Sukses

Cedera Kepala Dapat Picu Vertigo?

Cedera kepala dapat menimbulkan memar di kulit kepala, bengkak, perdarahan, dan gegar otak. Namun, apakah cedera kepala bisa memicu vertigo?

Vertigo merupakan suatu kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami pusing dan kehilangan keseimbangan karena merasa bahwa dirinya dan/ atau sekelilingnya berputar. Serangan vertigo pun bervariasi, bisa berupa pusing ringan berdurasi sebentar hingga yang parah dan berlangsung lama.

Cedera kepala adalah kondisi di mana struktur kepala mengalami benturan dari luar yang mengakibatkan trauma pada otak atau tengkorak. Kepala yang mengalami trauma dapat mengalami memar di kulit kepala, bengkak, perdarahan, dislokasi, patah tulang tengkorak, dan bahkan gegar otak. Namun, apakah cedera kepala ini bisa memicu vertigo?

 

1 dari 3 halaman

Cedera Kepala dan Vertigo

Biasanya, cedera kepala akan menyebabkan beberapa akibat ikutan, seperti rasa pusing yang terus-menerus terjadi dan gegar otak. Akan tetapi, cedera kepala karena benda tumpul dapat pula memicu timbulnya vertigo.

Artikel Lainnya: Cara Mengobati Vertigo

Faktanya, vertigo karena trauma oleh benda tumpul pada area kepala maupun leher dapat terjadi pada 15-78 persen orang yang mengalami cedera kepala pada semua usia. Keluhan vertigo ini dapat menetap dan dapat disertai dengan adanya keluhan pusing yang tidak berputar serta keluhan gangguan keseimbangan.

Penyebab munculnya kondisi dan keluhan ini dapat terjadi karena adanya cedera pada sistem persarafan dan sistem keseimbangan. Keluhan vertigo juga dapat muncul karena adanya kecemasan, depresi, atau stres yang dialami usai kejadian yang mengakibatkan cedera kepala.

 

2 dari 3 halaman

Langkah yang Harus Ditempuh

Saat mengalami cedera kepala, penting untuk mengetahui keluhan yang dirasakan, apakah vertigo atau hanya pusing biasa. Pastikan juga apakah ada keluhan lain, seperti adanya keluhan gangguan pendengaran, sakit leher, mual, atau muntah.

Jika Anda merasakan keluhan yang tidak kunjung hilang seperti yang sudah disebutkan di atas, jangan ragu untuk mengunjungi rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik yang diperlukan di daerah kepala dan leher.

Selain itu, pemeriksaan telinga, keseimbangan, dan persarafan juga dapat dilakukan. Pemeriksaan lain, seperti CT-scan atau MRI di daerah kepala, perlu dilakukan untuk memastikan diagnosis.

Setelah diagnosis ditentukan, dokter akan menentukan penanganan yang tepat sesuai kondisi Anda. Penanganan dapat berupa pemberian terapi rehabilitasi dan/ atau pemberian obat-obatan. Selain itu, bergantung pada kondisi yang menyertai, dokter juga dapat menyarankan untuk dilakukan operasi.

Cedera kepala memang dapat memicu vertigo. Untuk itu, Anda wajib memperhatikan gejala yang muncul saat mengalami cedera di bagian kepala. Jika ada keluhan pasca cedera kepala seperti disebutkan di atas, segera periksakan ke dokter. 

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar