Sukses

Waspada, Inilah 3 Kondisi Tubuh yang Bisa Picu Difteri

Difteri adalah infeksi hidung dan tenggorokan yang bisa berbahaya. Ada beberapa kondisi tubuh yang bisa picu difteri. Kondisi apa yang dimaksud?

Klikdokter.com, Jakarta Difteri adalah penyakit infeksi serius karena dapat menyebabkan sumbatan jalan napas akibat pembentukan pseudomembran di saluran napas, atau henti jantung akibat toksin yang menyerang jantung. Karenanya, penyakit ini wajib diwaspadai. Salah satunya adalah mengetahui kondisi tubuh yang bisa picu difteri.

Sekilas tentang penyakit difteri

Difteri disebabkan oleh infeksi bakteri Corynebacterium diphtheriae, yang menginfeksi saluran napas bagian atas, mulai dari hidung hingga tenggorokan. Sempat musnah, tetapi penyakit ini muncul kembali di Indonesia pada tahun 2013 akibat cakupan imunisasi yang rendah.

Gejala difteri antara lain:

  • Nyeri tenggorokan
  • Suara serak
  • Pembengkakan di sekitar leher
  • Sulit bernapas
  • Adanya lendir atau ingus berwarna putih
  • Demam yang tidak terlalu tinggi
  • Badan lemas
  • Adanya membran putih keabu-abuan yang menutupi tenggorokan

Meski demikian, pada sebagian orang infeksi difteri hanya memberikan gejala ringan atau bahkan tidak menampakkan gejala sama sekali. Orang tersebut hanya dapat membawa kuman difteri dalam saluran napasnya. Inilah yang disebut sebagai carrier.

Karena menyerang saluran napas, penyakit ini sangat mudah ditularkan melalui percikan di udara (droplet) yang keluar bersama batuk atau ingus dari orang yang terinfeksi difteri, kontaminasi pada barang-barang pribadi, serta kontaminasi kuman di peralatan rumah.

Jika tidak ditangani segera dengan tepat, penyakit ini bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan sumbatan jalan napas, henti jantung mendadak, dan kerusakan saraf. Inilah alasan mengapa difteri harus sangat diwaspadai, yaitu dengan melakukan pencegahan dan deteksi dini.

1 dari 2 halaman

Kondisi tubuh yang membuat seseorang rentan terkena difteri

Berhubungan dengan pencegahan dan deteksi dini difteri, Anda perlu mengetahui berbagai kondisi tubuh yang bisa picu difteri. Apa saja?

  1. Tidak mendapat imunisasi lengkap

Bisa sebabkan hilang nyawa, tetapi sebenarnya difteri bisa dengan mudah dicegah dengan pemberian imunisasi difteri yang dimulai saat bayi, kemudian diulang pada masa anak-anak dan dewasa.

Imunisasi penting sekali untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap infeksi bakteri Corynebacterium diphtheriae. Bila tidak, tubuh menjadi rentan terhadap bakteri tersebut saat terpapar, sehingga akan sangat mudah mengalami infeksi.

Jaga ketepatan jadwal imunisasi pada anak dan lakukan imunisasi Td setiap 10 tahun sekali pada orang dewasa untuk mencegah penularan difteri.

  1. Tubuh kelelahan

Pada kondisi tubuh yang sangat kelelahan, misalnya setelah melakukan aktivitas berat dalam jangka waktu lama, kurang tidur, serta kurang olahraga akan menjadikan seseorang menjadi lebih rentan mengalami infeksi bakteri.

Pasalnya, pada kondisi tersebut daya tahan tubuh mengalami penurunan, sehingga tak mampu menangkal berbagai kuman yang masuk ke dalam tubuh.

Apabila seseorang dengan daya tahan tubuh rendah terpapar dengan orang yang terinfeksi atau carrier difteri, maka orang tersebut bisa dengan mudah tertular.

Oleh karena itu, jaga daya tahan tubuh dengan istirahat cukup, olahraga teratur, kelola stres dengan baik, serta menerapkan pola makan sehat bergizi seimbang.

  1. Malnutrisi

Malnutrisi atau gizi buruk dapat disebabkan oleh asupan makanan yang kurang atau pemakaian energi yang berlebihan, misalnya pada penderita penyakit kronis.

Kondisi malnutrisi membuat seseorang menjadi rentan terkena berbagai infeksi, termasuk difteri. Mengapa demikian? Malnutrisi menyebabkan daya tahan tubuh mengalami penurunan, sehingga tubuh jadi tak mampu membentuk antibodi untuk melawan infeksi bakteri.

Itulah sebabnya, walaupun sudah menerima imunisasi difteri lengkap, seseorang yang mengalami gizi buruk masih rentan terinfeksi difteri.

Terapkan pola makan bergizi seimbang dan hindari diet ekstrem supaya Anda tidak mengalami malnutrisi.

Demikian tiga kondisi tubuh yang bisa picu difteri atau membuat seseorang rentan mengalaminya. Demi terjaganya tubuh dari ancaman infeksi serius tersebut, pastikan Anda mendapatkan imunisasi lengkap (konsultasi dengan dokter bila status imunisasi difteri Anda tidak jelas) dan menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan sehat, olahraga teratur, istirahat cukup, serta mampu mengelola stres dengan baik.

(RN/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar