Sukses

Bunda, Ini Tips agar Anak Mau Tidur Siang

Beberapa anak mungkin sulit untuk tidur siang. Berikut cara membuat anak tidur siang yang bisa Anda coba.

Tidur siang dapat membantu menunjang tumbuh kembang anak Anda. Namun sayangnya, kadang anak-anak sulit untuk diajak tidur siang. Bagaimana cara membuat anak tidur siang?

Kebutuhan tidur setiap anak berbeda-beda sesuai dengan tahapan usianya. Misalnya, pada anak usia 1-3 tahun, rata-rata membutuhkan tidur 12-14 jam per hari. Anak usia 3-6 tahun membutuhkan 10-12 jam per hari untuk tidur dan usia 7-12 tahun membutuhkan setidaknya 10-11 jam tidur per hari.

Untuk mencukupi kebutuhan jam tidur per hari ini, maka anak-anak disarankan untuk tidur siang selama 60 hingga 90 menit (maksimal 120 menit) setiap harinya. Jika terlalu lama, anak akan kesulitan tidur di malam hari.

Akan tetapi, menidurkan anak di siang hari bukanlah perkara mudah. Apalagi jika ia sedang semangat bermain. Lalu, bagaimana cara agar anak mau tidur siang? Tenang, berikut ini ada beberapa cara membuat anak tidur siang dengan mudah: 

1. Jangan Batasi Anak untuk Aktif di Pagi Hari

Saat pagi hari, jangan larang anak Anda untuk beraktivitas. Ini salah satu cara mengatasi anak susah tidur siang juga. Dengan keadaan lelah, pasti anak akan lebih mudah tidur siang. 

Apabila selesai beraktivitas, jangan lupa untuk mengganti baju dan mencuci tangan anak, ya. Tujuannya agar anak dalam keadaan bersih dan dapat tidur dengan nyaman dan tenang.

Artikel Lainnya: Begini Caranya Agar Tidur Siang Anda Efektif

1 dari 3 halaman

2. Ajak Anak Tidur Setelah Makan Siang

Sama halnya dengan orang dewasa, setelah makan kenyang anak juga bisa mengantuk. Kenalilah tanda-tanda anak Anda mulai mengantuk, misalnya mulai menguap atau mengusap mata beberapa kali. 

Saat anak mulai menunjukkan tanda-tanda ini, inilah waktu yang tepat untuk mengajaknya tidur siang. 

3. Buat Suasana Kamar Tidur yang Nyaman

Tak hanya saat malam hari saja suasana kamar harus kondusif. Saat tidur siang pun, suasana kamar harus nyaman dan tenang. Jika anak tak bisa tidur dalam keadaan terang, Anda bisa menutup jendela atau matikan lampu agar suasana lebih gelap.

Selain itu, perhatikan juga suhu ruangan. Apabila terlalu panas, Anda bisa menggunakan AC atau kipas angin agar anak bisa tidur. Jangan lupa juga untuk mematikan televisi yang ada di ruang tamu agar anak Anda tak terganggu. 

4. Pastikan Anak Memiliki Jam Tidur yang Sama Setiap Harinya 

Kegiatan apa pun, jika dilakukan dengan konsisten, pasti akan menjadi sebuah kegiatan yang mudah untuk dilakukan. Sama halnya dengan tidur siang, jika Anda mengatur jamnya secara konsisten dan dilakukan setiap hari, maka anak pun akan lebih mudah untuk tertidur.

Mematuhi jadwal tidur siang setiap hari secara tidak langsung mengajari kedisiplinan pada anak. Sekaligus membantu tubuh menghasilkan energi untuk menghadapi aktivitas berikutnya.

Artikel Lainnya: 6 Manfaat Tidur Siang yang Tak Boleh Anda Lewatkan

2 dari 3 halaman

5. Temani Anak Saat Tidur

Salah satu cara membuat anak tidur siang adalah dengan menemaninya saat tidur. Usap lembut punggungnya atau dahinya secara perlahan. 

Jika cara ini tidak berhasil, mungkin Anda bisa membacakan dongeng atau cerita pendek sebelum tidur.

6. Jelaskan Manfaat Tidur Siang pada Anak

Jika anak Anda menolak untuk tidur siang, jangan tersulut amarah. Ajak ia berkomunikasi secara perlahan. 

Jelaskan bahwa tidur siang memiliki manfaat misalnya agar tidak lelah, tidak mengantuk di sore hari, agar tetap sehat, dan lain sebagainya. Jelaskan pula, bahwa anak masih bisa melanjutkan aktivitas lagi setelah jam tidur siang.

Jika anak susah tidur siang dan tetap menolak, biarkan ia bermain dan jangan dipaksa karena justru malah membuatnya ikut marah. Bahkan, bisa saja berpikiran bahwa tidur siang adalah hal yang menakutkan.

Tidur siang sangat baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak. Akan tetapi, tidak ada aturan baku mengenai waktu tidur siang yang baik. 

Jika anak masih mengalami kesulitan tidur siang, jangan mudah menyerah dan coba lakukan cara membuat anak tidur siang di atas. Baca informasi dan artikel kesehatan anak lainnya di aplikasi KlikDokter.

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar