cara tersebut adalah:

  1. Ukuran kepala sikat gigi

Coba Anda berkaca dan lihat seberapa besar ukuran rahang Anda. Perhatikan juga apakah rahang Anda tergolong sempit atau lebar. Dengan mengetahui ukuran rahang dan mulut, Anda jadi bisa menentukan bentuk kepala sikat gigi yang cocok.

Seperti Anda tahu, ada banyak bentuk kepala sikat gigi, misalnya bentuk kapsul dan lebih panjang, ada yang membulat di tengah dan lebih pendek, serta ada yang mengecil di bagian ujung.

"Bagi yang memiliki bukaan mulut lebar dan besar, bisa lebih leluasa untuk memilih sikat gigi diinginkan. Namun, bagi yang bukaan mulutnya lebih sempit atau memiliki gigi yang penuh sampai paling ujung belakang, lebih baik gunakan sikat gigi dengan kepala yang mengecil di bagian ujung. Sikat gigi pun akan mampu membersihkan sampai ke celah terujung di gigi paling belakang," ujar drg. Callista Argentina dari KlikDokter.

  1. Jenis bulu sikat gigi

Bulu pada sikat gigi memiliki beragam jenis, yakni keras, sedang, dan lembut. Bagi Anda yang punya gusi normal, berwarna merah muda, tidak mudah berdarah, dan tidak mengalami penurunan gusi, Anda bebas untuk memilih sikat gigi yang diinginkan.

"Namun, jika Anda memiliki beberapa gigi yang mengalami penurunan gusi atau gusi berdarah, disarankan menggunakan bulu sikat yang lembut," saran drg. Callista.

Salah satu tanda penurunan gusi adalah terasa ngilu saat Anda menyikat gigi di bagian tertentu. Selain itu, jika Anda mengalami gusi berdarah saat menyikat gigi, artinya ada dua kemungkinan. Pertama, jenis bulu sikat gigi terlalu keras atau menyikat gigi terlalu kencang. Kedua, bisa jadi telah terjadi peradangan pada gusi Anda.

  1. Perhatikan tekstur ujung bulu sikat gigi

Tekstur dan pola ujung bulu sikat gigi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan gigi. Ada yang bentuknya datar dan tipis halus (micro-bristle), ada juga yang bergelombang.

Bentuk yang datar dan tipis ini biasanya dapat membersihkan saku gusi dengan lebih baik. Sementara itu, ujung bulu sikat dibentuk bergelombang agar dapat bersinggungan dengan permukaan gigi sebelahnya.

"Susunan bulu sikat gigi juga dapat memengaruhi kebersihan sikat gigi. Pilihlah bulu sikat yang tegak dan lurus serta tidak menyilang, dan yang permukaannya sejajar (tidak ada yang tinggi rendah), agar bakteri tidak banyak terperangkap di antara bulu sikat gigi," ungkap drg. Callista.

Merawat sikat gigi

Selain memilih, merawat sikat gigi juga tak kalah pentingnya agar Anda bisa menyikat gigi dengan aman tanpa gangguan bakteri. Bayangkan saja, jika ada bakteri dan jamur di bulu sikat gigi Anda, tentu sangat berbahaya bagi kesehatan Anda.

Untuk merawat sikat gigi, drg. Callista menyarankan agar Anda untuk menyimpan sikat gigi dalam keadaan berdiri (kepala sikat di atas) di ruang udara terbuka. Menurutnya, menyimpan sikat gigi di dalam tempat tertutup terbukti memicu tumbuhnya bakteri dan jamur.

"Jangan lupa juga untuk mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali. Ingat, sikat gigi dengan bulu sikat yang sudah mekar dapat membuat pelekatan gusi rusak. Akibatnya, gigi Anda bisa mengalami ngilu," tutur drg. Calista.

Itu adalah cara memilih dan merawat sikat gigi yang tepat. Mulai sekarang, berikan perhatian lebih sebelum membeli sikat gigi serta merawatnya, ya. Sesuaikan dengan kondisi gigi dan rahang Anda. Dengan begini, gigi dan mulut akan sehat dan terawat, serta terhindar dari beragam penyakit.

[HNS/RPA]

0 Komentar

Belum ada komentar