Sukses

Mengungkap Pentingnya Vaksinasi Polio bagi Kesehatan

SEA Games 2019 di Filipina segera dimulai. Para atlet Indonesia direncanakan akan diberikan vaksinasi polio sebagai langkah antisipasi.

Klikdokter.com, Jakarta Filipina kembali menghadapi wabah polio setelah 19 tahun dinyatakan bebas dari virus berbahaya tersebut. Atlet Indonesia yang akan berangkat ke sana untuk ajang kompetisi olaharaga SEA Games 2019 pun waswas. Rencananya, mereka akan diberikan vaksinasi polio sebagai langkah antisipasi.

Hal tersebut sejalan dengan surat imbauan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia. Dikatakan bahwa pelaku perjalanan dari segala usia khususnya Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan menetap selama empat minggu atau lebih di Filipina, diwajibkan untuk melakukan vaksin polio dengan cara suntik atau IPV (inactivated poliovirus vaccine).

Sedikit informasi, vaksin polio adalah vaksinasi wajib untuk anak di Indonesia. Berdasarkan jadwal imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), vaksin polio diberikan sebanyak lima kali, yaitu saat lahir, usia 2, 4, 6, dan  18 bulan.

Hal-hal seputar polio

Dikatakan oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, polio atau poliomyelitis adalah penyakit yang sudah hampir musnah dari muka bumi berkat vaksinasi polio secara global. Meski demikian, penyakit ini belum sepenuhnya tereradikasi.

Polio adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengan nama yang sama. Virus polio masuk ke dalam tubuh manusia melalui rongga mulut, kemudian menuju saluran pencernaan, aliran darah hingga, sistem saraf pusat, lalu menyebabkan kelumpuhan.

Polio dapat menyerang semua kelompok usia. Kendati begitu, penyakit ini lebih sering terjadi pada anak rentang usia 1-15 tahun.

Vaksin polio adalah cara paling efektif untuk mencegah terjadinya penyakit mematikan ini.

“Tidak hanya menyebabkan kelumpuhan anggota gerak, polio juga bisa menyerang otot pernapasan yang nantinya akan membuat penderita mengalami gagal napas dan menyebabkan kematian mendadak,” ujar dr. Sepriani.

Saat ini telah tersedia dua tipe vaksin polio, yaitu oral (OPV) dan suntik (IPV).

  • Vaksin polio oral (OPV)

Vaksin polio oral berisi virus polio hidup yang sudah dilemahkan. Seperti namanya, vaksin polio jenis ini diberikan dengan cara diteteskan langsung di mulut. Pemberian vaksin polio oral bertujuan untuk membentuk antibodi yang mampu menangkal dampak buruk yang bisa disebabkan oleh virus polio.

  • Vaksin polio suntik (IPV)

Vaksin polio suntik (IPV) berisi virus polio mati. Jenis vaksin polio yang satu ini diberikan dengan cara disuntikkan ke otot lengan dan paha. Vaksin polio suntik diberikan sebagai booster untuk memperkuat sistem pertahanan tubuh terhadap bahaya virus polio.

Setiap orang dianjurkan untuk mendapatkan vaksin polio sesuai jadwal atau anjuran yang diberikan pemerintah. Tidak perlu khawatir, karena vaksin polio sangat jarang memberikan efek samping merugikan bagi siapapun yang mendapatkannya.

Perlunya atlet yang akan berlaga di SEA Games 2019 diberikan vaksin polio

Dilansir dari laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), orang dewasa yang melakukan perjalanan ke negara dengan risiko polio yang sedang meningkat dan yang belum menerima vaksinasi, belum menerima vaksinasi lengkap, atau status vaksinasinya tidak diketahui, direkomendasikan untuk serangkaian tiga dosis, yaitu:

  • Dua dosis dalam rentang waktu 1-2 bulan
  • Dosis ketiga diberikan pada 6-12 bulan setelah dosis kedua

Orang dewasa yang status vaksinasi polionya lengkap saat masih anak-anak dan bepergian ke area dengan risiko polio yang meningkat, disarankan menerima satu kali dosis booster vaksin IPV.

Vaksinasi polio masuk dalam imunisasi wajib untuk anak dan penting juga didapatkan oleh orang dewasa. Khususnya yang ingin bepergian ke negara yang risiko polionya sedang meningkat, seperti para atlet dan pengurus yang akan berangkat ke Filipina untuk berkompetisi di ajang SEA Games 2019, apalagi yang belum divaksin, vaksinasi tak lengkap, atau statusnya tak diketahui.

Meski katanya daerah wabah polio jauh dari venue SEA Games, tetapi tak ada salahnya melakukan langkah antisipasi dengan pemberian vaksinasi dan  memastikan keamanan dalam bidang kesehatan lainnya.

(NB/RN)

0 Komentar

Belum ada komentar