Sukses

Bolehkah Bayi di Bawah 1 Tahun Diberi Roti Tawar?

Karena banyak dikonsumsi dan bertekstur lembut, mungkin Anda penasaran, bolehkah bayi di bawah 1 tahun diberi roti tawar?

Klikdokter.com, Jakarta Sekitar usia 6 bulan, pemberian ASI akan disertai makanan pendamping ASI (MPASI). Orang tua biasanya akan bereksperimen dalam hal membuat “racikan” terbaik untuk si Kecil. Karena bertekstur lembut dan banyak dikonsumsi, mungkin Anda jadi bertanya-tanya, apakah bayi di bawah 1 tahun boleh diberikan roti tawar?

Orang tua umumnya akan berhati-hati dalam memberikan menu MPASI kepada bayi, apalagi jika usianya masih di bawah 1 tahun. Umumnya, MPASI diberikan dalam bentuk super halus seperti pure, lalu menjadi bubur, sampai akhirnya bisa dalam bentuk nasi tim yang teksturnya mulai menyerupai makanan dewasa.

Selain itu, sebagai variasi supaya bayi tidak bosan, orang tua biasanya akan memberikan buah, biskuit, dan makanan lainnya yang dianggap bisa memenuhi nutrisi bayi. Nah, karena banyak dikonsumsi dan kebetulan punya tekstur cukup halus, mungkin orang tua bertanya-tanya apakah bayi di bawah usia 1 tahun bisa diberikan roti tawar.

Bolehkah diberikan pada bayi di bawah 1 tahun?

Soal ini sebenarnya menjadi perdebatan karena roti tawar dianggap tidak memiliki nutrisi yang mumpuni bagi bayi dibandingkan dengan roti gandum. Namun menjawab pertanyaan tersebut, sebetulnya roti tawar boleh saja diberikan kepada bayi asal usianya 8 bulan ke atas.

"Setelah usia 6 bulan, bayi perlu diperkenalkan dengan berbagai jenis makanan. Yang harus diperhatikan adalah teksturnya, biasanya naik bertahap dari usia 6 bulan sampai 1 tahun. Biasanya saat sudah 1 tahun, bayi sudah bisa mengonsumsi makanan yang sama dengan orang tuanya," ujar dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter saat ditanya.

"Kalau tekstur dari roti tawar itu lebih padat, jadi mungkin bisa diberikan untuk anak mulai usia 8-9 bulan atau ketika tahapan tekstur makanan anak sudah meningkat,” kata dr. Theresia melanjutkan.

Selain itu, roti tawar juga boleh diberikan jika bayi tidak mengalami masalah apa-apa ketika makan.

“Misalnya bayi sudah diberikan nasi tim dan tidak ada masalah dalam mencerna dan mengunyah, roti boleh diberikan.”

Setelah roti tawar, selanjutnya berikan roti gandum

Bayi sebaiknya diperkenalkan dengan roti tawar terlebih dulu, bukan roti gandum yang secara nutrisi jauh lebih sehat. Pasalnya, roti gandum dikatakan bisa membuat bayi jadi alergi.

Dari segi tekstur, roti tawar memang lebih mudah dimakan bayi di bawah usia 1 tahun dibandingkan dengan roti gandum. Seperti Anda tahu, roti gandum cenderung lebih kasar dan sering kali bikin seret.

"Roti gandum tidak boleh sembarangan diberikan kepada bayi. Harus dites dulu ada alergi atau tidak. Bila ada tanda alergi, jangan lanjutkan pemberian roti gandum. Sebaiknya yang diberikan adalah roti tawar karena teksturnya lebih halus untuk dikunyah bayi,” ungkap dr. Theresia.

Jangan berikan roti tawar secara berlebihan

Meski diperbolehkan, pemberian roti tawar pada bayi di bawah 1 tahun tidak dianjurkan terlalu sering. Jadikan roti tawar hanya menjadi selingan ketika bayi bosan dengan menu yang selama ini mereka makan. Variasi makanan bisa membuat bayi yang tadinya malas makan jadi semangat lagi.

Bila ingin memberikan roti tawar kepada anak, cobalah dengan mencampurkannya dengan bahan makanan sehat, seperti alpukat atau apel. Anda juga bisa memberikan potongan kecil-kecil roti tawar ke campuran pure yang Anda buat.

Jadi, bolehkah bayi di bawah 1 tahun diberi roti tawar? Jawabannya boleh saja, asal usia bayi di atas 8 bulan, tak memiliki masalah pencernaan, bisa mengunyah makanan dengan baik, serta roti tawar tidak dijadikan makanan utama untuk si Kecil. Bila ragu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis anak.

(RN)

0 Komentar

Belum ada komentar