Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Catat, Ini Berbagai Cara Efektif untuk Menunda Kehamilan

Catat, Ini Berbagai Cara Efektif untuk Menunda Kehamilan

Ada berbagai alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan. Agar tak bingung memilihnya, simak penjelasannya berikut.

Klikdokter.com, Jakarta Menunda kehamilan kerap dilakukan pasangan yang belum siap memiliki momongan, menjarangkan kehamilan, atau tidak ingin punya anak lagi. Metode efektif untuk menunda kehamilan itu pun beragam.

Anda dan pasangan dapat memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda. Adapun metode tersebut adalah:

  • Metode kontrasepsi alami

Metode kontrasepsi alami dapat dipilih oleh orang yang tidak cocok dengan alat-alat kontrasepsi, takut dengan efek samping, atau tidak mau tubuhnya dimasuki benda asing. 

Metode ini ada empat jenis, yaitu:

- Metode kalender

Dengan mengetahui siklus haid setiap bulannya, Anda dapat menentukan masa subur. Selanjutnya, hindari hubungan intim pada masa subur untuk menunda kehamilan.

Metode ini paling banyak diminati, meski cukup sulit dilakukan apabila siklus haid Anda tidak teratur.

- Metode sanggama terputus atau koitus interuptus

Metode ini dilakukan dengan menghindari ejakulasi terjadi di dalam vagina. Metode ini lebih mudah dilakukan dan cukup efektif. Namun biasanya, para laki-laki tidak menyukainya.

- Metode amenorea laktasi

Pemberian ASI eksklusif kepada bayi selama enam bulan cukup efektif untuk menunda kehamilan pasca persalinan.

- Metode suhu basal tubuh dan mukosa serviks

Dengan memperhatikan suhu basal serta konsistensi lendir serviks, maka akan diketahui masa subur.

Anda dapat menghindari hubungan intim pada masa tersebut. Meski demikian, cara ini kurang diminati karena cukup sulit dilakukan.

  • Metode kontrasepsi barrier

Kontrasepsi barrier bertujuan menghalangi bertemunya sel sperma dan sel telur. Beberapa jenis kontrasepsi barrier adalah:

- Kondom

Kondom dapat digunakan pada penis atau vagina. Selain menunda kehamilan, kondom juga dapat mencegah penularan infeksi menular seksual.

- Diafragma

Alat kontrasepsi ini diletakkan pada mulut rahim untuk menghambat sperma masuk ke dalam rahim.

- Spermisida

Alat kontrasepsi ini mengandung zat nonoxynol-9 yang dapat membunuh sperma.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  • Metode kontrasepsi hormonal

Metode kontrasepsi hormonal biasanya mengandung kombinasi dari progestin dan estrogen, atau progesteron saja. Metode ini tersedia dalam berbagai bentuk, yaitu:

- Pil KB

Pil KB memiliki efektivitas mencapai lebih dari 99 persen jika digunakan dengan tepat. Salah satu yang bisa menjadi pilihan Anda adalah Pil KB Andalan FE.

Pil KB Andalan FE adalah kontrasepsi oral yang harus diminum setiap hari oleh para wanita aktif. Pil ini memiliki perlindungan ganda, yaitu mencegah kehamilan dan memenuhi kebutuhan zat besi.

Pil KB ini punya sejumlah keunggulan. Beberapa di antaranya adalah memiliki kandungan zat besi untuk mengatasi gejala anemia saat menstruasi, membuat siklus haid jadi teratur, serta berat badan tetap stabil.

Pil KB Andalan FE mengandung 2 blister dalam 1 pak sehingga bisa digunakan untuk perlindungan 2 bulan serta mudah didapat.

- Suntik

KB suntik memiliki efektivitas mencegah kehamilan yang cukup tinggi, yakni 99,7 persen. KB suntik aman digunakan untuk ibu menyusui.

- Implan

Implan cocok bagi Anda yang sering lupa mengonsumsi pil. Namun, karena harus melalui prosedur bedah minor, banyak orang enggan menggunakannya.

- Hormonal AKDR

Selain spiral, alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) ada juga yang mengandung hormon. Masa kerja AKDR hormonal lebih singkat dibandingkan AKDR non-hormonal, yaitu sekitar 3-5 tahun.

  • AKDR

AKDR atau spiral banyak digemari karena jangka waktu penggunaannya yang cukup lama, yaitu 5-10 tahun, dengan efektivitas mencapai 99 persen.

Anda juga tak perlu kontrol tiap bulan sehingga cocok untuk wanita sibuk. Alat ini biasanya berbentuk ‘T’ dengan bahan tembaga yang dimasukkan ke dalam rahim.

  • Kontrasepsi operatif

Saat tidak menginginkan anak lagi, metode kontrasepsi yang dapat dipilih adalah sterilisasi. Kontrasepsi jenis ini dapat berupa operasi tubektomi untuk wanita atau operasi vasektomi untuk pria.

Itulah beberapa metode kontrasepsi untuk menunda kehamilan. Bicarakan bersama pasangan mengenai alat kontrasepsi yang akan digunakan, sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan. Jika masih belum dapat menentukannya, berdiskusilah lebih lanjut dengan dokter.

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar