Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Susu Full Cream vs Susu Low Fat, Mana Lebih Baik untuk Anak?

Susu Full Cream vs Susu Low Fat, Mana Lebih Baik untuk Anak?

Orang dewasa mungkin lebih memilih susu low fat ketimbang full cream. Namun untuk anak, mana sebenarnya yang lebih baik?

Klikdokter.com, Jakarta Susu adalah salah satu asupan nutrisi penting bagi anak. Sebab, susu mengandung banyak nutrisi yang bisa melengkapi gizi harian anak, yaitu vitamin D, kalsium, lemak, dan protein untuk menunjang tumbuh kembangnya. Antara susu full cream atau low fat, mana di antara keduanya yang lebih baik untuk anak?

Sesuai dengan namanya, susu full cream bertekstur lebih creamy mengandung lebih banyak lemak, yakni hampir 8 gram dalam satu cangkirnya. Sementara itu, dikutip dari Healthline, susu low fat atau susu rendah lemak mengandung 2,4 gram lemak tiap satu cangkirnya. Jadi, di antara keduanya, mana yang lebih baik untuk anak-anak?

Susu full cream vs susu low fat, mana yang lebih baik untuk anak?

Menjawab hal tersebut, dr. Sara Elise Wijono, M.Res dari KlikDokter menjelaskan, lemak adalah salah satu kebutuhan dasar anak untuk tumbuh kembang. Itu sebabnya, kata dia, susu low fat sebenarnya tidak dianjurkan untuk diminum oleh anak.

“Jika dilihat dari kadar lemaknya, susu full cream memang memiliki jumlah lemak lebih banyak, yakni sekitar 3,25 persen lemak atau setara dengan 8 gram lemak. Adapun untuk susu low fat, lemak yang terkandung hanya 1-2 persen lemak atau sekitar 2,4 gram lemak,” ujar dr. Sara lagi. 

Selain itu, dia menambahkan, menurut American Academy of Pediatrics (AAP), bayi dan balita sebaiknya tidak diberikan susu rendah lemak hingga usianya mencapai 2 tahun. Akan tetapi, ada beberapa kondisi yang memang membolehkan anak untuk meminum susu low fat.

“Misalnya, saat anak mengalami kelebihan berat badah atau bahkan obesitas, pemberian susu rendah lemak memang biasanya akan dianjurkan. Ini pun dengan catatan si Kecil tetap mendapatkan lemak sehat dari makanan lainnya,” kata dr. Sara lagi.

Meski begitu, dr. Sara mengimbau agar Anda tidak terlalu ketat dalam membatasi asupan lemak pada anak. Karena faktanya, lemak adalah salah satu zat gizi yang diperlukan untuk anak tumbuh dan berkembang.

“Lemak itu digunakan untuk menyerap beberapa vitamin penting yang dibutuhkan anak, seperti vitamin A, D, E, dan K. Kalau asupan lemak kurang, nutrisi-nutrisi penting itu bisa tidak terserap sempurna oleh tubuh,” tutur dr. Sara.

Banyaknya asupan susu yang dibutuhkan anak

Pada dasarnya, banyaknya susu yang dibutuhkan seorang anak berbeda-beda. Akan tetapi, secara umum rekomendasi asupan susu pada seorang anak adalah:

  • Umur 2-8 tahun minum 2 cangkir susu setiap hari
  • Umur 9-18 tahun minum 3 cangkir susu setiap hari

Jika anak Anda tidak atau kurang menyukai minum susu, Anda dapat menggantinya dengan makanan atau minuman lain dari kelompok makanan susu. Seperti keju dan yoghurt yang tinggi kalsium dan vitamin D.

Bila anak memilki alergi susu sapi atau intoleransi laktosa, orang tua bisa memberikan susu berbahan dasar nabati seperti susu kedelai, susu almon, susu oat, atau susu lainnya saat ia sudah berusia 2 tahun.

Di sisi lain, sebagai orang tua, Anda juga sebaiknya tidak membiarkan si Kecil minum terlalu banyak susu setiap hari. Selain adanya kalori ekstra, minum susu terlalu banyak dapat berisiko anemia pada anak.

Memberikan susu full cream pada anak adalah pilihan yang lebih baik ketimbang susu low fat. Itu karena lemak sangat dibutuhkan dalam tumbuh kembang serta penyerapan nutrisi tubuh. Bila anak sudah mengalami atau obesitas, ia bisa diberikan susu low fat dengan usia minimal 12 bulan. Tetap batasi konsumsi susu hariannya dan kombinasikan dengan makanan sehat lainnya agar kebutuhan gizinya selalu tercukupi tanpa terancam kegemukan.

[HNS/RN]

0 Komentar

Belum ada komentar