Sukses

Berdebat Bikin Otak Lebih Sehat, Benarkah?

Mahathir Mohamad mengaku bahwa ia bisa memiliki otak sehat di masa tua karena masih aktif berdebat. Bagaimana pandangan dunia medis mengenai ini?

Klikdokter.com, Jakarta Nama Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad tentu tidak asing di telinga Anda. Pria berusia 94 tahun itu kini menjadi orang paling tua yang memimpin sebuah negara. Meski demikian, ia tampak masih sehat dengan kondisi otak yang tetap terjaga.

Usia tua tak menghalangi Mahathir Mohamad untuk tetap berpikir kritis dan mengurusi masalah negara. Dalam acara 35th Asean Summit awal pekan ini di Bangkok, Mahathir mengungkap bahwa rahasia mengapa tubuh dan otak masih sehat hingga saat ini adalah karena ia masih aktif berdebat.

“Aktif berarti menggunakan seluruh sistem dan menggunakan otak untuk berbicara, berdebat, berargumen. Semua ini akan mengaktifkan otak sehingga akan berfungsi dengan baik," ungkap Mahathir, dikutip dari asiaone.com.

"Jika tidak melakukannya, terutama setelah Anda memasuki usia pensiun dan cenderung hanya tidur-tiduran saja, otak dan tubuh akan kehilangan kapasitasnya dan organ-organ akan memburuk," sambungnya.

Pria yang akrab disapa Dr. M ini mengaku bahwa apa yang dikatakannya memang belum teruji secara klinis. Meski demikian, ia mengaku sudah merasakan sendiri efek positif dari aktif berdebat yang bikin otak sehat selama bertahun-tahun.

“Hal yang saya lakukan adalah mengamati apa yang terjadi pada saya dan orang lain, dan saya membuat kesimpulan sendiri. Ini memang belum diuji benar, tetapi inilah yang saya amati dari kehidupan yang saya miliki," tuturnya.

Berdebat membuat otak aktif dan sehat?

Pernyataan Dr. M tentang berdebat bikin otak sehat cukup menarik perhatian. Menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD dari KlikDokter, berdebat hanyalah satu dari sekian banyak cara untuk membuat otak tetap aktif. Saat berdebat, Anda menggunakan otak secara kritis untuk berpikir dan menyampaikan argumen yang masuk akal.

"Melatih ketajaman otak adalah dengan terus aktif menggunakannya (otak). Bermain game, membaca koran, dan bermain catur adalah tiga hal yang sering disarankan untuk membuat otak tetap aktif," ujar dr. Alvin.

Meski tidak disebutkan secara spesifik di buku-buku kesehatan, dr. Alvin mengatakan bahwa berdebat adalah bentuk berpikir kritis. Hal itu karena otak dipaksa untuk aktif.

“Tapi bukan berarti berdebat secara frontal atau membabi buta. Bukan juga berarti Anda harus mendebat segala sesuatunya. Intinya, berdebat di mana Anda menggunakan otak secara aktif, berkomunikasi, bersosialisasi dengan teman-teman dan tidak murung sendirian," jelas dr. Alvin.

“Belajar hal baru tentang olahraga, bahasa atau lainnya juga bisa bikin otak Anda aktif dan lebih tajam,” pungkas dr. Alvin.

Aktif debat seperti Mahathir Mohamad memang bisa bikin otak tetap aktif, di mana hal ini juga turut menjaga fungsi dan kesehatan organ penting tersebut. Tertarik mengikuti langkah Dr. M? Cobalah untuk mulai berargumen dengan teman-teman sebaya. Atau, Anda bisa membuat otak tetap aktif dengan mempelajari bahasa dan hal-hal baru lainnya. Selamat mencoba!

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar