Sukses

Ukuran Testis Berbeda, Haruskah Khawatir?

Apakah ukuran testis yang kanan dan kirinya berbeda adalah tanda adanya penyakit tertentu? Ini kata medis.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi wanita, ukuran payudara kanan dan kiri yang tidak sama persis bisa merupakan hal yang normal. Lantas, bagaimana jika perbedaan ukuran ini terjadi pada testis pria, apakah ini normal atau ...?

Faktanya, ukuran testis yang kanan dan kirinya tidak sama juga bisa menjadi suatu hal yang normal. Sebagian pria bahkan menemukan bahwa testis kanan mereka sedikit lebih besar daripada yang sebelah kiri.

Nah, perbedaan ukuran testis tersebut menjadi tidak normal jika disertai nyeri atau perubahan bentuk dengan sendirinya.

Dikatakan oleh dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, sebenarnya ukuran testis kiri dan kanan memang sedikit berbeda. Sebelah testis biasanya menggantung lebih rendah daripada yang lainnya.

“Karena itulah, Anda tidak perlu khawatir, kecuali jika perbedaan ukuran keduanya jauh berbeda alias lebih dari 50 persen. Jika merasakan ada keluhan, lebih baik periksakan diri ke dokter urologi,” katanya.

Kondisi Medis Penyebab Ukuran Testis Berbeda

Pebedaan ukuran pada testis yang terjadi secara tidak normal dapat terjadi akibat kondisi medis berikut ini:

  • Epididimitis

Epididimitis adalah peradangan di bagian epididimis. Apa itu? Epididimis ialah suatu struktur berkelok yang menempel di belakang testis. Bagian tersebut berfungsi sebagai tempat penyimpanan sperma yang matang.

Menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD, dari KlikDokter, epididimitis bisa menyerang pria berbagai usia. Namun, yang paling banyak mengalaminya adalah pria berusia berusia 14-35 tahun.

Epididimitis paling sering disebabkan oleh bakteri. Mereka yang sering bergonta-ganti pasangan seksual berisiko tinggi mengalami penyakit ini melalui bakteri penyebab infeksi menular seksual.

  • Orkitis (orchitis)

Peradangan yang bisa menyerang salah satu atau kedua testis disebut dengan orkitis. Ini adalah reaksi atas infeksi di bagian tubuh lain, dan dapat terjadi akibat infeksi virus, bakteri, atau tanpa sebab yang jelas.

Selain testis bengkak, seseorang dengan orkitis biasanya akan mengeluhkan rasa nyeri pada testis yang utamanya terjadi saat buang air kecil.

  • Kista epididimis 

Kista jenis ini dapat terjadi ketika ada cairan berlebih di testis. Kista epididimitis biasanya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan rasa sakit. Meski demikian, kondisi ini bisa menyebabkan ukuran testis tampak lebih besar.

  • Hidrokel

Jika ada kantung yang terbentuk di sekitar testis dan terisi oleh cairan, itu disebut sebagai hidrokel. Munculnya kantung tersebut menandakan adanya peradangan. Jika Anda mengalami kondis ini, sebaiknya jangan tunda untuk segera berobat ke dokter.

  • Varikokel 

Varikokel adalah pembesaran pada pembuluh darah kantong buah zakar (skrotum). Meski tidak menimbulkan nyeri, kondisi ini dapat menurunkan jumlah sperma yang diproduksi.

  • Torsio testis

Terpelintirnya testis disebut sebagai torsio testis. Ini termasuk kondisi medis yang memerlukan tindakan medis sesegera mungkin, karena penderitanya akan merasakan nyeri yang hebat pada testisnya. Jika tidak segera diatasi, jaringan testis akan terganggu, bahkan bisa memicu kematian jaringan.

  • Kanker testis

Ukuran testis yang berbeda juga bisa terjadi akibat kanker testis. Diagnosis terkait hal ini hanya dapat dipastikan dengan pemeriksaan biopsi.

“Perlu diketahui bahwa seminoma testis merupakan salah satu bentuk kanker testis yang banyak dijumpai,” kata dr. Alvin.

Jadi, apakah ukuran testis Anda berbeda? Apabila perbedaannya tidak lebih dari 50 persen dan tidak disertai keluhan yang berarti, kondisi tersebut tergolong normal. Akan tetapi, jika ukuran testis berbeda sangat jauh dan disertai dengan nyeri ataupun demam berkepanjangan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar bisa sesegera mungkin diobat sesuai penyebabnya.

(NB/RN)

1 Komentar

  • Ane Susilawati

    dok sodara saya sakit kepala dinsebelah kanan,sampe ke leher sudah beberapa hari blm sembuh juga mlh sakit nya tmbh sering,dan ada benjolan kecil nya juga,itu termasuk sakit kpla apa ya,,trimkasih