Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Anak Ketahuan Nonton Film Porno, Ini yang Harus Orang Tua Lakukan

Anak Ketahuan Nonton Film Porno, Ini yang Harus Orang Tua Lakukan

Jangan langsung murka ketika mendapati anak menonton film porno. Ada respons lain yang bisa orang tua tunjukkan.

Klikdokter.com, Jakarta Anak-anak saat ini dapat dengan mudah mendapatkan informasi melalui gawai. Hal ini tentu berdampak positif. Tapi di sisi lain, hal negatif seperti mudahnya terjadi pertukaran konten dewasa juga tak bisa dimungkiri. Lantas, apa yang sebaiknya Anda lakukan saat mendapati sang anak sedang menonton film porno?

Dari banyak penelitian, menonton film porno berdampak besar pada perubahan otak. Penelitian menunjukkan bahwa penikmat film porno menunjukkan aktivitas otak yang sama dengan pencandu alkohol dan narkoba.

Semakin banyak video porno yang ditonton, semakin sulit anak menahan diri untuk tidak menontonnya. Dengan kata lain, anak dapat mengalami kecanduan.

Jika suatu saat Anda menangkap basah anak sedang nonton film porno, sebaiknya jangan langsung memberikan respons marah. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, berikut beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan saat mendapati anak menonton video porno:

  • Tetap Tenang 

Seperti yang dikatakan sebelumnya, memarahi dan memaki anak justru hanya buat keadaan jadi semakin buruk. Tetap tenang. Jika memang anak sudah selesai, berikan waktu untuk dirinya berpikir sebelum akhirnya Anda mengajak mereka berbicara. 

  • To the point 

Saat mengajak anak berbicara, pastikan topik yang Anda bicarakan tidak bertele-tele.

Kalimat seperti ‘Iya, teman anak mama ada yang menonton film porno lalu jadi depresi sendiri karenanya. Kamu tidak gitu, kan?’, menurut dr. Sepriani, justru dianggap sebagai sindiran bagi mereka.

“Akan lebih baik sampaikan padanya bahwa Anda tahu dia menonton film porno tadi malam. Tanyakan baik-baik, alasan mereka nonton film porno itu dan siapa yang mengajarkannya untuk membuka situs porno tersebut,” ujar dr. Sepri.

  • Ajak diskusi

Setelah bertanya pada anak, ajak mereka untuk berdiskusi. Tanyakan apa yang mereka rasakan setelah menonton film porno. Jika mereka mengatakan ‘senang’, beritahu bahwa adegan yang dilakukan dalam film porno hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah menikah secara sah.

Apabila dilakukan oleh pasangan yang belum menikah, maka akan ada dampak-dampak yang akan diterima, termasuk dampak medis dan sosial. 

“Dampak medis yang bisa diderita anak meliputi penyakit menular seksual, infeksi bahkan penyakit mematikan seperti HIV. Ada pun untuk dampak sosial, mereka akan merasa sangat bersalah sampai menyendiri dan tidak ingin bergaul dengan siapa pun,” kata dr. Sepriani.

Dalam sesi diskusi ini, Anda juga bisa memberikan informasi seputar pendidikan seks pada anak yang mungkin belum didapatkan di sekolah.

Membicarakan seks mungkin masih dianggap tabu bagi sebagian besar orang tua. Namun faktanya, memberikan informasi seputar seks justru bisa menjauhkan anak dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pergaulan bebas. 

Dampak menonton film porno bagi anak 

Jika kebiasaan buruk ini terus berlanjut, maka akan ada dampak buruk yang bisa memengaruhi kesehatan maupun kehidupan sosial anak. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, berikut adalah dampak-dampaknya: 

  • Kerusakan pada struktur otak

Penelitian yang dipublikasikan di JAMA Psychiatry menyebutkan bahwa anak yang sering menonton film porno akan mengalami perubahan struktur dan fungsi otak. 

“Striatum adalah bagian otak yang akan mengalami penurunan fungsi. Ini adalah bagian otak yang berkaitan dengan fungsi dan juga daya ingat. Bagian korteks prefrontal yang mengatur fungsi kognitif dan emosional manusia juga akan mengalami dampaknya,” ujar dr. Dyah Novita. 

  • Sulit untuk berpikir jernih

Sulit berpikir jernih juga menjadi salah satu dampak yang bisa diderita anak jika sering menonton film porno. Ini karena sikap kecanduan tersebut memaksa diri untuk bertindak tanpa adanya keterlibatan dari hati nurani.

  • Tidak sensitif pada rangsangan seksual

Sering menikmati video atau film porno dapat menyebabkan anak kurang sensitif terhadap rangsangan seksual di masa depan.

“Terlalu sering menonton film porno akan menyebabkan peningkatan hormon dopamin di dalam tubuh anak. Ini dapat menurunkan sensitivitas otak anak terhadap rangsangan seksual ketika ia dewasa,” kata dr. Dyah Novita. 

Saat mendapati anak nonton film porno, tindakan marah bukanlah respons yang tepat. Berbicara dengan baik serta membuka diskusi dengannya adalah cara terbaik untuk menasihati dan menyadarkannya. Kalau Anda telanjur emosi bahkan merebut gawai miliknya, jangan-jangan anak akan ‘berontak’ dengan semakin jauh dan sembunyi saat menonton film porno. Nah, malah semakin runyam kan?

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar