Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Hati-Hati Serangan Heat Stroke Saat Cuaca Panas Seperti Sekarang

Hati-Hati Serangan Heat Stroke Saat Cuaca Panas Seperti Sekarang

Cuaca panas tengah melanda beberapa daerah di Indonesia. Oleh sebab itu, Anda harus mewaspadai serangan heat stroke.

Klikdokter.com, Jakarta Suhu panas yang melanda beberapa daerah Indonesia diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Jika sudah begini, Anda mesti waspada. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah serangan heat stroke akibat cuaca panas yang bisa terjadi kapan saja.

Cuaca panas di beberapa daerah Indonesia terjadi karena matahari sedang tepat berada di garis khatulistiwa. Pada bulan Oktober 2019, posisi semu matahari berada di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan, yaitu Sulawesi Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sekitarnya.

Melansir dari Liputan6.com, kondisi itu menyebabkan radiasi matahari yang diterima permukaan Bumi di wilayah tersebut relatif menjadi lebih banyak, sehingga akan meningkatkan suhu udara pada siang hari. Selain itu, atmosfer di wilayah Indonesia bagian selatan relatif kering, sehingga sangat menghambat pertumbuhan awan yang bisa berfungsi menghalangi terik sinar matahari.

Cuaca panas yang terjadi memang beragam. Mulai dari 35 derajat Celsius, hingga tertinggi sampai 38 derajat Celsius, seperti yang tercatat oleh Stasiun Meteorologi Hasanuddin di Makassar. 

Hati-hati serangan heat stroke

Kalau sudah begini, Anda perlu mewaspadai heat stroke atau serangan panas. Heat stroke adalah suatu kondisi kesehatan yang ditandai dengan suhu badan mencapai 40 derajat Celsius.

Menurut dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc, MSc, dari KlikDokter, secara umum, heat stroke disebut sebagai efek cuaca lingkungan yang amat panas. 

"Paparan terhadap cuaca panas tersebut dapat meningkatkan suhu tubuh manusia. Hal ini buruk bagi kesehatan, bahkan dapat mengancam nyawa. Untuk itu, sangat penting untuk memperhatikan gejala-gejala heat stroke ketika berada di lingkungan sangat panas, terutama bagi kelompok yang rentan," ujar dr. Nitish.

Heat stroke memiliki gejala atau tanda khusus yang perlu Anda ketahui. Dengan mengetahuinya, Anda dapat menyelamatkan orang yang terkena heat stroke, atau menyelamatkan diri sendiri jika Anda yang terkena.

Berikut adalah beberapa gejalanya:

  • Sakit kepala berdenyut
  • Pusing
  • Tidak berkeringat meski panas
  • Kulit merah, panas, dan kering
  • Kelemahan otot atau kram
  • Mual dan muntah
  • Detak jantung yang cepat
  • Pernapasan yang cepat dan pendek
  • Perubahan perilaku seperti kebingungan atau disorientasi
  • Hilang kesadaran

Orang-orang yang berisiko tinggi terkena heat stroke adalah mereka yang tidak cukup minum air, memiliki penyakit kronis, dan gemar mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih. Rumah atau bangunan dengan aliran udara yang kurang baik juga bisa menyebabkan heat stroke.

Tips mencegah heat stroke

Kunci utama pencegahan heat stroke adalah dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Dalam kondisi cuaca panas seperti ini, Anda perlu membawa bekal minuman atau rajin minum. Hal ini terutama bagi Anda yang beraktivitas di luar ruangan.

Masih ada lagi tips lain yang bisa Anda lakukan, yakni:

  • Gunakan payung atau pelindung lain seperti tutup kepala untuk mengurangi panasnya sengatan sinar matahari.
  • Gunakan pakaian yang longgar dan ringan. Langkah ini penting untuk memudahkan tubuh mengeluarkan panas.
  • Hindari aktivitas luar ruangan saat cuaca panas dan terik. Cobalah untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga pada waktu yang memiliki suhu lebih sejuk, seperti pada pagi atau sore hari.
  • Sebelum beraktivitas di tengah cuaca panas dan terik, pastikan bahwa Anda mengetahui kondisi tubuh, apakah memiliki riwayat penyakit atau konsumsi obat tertentu yang dapat meningkatkan risiko mengalami heat stroke.

Jadi, jangan sepelekan cuaca panas seperti sekarang ini. Anda harus sangat berhati-hati dengan ancaman heat stroke yang memang bukan main-main. Selalu penuhi kebutuhan cairan, dan bagi Anda yang berkegiatan di luar ruangan, pastikan diri Anda dalam kondisi sehat.

[MS/RN]

0 Komentar

Belum ada komentar