Sukses

Cara Menyelamatkan Diri dari Mobil yang Terbakar

Jika melihat asap, api, atau mencium bau plastik, inilah cara menyelamatkan diri dari mobil yang terbakar.

Klikdokter.com, Jakarta Mobil bisa terbakar karena berbagai faktor. Gangguan mekanik atau elektrik adalah penyebab tersering. Mobil juga bisa terbakar akibat kecelakaan yang parah. Jika Anda berada di dalam atau di dekat mobil yang menunjukkan asap, api, ada bau plastik terbakar, Anda harus menyelamatkan diri. Bagaimana caranya?

Dua hari yang lalu (19/10), mobil Lamborghini Aventador SVJ kepunyaan selebritas Raffi Ahmad terbakar di daerah Sentul. Raffi menceritakan hal tersebut kepada sahabatnya, Irwansyah.

Dilansir dari Liputan6.com, Irwansyah mengatakan kepada awak media bahwa mobil seharga miliaran rupiah itu awalnya dalam kondisi yang baik-baik saja. Namun selang beberapa lama, temperatur mobil mewah milik suami Nagita Slavina itu tiba-tiba naik, mengeluarkan asap dan percikan api, lalu terbakar.

Beruntung mobil tangki air melintasi jalan tempat insiden tersebut, sehingga mobil yang dilahap si jago merah bisa segera dipadamkan dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Mencoba untuk memetik pelajaran dari apa yang menimpa Raffi, mari ketahui hal-hal yang dapat menyebabkan mobil terbakar sekaligus cara menyelamatkan diri bilamana suatu hari nanti Anda berada pada kondisi tersebut.

Penyebab dan tanda-tanda bahwa mobil akan terbakar

Dirangkum dari berbagai sumber, kebakaran mobil sering kali disebabkan oleh:

  • Adanya masalah pada kabel listrik kendaraan
  • Gangguan pada sistem bahan bakar
  • Rokok menyala yang tertinggal di dalam mobil
  • Hingga tabrakan keras

Mobil yang akan terbakar sebenarnya tak langsung mengeluarkan asap dan api. Terdapat sejumlah tanda yang bisa Anda kenali sebagai isyarat bahwa ada yang tak beres dengan mobil tersebut. Apa saja?

  • Sekring mobil (fuse) berbunyi keras.
  • Adanya perubahan yang terlalu cepat pada tanda pengukuran bahan bakar, level oli, dan suhu mesin.
  • Terdapat tumpahan minyak di bawah kap mobil.
  • Muncul suara sangat keras dari sistem pembuangan.

Selain itu, ada dua kondisi yang meningkatkan risiko mobil terbakar. Pertama, mobil tidak memiliki penutup pada bagian pengisian bahan bakar (tutup hilang). Kedua, adanya kerusakan atau kelonggaran pada selang atau kabel mesin (kabel sampai terlihat logamnya).

Tips menyelamatkan diri jika mobil sudah mengeluarkan asap/api

Anda juga perlu tahu bahwa kebakaran mobil tak cuma berasal dari kerusakan mesin saja. Kebakaran juga bisa muncul di dekat roda dan rem, dashboard, serta bagian dalam (interior) mobil.

Agar tidak sampai ada korban jiwa (atau meminimalkannya), National Fire Protection Association menyarankan Anda untuk melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Hentikan mobil, matikan mesin, dan cabut kunci.
  • Orang-orang di dalam mobil harus segera keluar dan pergi menjauh setidaknya 30 meter dari lokasi agar tidak terkena kobaran api, asap, beserta potongan mobil yang terpental ketika meledak.
  • Tak perlu membawa banyak barang agar tidak sampai terlambat untuk keluar dari mobil.
  • Peringatkan orang lain yang berada di lokasi mobil yang terbakar atau akan terbakar untuk segera menjauh juga.
  • Ketika mobil meledak dan mengeluarkan api, hindari berinisiatif untuk memadamkan api sendiri. Lebih baik hubungi pemadam kebakaran dan polisi.
  • Jika ledakan belum terjadi, jangan mendekati mobil untuk mengecek mesin (membuka kap mobil), karena itu dapat meningkatkan pasokan udara dan justru mempercepat terjadinya kebakaran.
1 dari 2 halaman

Hal yang mesti dilakukan jika ada yang terkena percikan api

Jika dalam insiden kebakaran mobil ada orang yang mengalami luka bakar, tetapi derajatnya belum parah (derajat 1 dan 2), dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc(Hons), dari KlikDokter menyarankan Anda untuk melakukan hal berikut ini:

  • Bilas kulit yang terbakar dengan air mengalir agar tak nyeri lagi selama 15 menit. “Selain dengan air mengalir, Anda juga dapat mencelupkan bagian yang panas ke ember berisi air bersih untuk menurunkan termperatur kulit. Tidak perlu pakai es, karena itu justru merusak jaringan kulit,” jelas dr. Jesslyn.
  • Lepaskah perhiasan atau benda lainnya yang dipakai di bagian yang terbakar.
  • Jangan menyentuh lentingan yang sudah pecah karena dapat menimbulkan infeksi. Sedangkan untuk lentingan yang belum pecah, jangan sengaja dipecahkan.
  • Jika ada, berikan salep antibiotik pada bagian yang terluka, bukan odol maupun mentega.
  • Bawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan pengobatan yang lebih maksimal.

Meski angka kejadiannya tak sebanyak kasus tabrakan, masalah kendaraan yang terbakar pun patut diberikan atensi karena bisa merenggut korban jiwa. Ketahui dan ingat selalu cara-cara menyelamatkan diri dari mobil yang terbakar atau dicurigai akan terbakar seperti yang dijabarkan di atas. Jangan lupa juga untuk selalu memeriksakan kondisi kendaraan secara rutin untuk mencegah kerusakan yang dapat memicu kebakaran.

(RN)

0 Komentar

Belum ada komentar