Sukses

Terapi Akupunktur Untuk PCOS, Efektifkah?

Selain dengan pengobatan dan pola hidup sehat, konon PCOS dapat diatasi dengan akupunktur. Tapi, apakah hal tersebut memang efektif?

Klikdokter.com, Jakarta Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) adalah kumpulan beberapa gejala yang disebabkan kelainan endokrin dan menimbulkan gangguan kesuburan pada wanita. Selain lewat konsumsi obat dari dokter dan menjalani pola hidup sehat, terapi akupunktur juga sering disebut dapat mengatasi PCOS. Tapi, apakah terapi tradisional tersebut memang efektif mengatasinya?

Apa itu PCOS?

Sebenarnya, PCOS merupakan hal yang umum terjadi dan memengaruhi 10 persen perempuan usia subur. PCOS juga bukan penyakit dan dapat terjadi pada perempuan berusia berapa pun yang belum mengalami menopause.

Pada kondisi PCOS, ovarium akan menciptakan banyak folikel setiap bulannya, tapi tanpa menghasilkan telur yang dapat dibuahi, sehingga terjadi gangguan ovulasi.

Gangguan pada ovulasi tersebut telah menjadikan PCOS sebagai penyebab infertilitas pada perempuan yang paling sering. Bahkan, gangguan ini juga bisa membuat perempuan tidak mengalami menstruasi selama berbulan-bulan, tapi kemudian, tiba-tiba bisa mengalami perdarahan hebat selama berhari-hari.

Gejala PCOS lain yang biasanya timbul adalah jerawat dan kenaikan berat badan. Selain itu, PCOS juga dapat menghasilkan peningkatan kadar hormon androgen, termasuk testosteron, yang mengakibatkan pertumbuhan rambut pada wajah dan tubuh jadi tidak normal.

PCOS dapat diatasi dengan menurunkan berat badan, berolahraga secara teratur, dan menjaga asupan makanan dengan pola diet rendah kalori. Dokter juga bisa memberi terapi pengobatan, seperti pemberian klomifen, pil KB, gonadotropin, dan metformin. Selain itu, saat ini terapi akupunktur juga mulai banyak dilakukan untuk mengatasinya.

Apa itu akupunktur?

Akupunktur adalah sistem pengobatan tradisional yang sudah teruji dan telah digunakan di Tiongkok selama ribuan tahun untuk memulihkan dan menjaga kesehatan. Tekniknya dengan melibatkan penusukan jarum ke titik spesifikanatomis, atau disebut juga sebagai titik akupunktur.

Baru-baru ini, penggunaan terapi akupunktur dalam mengatasi masalah reproduksi endokrinologi dan infertilitas memperoleh peningkatan popularitas di seluruh dunia. Dari sudut pandang medis, akupunktur diyakini dapat merangsang sistem saraf, serta memengaruhi produksi hormon tubuh dan neurotransmiter.

Kemudian, perubahan yang dihasilkan terapi akupunktur tersebut akan mengaktifkan sistem homeostatik yang dapat merangsang kemampuan tubuh dalam melakukan penyembuhan alami, serta menghasilkan kesejahteraan fisik dan emosional.

Bagaimana efek terapi akupunktur terhadap PCOS?

Dalam pengobatan PCOS dengan terapi akupunktur, jarum akan ditempatkan di sepanjang titik akupunktur yang terkait dengan sistem reproduksi. Hal ini untuk membantu merangsang organ, meningkatkan aliran darah, menormalkan kadar hormon, dan meningkatkan berfungsinya sistem reproduksi.

Jarum akan ditusukkan ke kulit sampai ke otot, sehingga menstimulasi otot untuk mengirim sinyal ke otak melalui sumsum tulang belakang. Jika jarum ditusukkan pada tempat yang terkait dengan sistem reproduksi, maka akan menstimulasi otak untuk menurunkan jumlah pelepasan hormon androgen dari ovarium.

Sementara, androgen adalah hormon yang paling bertanggung jawab atas banyak gejala PCOS. Akupunktur juga dapat bekerja pada sistem di otak, yaitu sistem neuroendokrin. Sehingga, terapi akupunktur juga dapat menstabilkan hormon penderita PCOS.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa terapi akupunktur adalah terapi yang aman dan mungkin merupakan terapi yang efektif untuk PCOS. Sebab, terapi ini dapat mengurangi gejala klinis yang muncul pada penderita PCOS, meningkatkan kadar hormon seks perempuan, membantu ovulasi, dan memperbaiki siklus menstruasi.

Namun, ada juga penelitian yang mengatakan bahwa terapi akupunktur tidak terlalu memberikan hasil yang signifikan dalam mengatasi PCOS. Oleh karena itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut lagi mengenai terapi ini dan efektivitasnya dalam mengatasi PCOS.

Banyak penderita PCOS yang menggunakan berbagai obat untuk mengurangi gejalanya. Meski dapat membantu, tapi efek sampingnya (kelelahan, mual, muntah, dan diare) juga cukup mengganggu. Hal ini telah membuat sebagian perempuan beralih ke pengobatan alternatif seperti akupunktur. Meski belum semuanya sepakat, tapi sudah ada beberapa penelitian yang menunjukkan efektivitas terapi ini. Selain itu, akupunktur juga bisa membantu mengurangi sakit kepala dan memperbaiki suasana hati.

[MS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar