Sukses

Manfaat Sehat Paprika yang Jarang Diketahui

Dibanding jenis cabai lainnya, paprika mungkin kurang tenar. Namun, rasa pedas manis khasnya ternyata punya banyak manfaat sehat.

Klikdokter.com, Jakarta Paprika (Capsicum annuum) adalah tumbuhan penghasil buah yang termasuk dalam famili yang sama dengan cabai, tomat, dan sukun. Bisa dikonsumsi matang maupun mentah, paprika memberikan banyak sekali manfaat sehat pada tubuh.

Paprika termasuk makanan rendah kalori yang kaya akan vitamin C, mineral, serta antioksidan. Itu semua menjadikan paprika sebagai salah sumber makanan yang sangat baik untuk diet sehat.

Paprika atau bell pepper hadir berbagai warna yang dipengaruhi tingkat kematangannya, seperti hijau, kuning, oranye, bahkan ada pula yang berwarna putih dan ungu—tergantung tingkat kematangan dan jenis biji yang ditanam.

Manfaat paprika bagi kesehatan tubuh

Apa pun warnanya, berikut ini adalah beberapa manfaat sehat paprika jika dikonsumsi secara rutin.

  • Menyehatkan mata

Jenis gangguan penglihatan yang paling umum terjadi adalah degenerasi makula dan katarak. Penyebab utama keduanya adalah penuaan dan infeksi. Meski demikian, nutrisi juga memainkan peranan penting dalam mengembangkan penyakit tersebut.

Lutein dan zeaksantin adalah karotenoid (jenis antioksidan) banyak terkandung dalam paprika, yang punya peran penting dalam meningkatkan kesehatan mata jika jumlah asupannya memadai. Salah satu fungsi pentingnya adalah melindungi retina dan dinding bagian dalam mata yang peka terhadap cahaya dari kerusakan oksidatif.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang kaya akan karotenoid secara teratur dapat mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula. Jadi jika ingin melindungi kesehatan mata, tambahkan paprika ke dalam menu harian Anda!

  • Mencegah anemia

Anemia adalah suatu kondisi umum yang ditandai dengan berkurangnya kemampuan darah untuk membawa oksigen. Salah satu penyebab paling umum dari anemia adalah kekurangan zat besi. Gejala utamanya bisa berupa kondisi kelemahan dan kelelahan.

Tak hanya sumber zat besi yang baik, paprika juga kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi di saluran pencernaan.

Faktanya, satu paprika merah berukuran sedang diperkirakan mengandung 169 persen Reference Daily Intake (RDI) untuk vitamin C. Penyerapan zat besi dalam makanan akan meningkat secara signifikan ketika Anda mengonsumsi buah-buahan atau sayuran yang kaya akan vitamin C.

Karena itulah, makan paprika mentah (selain makanan yang kaya akan zat besi lainnya seperti daging atau bayam) juga dapat membantu meningkatkan cadangan zat besi dalam tubuh. Risiko terjadinya anemia pun bisa berkurang.

1 dari 2 halaman

Nilai gizi paprika

Paprika mengandung berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh seperti yang dijabarkan di bawah ini.

  • Vitamin C. Satu paprika merah berukuran sedang menyediakan 169 persen RDI untuk vitamin C, menjadikannya sebagai salah satu sumber vitamin C terbaik.
  • Vitamin B6 atau piridoksina, yang merupakan nutrisi penting untuk pembentukan sel darah merah.
  • Vitamin K1 atau filokuinon yang memiliki fungsi dalam proses pembekuan darah dan kesehatan tulang.
  • Kalium. Mineral esensial ini diklaim punya berperan untuk meningkatkan kesehatan jantung.
  • Vitamin B9 atau folat, yang punya berbagai fungsi dalam tubuh dan sangat dibutuhkan selama proses kehamilan. 
  • Vitamin E, yaitu antioksidan kuat yang sangat penting untuk kesehatan saraf dan otot.
  • Vitamin A. Paprika merah kaya akan pro vitamin A (beta karoten), yang nantinya diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin ini sangat baik untuk menunjang organ penglihatan.
  • Senyawa antioksidan lainnya yang terdapat pada paprika adalah apsanthin. Violaxanthin, kuersetin, dan luteolin yang turut menjadi pewarna alami paprika dan diketahui punya andil besar dalam menjaga kesehatan mata, serta melindungi tubuh dari kondisi kronis tertentu seperti penyakit jantung dan kanker.

Bagaimana, manfaat sehat paprika sulit untuk dilewatkan begitu saja, bukan? Dengan mengonsumsinya secara rutin dalam porsi ideal, semua manfaat yang disebutkan di atas bisa Anda tuai. Kombinasikan juga dengan sumber makanan sehat lainnya agar asupan nutrisi tubuh senantiasa lengkap dan seimbang.

(RN)

0 Komentar

Belum ada komentar