Sukses

Segudang Manfaat Diet Vegetarian untuk Kesehatan Tubuh

Orang yang menjalankan diet vegetarian umumnya hanya mengonsumsi sayur dan buah-buahan. Adakah manfaat sehat dari metode diet ini? Cari tahu faktanya!

Vegetarian merupakan metode diet yang dianggap paling sehat. Pasalnya, metode diet ini membuat pelakunya cenderung hanya mengonsumsi sayur atau buah, dan menghindari produk hewani; seperti daging, telur, dan sejenisnya.

Banyak alasan untuk menjadi vegetarian. Mulai dari kepedulian terhadap hewan, alasan lingkungan, kultur, hingga adanya kepercayaan tertentu. 

Selain alasan-alasan tersebut, manfaat diet vegetarian bagi kesehatan ternyata sangat beragam. Berikut beberapa di antaranya:

1 dari 4 halaman

1. Menurunkan Risiko Kematian Akibat Penyakit Jantung Koroner

Orang yang menjalankan diet vegetarian memiliki risiko 25 persen lebih rendah untuk mengalami kematian akibat penyakit jantung koroner, dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi daging dan produk olahannya. 

Manfaat diet vegetarian dalam menurunkan risiko penyakit jantung koroner dapat lebih optimal apabila mendapatkan energi dari serealia berserat tinggi. 

Contohnya, oat, beras merah atau cokelat. tahu, tempe, kacang tanah, lentil, dan kacang polong.

Makanan-makanan tersebut bukan hanya merupakan sumber energi yang baik, tapi juga bermanfaat menjaga kestabilan kadar gula darah dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Artikel Lainnya: Ini 9 Hal yang Terjadi pada Tubuh akibat Kurang Makan Sayur

2. Menurunkan Risiko Kanker Usus Besar

Konsumsi banyak daging, terutama daging merah, dapat meningkatkan risiko kanker usus besar

Sebaliknya, makanan yang banyak serat seperti sayur dan buah-buahan dapat melindungi usus sehingga dapat menurunkan risiko kanker.

3. Menurunkan Risiko Diabetes Melitus dan Komplikasinya

Pelaku diet vegetarian memiliki kadar gula darah yang lebih stabil. Ini membuat mereka memiliki risiko diabetes yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak menjalankan diet vegetarian. 

Di antara semua jenis diet vegetarian, yang memiliki risiko paling rendah untuk mengalami diabetes melitus tipe 2 adalah orang yang menjalani diet vegan, hanya mengonsumsi sayuran dan buah-buahan.

Bagi penderita diabetes yang menjalankan diet vegetarian (vegan), risiko mereka mengalami komplikasi juga akan lebih rendah. 

2 dari 4 halaman

4. Menurunkan Risiko Obesitas

Diet vegetarian dapat menurunkan risiko obesitas, bahkan pada orang-orang yang sudah mengalami berat badan berlebih (overweight). 

Tak berhenti di situ, konsisten dalam menerapkan diet vegetarian jangka panjang juga efektif menurunkan dan mempertahankan berat badan ideal. 

Efek ini umumnya mulai bisa dirasakan setelah melakukannya selama enam bulan atau lebih.

Artikel Lainnya: Cara Ampuh Mengatasi Anak Susah Makan Sayur

5. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat (LDL)

Kolesterol jahat (LDL) adalah salah satu faktor penyebab penyempitan pembuluh darah, yang merupakan cikal bakal penyakit jantung dan stroke.

Diet vegetarian yang kaya akan sayuran dan buah berserat akan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dengan cara mengikat kolesterol di usus.

Agar kadar kolesterol jahat lebih minimal, seorang vegetarian dianjurkan untuk mengonsumsi jenis makanan yang kaya akan plant sterol. Contohnya, minyak sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

3 dari 4 halaman

6. Awet Muda

Salah satu rahasia awet muda adalah dengan menjadi vegetarian. Faktanya, buah dan sayuran yang wajib selalu dikonsumsi saat menjalankan diet vegetarian kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. 

Kombinasi gizi tersebut diperlukan untuk menunjang kesehatan rambut, kulit, dan kuku. 

Manfaat diet vegetarian untuk awet muda bisa dirasakan dengan optimal apabila Anda juga menjauhi gorengan, gula, dan makanan lain dengan indeks glikemik tinggi.

Tertarik dengan manfaat diet vegetarian bagi kesehatan? Mulailah dengan mengetahui cara tepat melakukan metode diet ini, agar Anda tidak salah langkah.

Jika butuh bantuan atau punya pertanyaan lebih lanjut mengenai diet vegetarian, tak perlu sungkan untuk berkonsultasi pada dokter melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

2 Komentar