Sukses

5 Cara Meningkatkan Kolagen Secara Natural

Demi kesehatan dan kecantikan kulit, kolagen adalah kuncinya. Bisa diproduksi dalam tubuh, begini cara meningkatkan kolagen secara alami.

Klikdokter.com, Jakarta Meski usia bertambah, tetapi setiap orang inginnya kulit tetap sehat, tampak awet muda, dan elastis. Untuk meraihnya, diperlukan kadar kolagen yang cukup. Juga diproduksi di dalam tubuh, ada beberapa cara untuk meningkatkannya secara natural.

Kolagen adalah sejenis protein yang terdapat dalam otot, tulang, urat, hingga kulit. Fungsinya adalah sebagai perekat tubuh, sehingga tampilan fisik terlihat sehat, bugar, dan kuat.

Dari KlikDokter, dr. Dyan Mega Inderawati mengatakan bahwa sejatinya tiap individu memiliki kolagen alami dalam tubuh. Namun, kadarnya bisa berbeda-beda.

“Selain usia yang bertambah, gaya hidup juga memengaruhi kadar kolagen alami dalam tubuh. Jika kulit terlihat kusam, muncul kerutan dini, badan sering lemas, bahkan sering nyeri sendi, Anda perlu waspada karena bisa jadi penyebabnya adalah kekurangan kolagen,” kata dr. Dyan menjelaskan.

Jangan cemas, ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk meningkatkan jumlah kolagen dalam tubuh. Apa saja?

  1. Manfaatkan lidah buaya

Lidah buaya atau aloe vera adalah bahan alami yang sudah lama dimanfaatkan sebagai obat alami untuk meningkatkan kesehatan kulit. Selain tinggi akan antioksidan, lidah buaya juga mengandung kolagen.

Dikatakan oleh dr. Sara Elise Wijono, M.Res, juga dari KlikDokter, ada studi yang dilakukan pada wanita di atas usia 45 tahun yang menemukan bahwa aloe vera dapat mengurangi tanda penuaan pada kulit. 

“Penggunaan gel aloe vera selama 90 hari ditemukan dapat meningkatkan produksi kolagen dan elastisitas kulit,” tambah dr. Sara.

Anda bisa menggunakan gel aloe vera dengan cara dioleskan pada wajah maupun bagian tubuh lainnya dua kali dalam sehari sesudah mandi. Lidah buaya juga bisa digunakan di kulit wajah dalam bentuk masker.

  1. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C

Kolagen tak hanya dibutuhkan kulit, tetapi juga tulang. Nah, untuk meningkatkan kadar kolagen, peran vitamin C dibutuhkan. Pasalnya, vitamin C juga berperan dalam pembentukan kolagen yang dibutuhkan oleh kulit, tulang, dan jaringan tubuh.

Sumber makanan yang diketahui tinggi akan vitamin C adalah aneka jeruk, paprika merah, kangkung, kubis, brokoli, stroberi, kiwi, dan masih banyak lagi.

  1. Konsumsi ginseng

Ginseng mengandung kolagen yang bisa memberikan efek antipenuaan pada kulit wajah. Kandungan nutrisi ginseng akan diserap kulit tanpa menyebabkan reaksi, sehingga dapat membantu kulit mempertahankan bentuk dan elastisitasnya.

Selain itu, ada penelitian yang menunjukkan bahwa ginseng mampu melindungi kulit dari kerusakan sinar ultraviolet (UV) dari sinar matahari. Antioksidan dalam ginseng dipercaya dapat melindungi sel kulit sehat dan menjadikan kulit tampak lebih bercahaya.

  1. Maksimalkan ketumbar sebagai bumbu masak

Ketumbar adalah bahan dapur lainnya yang juga bisa Anda gunakan untuk meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh. Ketumbar mengandung vitamin C dan asam linolenat yang dipercaya bisa mencegah penuaan dini (mencegah kerutan-kerutan muncul). 

Asam linolenat mengandung antioksidan yang melawan radikal bebas dalam aliran darah, yang dapat memperkuat sel-sel sehat pada kulit.

  1. Nikmati kelezatan kaldu tulang

Jenis makanan yang terkenal dapat meningkatkan produksi kolagen secara alami dalam tubuh adalah kaldu tulang.

“Proses memasak kaldu tulang yang dilakukan secara perlahan dan memakan waktu lama ini akan melepaskan kandungan kolagen alami dari dalam tulang, lalu menghasilkan kuah (kaldu) yang baik untuk kesehatan dan kecantikan kulit,” ungkap dr. Dyan.

Ingat, meski setiap orang memiliki kolagen alami dalam tubuh, tetapi kadarnya bisa berbeda yang dipengaruhi usia dan gaya hidup. Supaya kondisi kulit, tulang, dan sendi tetap terjaga, yuk tingkatkan produksi atau asupan kolagen dengan cara-cara alami di atas. Jika menemui kendala, jangan sungkan berkonsultasi dengan dokter, karena mungkin tambahan asupan kolagen dalam bentuk suplemen dibutuhkan.

(RN)

0 Komentar

Belum ada komentar