Sukses

Pantat Sakit saat Hamil? Ini Cara Mengatasinya!

Tak cuma punggung yang terasa pegal, pantat pun bisa ikut sakit saat hamil. Agar tak sampai mengganggu aktivitas, ini cara mengatasinya.

Klikdokter.com, Jakarta Selain punggung yang terasa pegal, ternyata cara mengatasi pantat yang sakit menjadi hal yang cukup sering dicari para ibu hamil. Pasalnya, rahim dan janin yang kian membesar memberikan tekanan pada punggung, pinggang, dan pantat alias bokong, sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Akan tetapi, selain karena tekanan rahim dan janin yang membesar, masih ada juga beberapa faktor lain yang menyebabkan pantat Anda sakit saat hamil. Untuk mengatasinya, tentu harus disesuaikan juga dengan penyebabnya.

Penyebab pantat sakit saat hamil

Adapun beberapa faktor yang menjadi penyebab pantat sakit saat hamil, yaitu:

  • Wasir

Wasir adalah masalah yang umum terjadi pada perempuan hamil. Wasir sendiri merupakan pembengkakan pembuluh darah di anus.

Saat rahim mengembang di trimester kedua dan ketiga kehamilan, maka akan memberi tekanan yang lebih besar pada anus. Oleh sebab itu, terbentuklah wasir.

Selain itu, ibu hamil juga kerap mengalami sembelit, sehingga risiko mengalami wasir pun semakin tinggi. Kalau sudah terjadi, ibu hamil akan merasa nyeri di bagian pantatnya. Bahkan, saat buang air besar (BAB), tinjanya pun bisa disertai darah.

  • Panggul linu (Sciatica)

Saat Anda hamil, rahim yang membesar akan menekan saraf siatik, yaitu saraf yang berada di antara bokong dan kaki. Nah, ketika saraf itu tertekan, maka pantat akan terasa sakit.

Tak cuma itu, ibu hamil juga bisa merasakan sensasi seperti terbakar di bagian kaki dan punggung.

  • Pelvic girdle pain

Pelvic girdle pain atau kekakuan sendi panggul dialami oleh 1 dari 5 perempuan hamil. Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, saat hamil, tubuh akan memproduksi hormon relaksin, hormon yang berguna untuk melenturkan ligamen (jaringan antar sendi), sehingga akan memudahkan proses melahirkan.

“Namun, hal tersebut ternyata justru membuat pergerakan antar sendi ibu hamil menjadi lebih tak stabil. Ketidakstabilan dan kekakuan sendi inilah yang menyebabkan keluhan nyeri,” jelasnya.

Selain menyebabkan pantat sakit, pelvic girdle pain juga menunjukkan gejala seperti sulit berbaring di satu sisi tubuh dan sakit saat berjalan. Tak peduli di trimester berapa kehamilan, pelvic girdle pain dapat selalu menyerang Anda.

  • Kontraksi

Kontraksi dapat menyebabkan rasa sakit di punggung bagian bawah dan pantat. Kontraksi asli terjadi di akhir trimester ketiga, tepat sebelum waktu kelahiran tiba. Di saat itulah, nyeri di pantat akan terasa.

Saat kondisi pantat sakit disebabkan kontraksi, biasanya akan ada beberapa gejala lain yang menyertai. Misalnya saja, air ketuban pecah, keluarnya darah vagina, dan punggung bagian bawah yang juga terasa sakit.

Perempuan hamil memang perlu lebih peka terhadap kondisinya. Jika kondisi pantat sakit sampai menimbulkan gejala, seperti air ketuban pecah, mual, sulit mengendalikan kandung kemih, hingga rasa nyeri tak tertahankan, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Bagaimana cara mengatasi pantat sakit saat hamil?

Seperti yang sempat disinggung di atas, mengatasi pantat sakit saat hamil harus berdasarkan penyebabnya. Jika penyebabnya adalah wasir, maka hal yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Mengonsumsi obat penghilang rasa nyeri yang aman untuk ibu hamil. Anda wajib berkonsultasi dulu kepada dokter sebelum membeli dan mengonsumsinya.
  • Perbanyak konsumsi serat seperti sayur dan buah supaya sembelit bisa diminimalkan. Jika sembelit semakin parah, maka begitu pula dengan wasirnya. Alhasil, nyeri bokong tak bisa dicegah.
  • Jangan duduk terlalu lama. Jika ingin duduk, sebaiknya pastikan dudukannya dilapisi bantalan yang empuk.
  • Lakukan peregangan di bagian pinggang dan kaki agar nyeri bisa berkurang. Anda juga dapat memanfaatkan foam roller (roller busa).
  • Perbanyak asupan air putih untuk meminimalkan rasa sakit akibat kontraksi.
  • Hindari dulu mengangkat beban terlalu berat.
  • Tidurlah dengan posisi miring dan tambahkan bantal di antara kaki.

Itulah penyebab dan cara mengatasi pantat sakit saat hamil. Umumnya, keluhan ini akan berangsur pulih setelah Anda melahirkan. Bila keluhan ini dirasa sudah sangat mengganggu, Anda dapat berkonsultasi ke dokter kandungan. Biasanya, dokter akan menyarankan penggunaan penyangga panggul atau fisioterapi untuk menstabilkan sendi.

[MS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar