Sukses

9 Manfaat Konsumsi Makanan Pedas untuk Kesehatan

Sebagian besar masyarakat Indonesia suka makanan pedas. Tak cuma lezat, ternyata makanan ini juga punya sederet manfaat baik untuk kesehatan tubuh.

Klikdokter.com, Jakarta Semakin maraknya makanan yang disajikan dengan cita rasa pedas, bahkan sampai super pedas, menunjukkan betapa gemarnya masyarakat Indonesia dengan jenis makanan pedas. Meski konsumsinya disebut bisa ganggu pencernaan, tetapi makanan pedas bisa mendatangkan banyak manfaat sehat untuk kesehatan.

Beragam manfaat makanan pedas

Ada berbagai macam nutrisi di dalam makanan pedas yang bermanfaat untuk kesehatan, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, vitamin B, vitamin C, zat besi, kalium dan magnesium. Dengan kandungan semacam itu, berikut ini adalah beberapa manfaat makanan pedas bagi kesehatan:

1. Meningkatkan metabolisme tubuh

Beberapa penelitian telah dilakukan terhadap makanan-makanan pedas, seperti lada, cabai, kunyit, dan kayu manis. Hasilnya menunjukkan bahwa makanan-makanan tersebut dapat meningkatkan metabolisme tubuh saat sedang istirahat (resting metabolic rate) dan menurunkan nafsu makan.

Selain itu, dengan kandungan kapsaisin, konsumsi cabai juga memiliki efek termogenik. Efek tersebut membuat tubuh mampu membakar kalori berlebih setelah makan.

2. Menghambat proses peradangan

Makanan pedas yang mengandung curcumin, seperti jahe dan bawang putih, sejak dahulu kala telah digunakan sebagai obat tradisional antiperadangan. Misalnya saja pada gangguan artritis atau penyakit autoimun.

3. Menurunkan berat badan

Menurut beberapa penelitian, kandungan kapsaisin di dalam cabai juga dapat membantu menurunkan berat badan. Ditemukan bahwa kapsaisin dapat menekan nafsu makan dan melakukan pembakaran lemak di dalam tubuh.

4. Membantu melawan sel-sel kanker

Kandungan kapsaisin di dalam cabai juga diketahui dapat berperan dalam menurunkan atau memperlambat perkembangan sel-sel kanker.

Sebuah penelitian menemukan bukti bahwa kapsaisin dapat membantu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker prostat pada tikus. American Association for Cancer Research juga menyatakan bahwa kapsaisin mampu membunuh sel-sel kanker.

5. Membantu mengatasi infeksi bakteri

Makanan pedas yang menggunakan bahan baku kunyit dan temu lawak telah terbukti memiliki antioksidan yang tinggi, serta kandungan antimikroba yang mampu menangkal paparan kuman bakteri di dalam tubuh.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

6. Mengurangi rasa nyeri

Satu lagi manfaat dari kapsaisin di dalam cabai, yaitu terbukti dapat menurunkan reseptor sensorik nyeri, sehingga keluhan nyeri yang muncul pun bisa berkurang.

7. Mengurangi risiko terkena penyakit jantung

Makanan pedas yang mengandung cabai memiliki kandungan kalium, yang apabila dikombinasikan dengan asam folat akan mampu mengurangi risiko penyakit jantung.

Selain itu, kapsaisin dalam cabai juga efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh.

8. Menurunkan kadar gula darah

Menurut sebuah studi dalam “American Journal of Clinical Nutrition”, makan sambal memiliki dampak positif pada orang-orang yang kelebihan berat badan dan penderita diabetes.

Makan sambal dapat membantu mengontrol kadar insulin secara signifikan setelah makan.

9. Menjaga kesehatan mata

Anda membutuhkan vitamin A untuk menjaga mata Anda sehat setiap saat. Sekitar satu sendok makan cabai setiap hari dapat meningkatkan fungsi penglihatan. Ini juga dapat membantu mencegah kebutaan malam hari serta degenerasi makula.

Itulah berbagai manfaat terhadap kesehatan yang bisa Anda dapat dari mengonsumsi makanan pedas. Meski nikmat, tetap usahakan untuk tidak kalap makan sampai berkali-kali nambah. Bukan cuma bisa bikin berat badan naik, tetapi ada efek samping langsung seperti gangguan pencernaan atau iritasi di area mulut.

Agar manfaat dari makanan pedas bisa benar-benar dirasakan, seimbangkan konsumsinya dengan asupan karbohidrat, protein, lemak, sayur, dan buah. Kemudian, berolahragalah secara teratur, konsumsi cukup air putih setiap harinya, dan cukupi waktu istirahat agar kesehatan tubuh tetap optimal.

[MS/RN]

0 Komentar

Belum ada komentar