Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Benarkah Demam Berdarah Dengue Bisa Menular Lewat Hubungan Seksual?

Benarkah Demam Berdarah Dengue Bisa Menular Lewat Hubungan Seksual?

Namun penelitian terbaru menyatakan demam berdarah dengue bisa ditularkan melalui hubungan seksual. Benarkah?

Klikdokter.com, Jakarta Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang kerap muncul saat musim penghujan tiba. Tentunya, ini adalah kondisi penyakit yang berbahaya dan masuk dalam kategori mematikan jika tidak segera ditangani. 

Meski begitu, penyakit yang satu ini tidak menular secara langsung dari satu orang ke orang lain. Namun, penelitian terbaru menyatakan bahwa DBD bisa ditularkan melalui hubungan seksual. 

Dikutip dari laman Liputan6, sebuah otoritas kesehatan di Spanyol mengonfirmasi bahwa kasus penyebaran demam berdarah bisa ditularkan melalui hubungan seksual. Kenyataannya, ini menjadi kasus pertama di dunia yang menyebutkan bahwa DBD bisa ditularkan selain dari nyamuk aedes aegypti

Fakta medis soal penularan DBD lewat berhubungan Seksual

Seseorang dari Departemen Kesehatan Madrid bernama Susana Jimenez mengungkapkan bahwa kasus tersebut terjadi pada seorang pria berusia 41 tahun. Ia diketahui terjangkit DBD setelah berhubungan dengan pasangan prianya yang sebelumnya diketahui sudah terkena gigitan nyamuk saat mereka pergi ke Kuba. 

Pria berusia 41 tahun tersebut tidak melakukan perjalanan ke luar negeri sama sekali, sehingga membuat dokter jadi kebingungan. 

Gejala yang ditimbulkan pun sangat mirip dengan gejala DBD seperti demam tinggi dan sakit di sekujur tubuh. Namun, pasangan pria yang disebut ‘menularkan’ DBD, memiliki gejala lebih ringan setelah dirinya pulang dari Kuba dan Republik Dominika. 

Setelah melakukan beberapa tes medis termasuk mengecek sperma kedua pria tersebut, dokter menemukan bahwa tidak hanya DBD yang mereka derita, tapi juga virus yang saat itu sedang beredar di Kuba. 

Menanggapi hal tersebut, dr. Alvin Nursalim dari KliKdokter, membantah dengan tegas akan hasil yang ditemukan dalam penelitian tersebut. 

“Tidak benar, yang saya dan teman-teman medis lainnya ketahui, DBD hanya ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. DBD merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus yang hanya terdapat pada nyamuk. Jadi kalau dibilang DBD bisa ditularkan melalui hubungan seksual, rasanya belum ada penelitian lebih lanjut akan hal itu ya,” ujar dr. Alvin. 

Dirinya mengatakan bahwa penelitian tersebut baru dugaan sementara yang belum benar kepastian. Untuk itu, dr. Alvin mengimbau agar masyarakat tidak terlalu tergesa dan percaya akan isu medis yang beredar dan konsultasikan terlebih dahulu pada dokter untuk mengetahui fakta yang tepat. 

1 dari 2 halaman

Sekilas tentang demam berdarah dengue

Seperti yang dikatakan sebelumnya, DBD terjadi akibat virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti

Umumnya, seseorang yang terserang DBD akan mengalami demam tinggi mencapai hingga 39 derajat Celsius bahkan lebih. Meski demikian, ada gejala lainnya yang juga menandakan Anda terkena demam berdarah.

Disampaikan oleh dr. Alvin, nyeri pada sendi dan otot tubuh merupakan gejala lainnya yang bisa ditemukan pada penderita DBD. Karena kondisi ini, DBD bisa buat seseorang yang terjangkit jadi lemah, lemas dan akhirnya tidak bisa beraktivitas seperti biasanya. 

Selain itu, pusing dan nyeri di kepala juga bisa menjadi tanda lainnya seseorang terkena DBD. 

“Gejala ini terutama dirasakan pada bagian belakang mata. Biasanya sakit kepala yang tidak tertahankan kemudian akan membuat mata Anda terasa berat, sehingga menghambat aktivitas,” jelas dr. Alvin. 

Mual dan muntah juga menjadi gejala lainnya dari demam berdarah. Hati-hati, gejala ini bisa semakin berbahaya bila muntah yang keluar disertai dengan darah. 

Menurut dr. Alvin, gejala demam berdarah yang cukup berat adalah perdarahan. Pada pendarahan yang agak ringan akan muncul bintik-bintik merah di kulit penderita. Selain itu, mimisan dan gusi berdarah juga bisa terjadi bila kondisi semakin parah. 

Pendarahan paling parah adalah ketika penderita sudah mengalami buang air besar (BAB) disertai darah.

Pencegahan penyakit demam berdarah sebenarnya sudah sejak lama dilakukan. Bahkan, upaya untuk mengedukasi masyarakat mengenai penyakit ini juga gencar dilakukan, tidak hanya oleh pemerintah tetapi juga pihak swasta, demi menutup ruang perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti sebagai penyebab demam berdarah.

“Menguras, menutup, mengubur, dan memantau merupakan empat hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit DBD menyerang Anda dan keluarga,” kata dr. Alvin. 

“Hindari kemungkinan tergigit nyamuk dengan tidak menggantung baju. Jika memungkinkan, peliharalah ikan untuk membantu membasmi jentik-jentik nyamuk yang ada di dalam kolam,” tambahnya. 

Jadi, sampai saat ini belum ada penelitian pasti yang menyebutkan bahwa demam berdarah dengue bisa ditularkan melalui hubungan seksual. Namun, DBD bisa ditularkan melalui gigitan nyamuk yang berada di sekitar rumah Anda. Untuk itu, selalu jaga kebersihan lingkungan rumah agar risiko terkena DBD pun bisa menurun.

[RPA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar