Sukses

Apakah yang Dimaksud dengan Usia Metabolik?

Tiap orang punya dua jenis usia, yaitu usia kronologis (usia dalam hitungan tahun sejak lahir) dan usia metabolik. Apa itu usia metabolik?

Klikdokter.com, Jakarta Faktanya, setiap orang memiliki dua jenis usia. Pertama adalah usia kronologis, yaitu usia dalam hitungan tahun sejak orang tersebut lahir. Kedua, yang mungkin masih jarang diketahui, adalah usia metabolik. Apa itu usia metabolik, hubungannya dengan kesehatan, dan cara menghitungnya menarik untuk disimak.

Usia metabolik adalah bagaimana laju metabolisme basal atau basal metabolic rate (BMR), atau berapa banyak kalori yang dibakar tubuh saat istirahat, dibandingkan dengan rata-rata BMR orang-orang yang punya usia kronologis sama pada populasi umum.

Perbedaan usia kronologis dan usia metabolik

Pada dasarnya, usia kronologis adalah usia sejak Anda dilahirkan, sesuai dengan kalender, atau seperti yang tertera di kartu identitas Anda. Usia kronologis digunakan sebagai salah satu parameter untuk membandingkan kebugaran Anda dengan orang lain.

Sementara itu, usia metabolik atau disebut juga dengan usia biologis, lebih pada membandingkan BMR Anda dengan orang lain dalam kelompok usia yang sama.

Apabila usia kronologis dan usia metabolik Anda sama, itu berarti Anda sama seperti populasi seusia Anda. Akan tetapi, bila usia metabolik Anda lebih rendah dibandingkan dengan usia kronologis, itu adalah sesuatu yang baik. Nah, bila usia metabolik Anda lebih “tua” dibandingkan dengan usia kronologis, Anda mungkin harus memperhatikan kebiasaan makan dan aktivitas rutin yang selama ini dijalani.

Apa itu BMR?

BMR adalah jumlah kalori minimal yang dibutuhkan tubuh untuk dapat berfungsi dalam keadaan istirahat, bahkan tanpa mengangkat satu jari pun. Meskipun dalam keadaan istirahat, Anda akan tetap membakar kalori seperti untuk bernapas, kerja saluran pencernaan, dan sirkulasi darah.

BMR tidak mengikutsertakan faktor aktivitas fisik. Ini merupakan sesuatu yang penting, karena sekitar 60-75 persen kalori yang Anda bakar setiap harinya berasal dari ketika Anda tidak melakukan apa pun. 

Untuk menghitung estimasi BMR, Anda hanya membutuhkan jenis kelamin, tinggi badan (dalam cm), berat badan (dalam kg), dan usia. Rumus yang digunakan adalah rumus Harris-Benedict, yaitu:

  • Laki-laki: 66,5 + (13,75 x kg) + (5,003 x cm) – (6,775 x tahun)
  • Perempuan: 655,1 + (9,563 x kg) + (1,850 x cm) – (4,676 x tahun)
1 dari 2 halaman

Mengenal lebih jauh tentang usia metabolik

Beda dengan penghitungan BMR, menghitung usia metabolik lebih rumit. Berdasarkan penelitian yang ada, usia metabolik diukur setelah puasa dan mengikutsertakan komposisi tubuh, lingkar pinggang, dan tekanan darah saat keadaan istirahat. 

Lalu, para peneliti menggunakan perangkat lunak khusus dan analisa diet selama 5 hari. Penghitungan untuk usia metabolik relatif adalah dengan mengurangi usia kronologis dari usia metabolik. Untuk mendapatkan usia metabolik relatif, Anda memerlukan data dari orang lain yang seusia Anda.

Cara meningkatkan usia metabolik

Beda dengan usia kronologis, usia metabolik bisa “dimanipulasi”. Cara agar mendapatkan BMR yang sehat antara lain:

  • Menerapkan pola makan sehat dan rutin olahraga

Cara terbaik untuk tetap sehat adalah lewat kombinasi olahraga dan kebiasaan pola makan yang baik. Sebisa mungkin hindari asupan kalori yang lebih besar daripada yang tubuh bakar tiap harinya.

Bila Anda memangkas kalori, bahkan tanpa meningkatkan aktivitas fisik, berat badan mungkin bisa turun. 

Namun, bila Anda mengurangi asupan kalori, tubuh akan mulai menyiapkan kemungkinan kelaparan dengan cara memperlambat metabolisme. Karena pembakaran kalori yang lebih lambat, berat badan yang hilang sangat mungkin bisa kembali lagi.

Apabila Anda tidak menyesuaikan asupan kalori tetapi memperbanyak aktivitas fisik, berat badan bisa turun tetapi prosesnya akan sangat lambat. Mungkin Anda harus jalan kaki atau lari 8 km per hari selama seminggu untuk menurunkan 500 gram lemak.

Dengan memangkas kalori dan meningkatkan latihan fisik, Anda dapat menghindari perlambatan metabolisme yang dapat menjadi rintangan usaha Anda dalam menurunkan berat badan. Olahraga teratur tak hanya dapat membantu membakar kalori, tetapi juga memperbaiki BMR, sehingga Anda bisa membakar lebih banyak kalori saat tidak berolahraga.

Salah satu jenis olahraga yang dianjurkan adalah high-intensity interval training (HIIT). Untuk lebih amannya, konsultasikan dengan dokter Anda.

  • Memperbaiki kualitas tidur

Diet dan olahraga memang perannya krusial, tetapi tidur berkualitas juga tak kalah penting. Penelitian menunjukkan bahwa tidur berperan penting dalam metabolisme energi dan kurang tidur dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Bila beberapa waktu belakangan Anda mengalami sulit tidur, cobalah untuk melakukan peregangan sebelum tidur.

Tertarik untuk mengetahui usia metabolik? Anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Sebetulnya, usia metabolik lebih merupakan istilah kebugaran. Usia metabolik biasanya digunakan untuk memberikan gambaran umum mengenai metabolisme tubuh, sehingga Anda bisa mengambil langkah tepat dalam mengatur berat badan dan meningkatkan kesehatan. Caranya adalah dengan menerapkan diet sehat, olahraga rutin, serta memiliki tidur yang berkualitas.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar