Sukses

6 Ciri Anda Hamil Anak Kembar

Meski tak jauh berbeda dari kehamilan normal, ada ciri-ciri yang bisa menandakan Anda hamil anak kembar. Apa saja itu?

Klikdokter.com, Jakarta Hamil kembar bisa jadi anugerah yang berlipat untuk calon bunda dan ayah. Meski sebetulnya tak jauh berbeda dengan kehamilan normal, tetapi ada ciri-ciri yang bisa menandakan wanita sedang hamil kembar.

Ciri-ciri hamil anak kembar

Selain dengan USG, terdapat beberapa ciri yang mungkin menandakan kehamilan kembar. Apa saja?

  1. Gejala hamil berlipat

Gejala-gejala yang sering muncul saat hamil, misalnya mual pada pagi hari (morning sickness), kelelahan, sering buang air kecil, bahkan ngidam makanan tertentu—beberapa wanita yang pernah hamil kembar melaporkan bahwa itu semua dirasakan berlipat ganda.

“Mulai dari mual, kelelahan, atau nyeri payudara jadi makin berat dibandingkan dengan kehamilan tunggal,” kata dr. Nadia.

  1. Berat badan meningkat pesat

Kenaikan berat badan yang normal untuk ibu hamil ditentukan oleh status gizi sebelum hamil, misalnya apakah sebelumnya memiliki berat badan normal, kurang, atau berlebih. Penambahan berat badan selama hamil pun bisa berbeda-beda.

Umumnya di trimester pertama, berat badan ibu hamil akan meningkat sebanyak 1-2,5 kg kg dalam 3 bulan. Selanjutnya di trimester kedua, peningkatan berat badan rata-rata 0,35-0,4 kg per minggu. Pada trimester akhir, pertambahan berat badan sekitar 1 kg per bulan. Mulai minggu ke-28 hingga akhir kehamilan, berat badan akan bertambah sekitar 4-5 kg.

“Pada wanita yang hamil bayi kembar, peningkatan berat badan akan terjadi lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil bayi kembar,” ujar dr. Nadia.

  1. Merasa sangat lelah

Kelelahan ekstrem juga banyak dilaporkan pada kehamilan kembar. Mengantuk, lesu, dan kecapekan pada trimester pertama bisa dirasakan lebih, karena tubuh bekerja “lembur” untuk mengurus lebih dari janin.

Pada beberapa kasus, kelelahan juga bisa disebabkan oleh faktor lainnya seperti pekerjaan, stres, kekurangan nutrisi, atau sudah anak anak lainnya di rumah.

Meski demikian, tingkat kelelahan sulit untuk dinilai. Karena pada dasarnya, rasa lelah hampir tak terhindarkan selama masa kehamilan, bahkan pada kehamilan tunggal. Jadi, gejala ini agak subjektif dan punya banyak potensi penyebabnya.

  1. Punya faktor risiko tertentu

“Jika Anda memiliki beberapa faktor risiko, seperti menjalani proses bayi tabung, hamil di atas usia 30 tahun, riwayat genetik, indeks massa tubuh lebih dari 25, dan pembuahan terjadi saat masa menyusui atau mengonsumsi pil KB, kemungkinan Anda hamil anak kembar akan lebih tinggi,” jelas dr. Nadia.

  1. Hormon kehamilan meningkat

Peningkatan hormon kehamilan atau human chorionic gonadotropin (HCG), bisa menjadi tanda kehamilan. Namun jika peningkatan ini cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan kehamilan normal, maka bisa jadi ini tanda hamil kembar.

  1. Gerakan janin lebih cepat

Gerakan janin biasanya mulai dirasakan wanita mulai dari minggu ke-16 kehamilan. Kata dr. Nadia, beberapa wanita yang hamil bayi kembar biasanya merasakan gerakan janin timbul lebih dini dan lebih sering dibandingkan wanita yang hamil dengan 1 bayi saja.

Meski beberapa wanita yang pernah hamil kembar melaporkan bahwa mereka mengalami pergerakan janin lebih sering atau lebih dini, tetapi banyak ahli medis yang tidak setuju.

Pada beberapa wanita, merasakan gerakan janin yang muncul lebih cepat bisa diraskan pada kehamilan kedua atau selanjutnya, entah itu kehamilan tunggal atau kembar. Sebagai tambahan, apa yang dirasakan sebagai pergerakan janin sebenarnya juga bisa disebabkan oleh gas atau perut yang terganggu.

Meski mengalami satu atau beberapa ciri yang disebutkan di atas, tetapi satu-satunya cara untuk mengonfirmasi kehamilan kembar adalah lewat pemeriksaan USG. Bila hasil USG menunjukkan Anda hamil kembar, selamat! Wajar jika selanjutnya Anda mengalami buncahan emosi, mulai dari kegembiraan hingga panik. Pastikan tak hanya mendiskusikan gejala dengan dokter, tetapi juga kecemasan, pertanyaan, serta potensi risiko pada kehamilan kembar.

(MS/RN)

0 Komentar

Belum ada komentar