Sukses

Olahraga Sebelum Sarapan Bakar Lebih Banyak Lemak

Olahraga sebelum sarapan ternyata memiliki beberapa kelebihan, salah satunya adalah dapat membakar lebih banyak lemak.

Klikdokter.com, Jakarta Mana lebih baik, olahraga sebelum sarapan atau setelahnya? Kalau Anda bermaksud untuk membakar lemak tubuh, maka jawabannya adalah olahraga sebelum sarapan. Mengapa demikian?

Olahraga sebelum sarapan dan keunggulannya

Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, bertujuan untuk menguji bagaimana berolahraga sebelum dan sesudah makan yang mempengaruhi simpanan lemak otot dan respons insulin.

Studi ini berlangsung selama enam minggu dan melibatkan 30 pria dengan kelebihan berat badan atau obesitas. Hasilnya menunjukkan bahwa mengubah waktu makan, dalam kaitannya dengan waktu berolahraga, dapat membawa perubahan positif bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Berikut beberapa kelebihan olahraga sebelum sarapan:

  • Bakar lemak lebih banyak

Partisipan yang berolahraga sebelum sarapan, terbukti membakar lemak dua kali lebih banyak dari partisipan yang berolahraga setelah sarapan. Menu yang sama diberikan untuk sarapan bagi kedua kelompok partisipan.

Ketika orang berpuasa semalaman –saat tidur, mereka memiliki kadar insulin yang lebih rendah selama berolahraga. Hal ini memungkinkan tubuh untuk menggunakan lebih banyak cadangan lemak yang ada di kulit. Artinya, lemak yang terbakar pun jadi lebih banyak.

  • Pembentukan otot lebih baik

Studi tersebut memang menunjukkan bahwa kedua kelompok partisipan mengalami penurunan berat badan. Namun, pada otot-otot kelompok partisipan yang berolahraga sebelum sarapan tampak peningkatan protein tertentu, terutama yang bertanggung jawab untuk memberikan glukosa ke otot.

  • Penurunan berat badan yang lebih banyak

Berpuasa semalaman dan berolahraga sebelum sarapan bisa menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas olahraga pada orang dengan obesitas. Artinya, penurunan berat badan yang dihasilkan akan lebih banyak.

Meski demikian, pada beberapa orang dengan penyakit kronis –seperti gastritis kronik, diabetes, anemia, gagal ginjal, dan penyakit jantung disarankan untuk tidak melakukan aktivitas tersebut. Dikhawatirkan, berolahraga sebelum sarapan bisa memperburuk kondisi.

Tips olahraga sebelum sarapan

Meski demikian, ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan sebelum olahraga tanpa sarapan terlebih dahulu. Berikut ini beberapa tips aman yang bisa Anda terapkan:

  • Pastikan Anda telah beristirahat atau tidur dalam waktu yang cukup. Tidur selama 6 hingga 8 jam semalam akan membantu performa tubuh Anda lebih bugar ketika bangun di pagi harinya.
  • Cukupi kebutuhan asupan cairan tubuh Anda. Mengonsumsi sekitar satu liter air sebelum, saat, dan sesudah olahraga terbukti akan menghindarkan Anda dari dehidrasi –baik selama berolahraga maupun setelahnya.
  • Jangan memaksakan diri. Jika terdapat keluhan seperti lemas, keringat dingin, pusing berputar, dan perasaan seperti melayang, hentikan latihan Anda. Bisa jadi, itu merupakan tanda awal Anda mengalami hipoglikemia atau gula darah yang terlampau rendah.
  • Cukupi asupan nutrisi setelah berolahraga. Hal ini bisa dilakukan dalam jangka waktu 30-45 menit setelah berolahraga –baik jika Anda sudah sarapan ataupun belum. Cukupi asupan seimbang antara makanan tinggi karbohidrat dan protein.

Ingat, tujuan utama berolahraga adalah untuk menjaga kesehatan dan tubuh tetap bugar. Meskipun aktivitas ini juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan membentuk otot lebih baik, lakukan dengan cara yang benar.

Berolahraga sebelum sarapan memang dapat membantu Anda membakar lebih banyak lemak. Tapi jangan paksakan diri, jika kondisi Anda tidak dalam keadaan yang memungkinkan untuk berolahraga.

(RH)

4 Komentar