Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Kegiatan Rumah Tangga yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

Kegiatan Rumah Tangga yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

Menjadi aktif saat hamil itu penting. Tapi Anda wajib tahu kalau ada beberapa kegiatan rumah tangga yang sebaiknya dihindari ibu hamil.

Klikdokter.com, Jakarta Menjaga kesehatan ibu hamil tidak hanya berpatok pada nutrisi yang dikonsumsi setiap hari. Beberapa kegiatan rumah tangga juga sebaiknya dihindari ibu hamil karena bisa meningkatkan risiko cedera dan mengganggu kesehatan.

Terkait hal tersebut, dr. Sara Elise Wijono dari KlikDokter menjelaskan bahwa pada dasarnya, ibu hamil boleh-boleh saja melakukan pekerjaan rumah tangga.

“Dengan catatan, ibu hamil bisa berhati-hati dan menghindari pekerjaan berisiko yang menyebabkan ibu jadi tergelincir dan terjatuh saat melakukan pekerjaannya,” ujar dr. Sara Elise. 

Hal lain yang juga harus Anda perhatikan adalah penggunaan beberapa produk pembersih yang bisa meningkatkan risiko alergi dan gangguan pernapasan. Beberapa produk pembersih mengandung sejumlah bahan kimia yang dapat menimbulkan reaksi pada ibu hamil yang sensitif.

Kegiatan rumah tangga yang sebaiknya dihindari saat hamil

Demi menjaga keselamatan dan kesehatan ibu hamil, beberapa kegiatan rumah tangga dihindari dulu, yaitu:

  • Menjemur pakaian di loteng

Apabila tempat jemuran di rumah Anda berada di loteng dan perlu naik tangga untuk sampai loteng, hindari terlebih dahulu kegiatan yang satu ini. 

“Naik tangga sambil membawa cucian yang siap dijemur sangat berisiko untuk ibu hamil. Beban yang berat serta permukaan tangga yang menanjak bisa menyebabkan ibu jadi kehilangan keseimbangan, tergelincir, hingga terjatuh ke bawah,” kata dr. Sara.

Selain bisa berdampak buruk pada kondisi ibu, kata dia, terjatuh juga bisa menyebabkan masalah pada janin dan keguguran. 

  • Mengepel

Kegiatan rumah tangga lainnya yang sebaiknya dihindari selama hamil adalah mengepel.

Meski sekarang sudah ada alat pel otomatis yang tidak mengharuskan Anda berjongkok atau menunduk untuk memeras kain pel, kegiatan ini tetap meningkatkan risiko ibu tergelincir.

“Lantai yang basah akibat air pel bisa menyebabkan ibu hamil rentan terjatuh. Terjatuh terduduk, telentang, tengkurap, maupun hanya terpeleset kecil, semuanya bisa berbahaya dan menyebabkan ibu jadi syok,” jelas dr. Sara lagi. 

Selain risiko terjatuh, ibu hamil yang sering membungkuk karena mengepel juga dapat membuat punggung terasa pegal. Gerakan membungkuk bisa merangsang peradangan pada saraf sciatic, yakni saraf yang berasal dari sumsum tulang belakang.

  • Menyikat kamar mandi 

Selain berisiko tergelincir dan pegal-pegal pada area punggung, membersihkan kamar mandi juga berisiko alergi kulit pada ibu hamil. Ini karena bahan yang digunakan untuk membersihkan kamar mandi dapat terbuat bahan kimia keras.

Jika menempel di kulit, Anda bisa merasakan iritasi, sensasi panas, ruam, dan gatal hebat. Belum lagi, aroma menyengat yang keluar dari cairan kimia tersebut.

Kalaupun Anda harus membersihkan kamar mandi sendiri, gunakan sarung tangan dari karet yang menutup seluruh area tangan sampai ke bagian siku.

  • Mengangkat barang terlalu berat

Mengangkat beban apa pun, termasuk barang belanjaan, yang terlalu berat sebaiknya dihindari selama hamil. Mengangkat beban berat bisa menyiksa punggung dan panggul Anda.

Hal ini akan meningkatkan kemungkinan prolaps uteri (rahim turun karena otot melemah).

Jika harus membawa sesuatu yang berat, cobalah untuk memegangnya dekat dengan tubuh Anda. Kemudian, secara perlahan tekuk lutut dan jangan membuat gerakan memutar sambil mengangkat beban.

Tetap aktif selama kehamilan adalah penting. Akan tetapi, beberapa kegiatan sebisa mungkin dihindari ibu hamil demi keselamatan dan kesehatan diri serta janin di kandungan. Jangan lupa berkonsultasi dengan dokter apabila ingin melakukan kegiatan tertentu yang berisiko bagi kehamilan Anda.

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar