Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Basmi Kuman, Lebih Efektif Hand Sanitizer atau Cuci Tangan?

Basmi Kuman, Lebih Efektif Hand Sanitizer atau Cuci Tangan?

Tak sedikit yang memilih membersihkan tangan dengan hand sanitizer karena lebih praktis. Dibanding cuci tangan, mana yang lebih efektif untuk basmi kuman?

Klikdokter.com, Jakarta Karena praktis, banyak yang mengandalkan hand sanitizer untuk membersihkan tangan (hand rub). Namun dibandingkan dengan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir (hand wash), manakah yang lebih efektif untuk membasmi kuman?

Sama-sama membersihkan, tapi…

Meski sama-sama bisa dipakai untuk membersihkan tangan dari kotoran, tetapi studi memperlihatkan penggunaan hand sanitizer tidak akan membunuh kuman seperti penyebab pilek dan flu. Menurut studi ini, penyebabnya karena jari dan tangan masih basah dengan lendir akibat bersin atau batuk.

Para peneliti dari Jepang mengambil sampel lendir dari beberapa orang yang terkena flu ke beberapa sukarelawan. Sebanyak 10 sukarelawan ini lalu diminta untuk menggunakan hand sanitizer.

Hasilnya, etanol yang terkandung di dalam hand sanitizer tidak membunuh virus flu, bahkan 2 menit setelah pembersih berbahan alkohol tersebut telah berada di jari tangan. Menurut peneliti, butuh waktu 4 menit untuk deaktivasi virus secara keseluruhan agar tidak lagi bersifat infeksius.

Namun, studi ini bertolak belakang dengan beberapa studi sebelumnya yang memperlihatkan bahwa disinfektan berbahan dasar etanol terbukti efektif dalam mencegah penularan kuman. Menurut studi tersebut, hand sanitizer disebut lebih efektif dibandingkan air dan sabun. Hal ini terutama karena sebagian besar orang hanya mencuci tangan selama 11 detik. Waktu ini tidak cukup lama untuk membunuh kuman.

Alasan lain mengapa studi tersebut kontradiktif adalah karena studi sebelumnya menguji hand sanitizer pada virus flu yang telah mengering pada tangan, sebagai media untuk kuman hidup dan berkembang biak.

Pada studi terbaru, ditemukan bahwa konsistensi lendir yang kental melindungi virus dalam waktu lama. Ketika para peneliti meminta para sukarelawan untuk menggunakan hand sanitizer pada jari tangan yang sudah terpapar lendir yang sudah kering, terbukti virus terbunuh 30 detik setelah menggunakan hand sanitizer.

Selanjutnya, para peneliti berencana untuk melihat pengaruh dari menggosok tangan lebih keras pada virus flu. Mereka menduga, gerakan menggosok yang lebih intens bisa membunuh kuman.

Jadi, mana yang lebih efektif?

Pada dasarnya, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir tetap lebih efektif membasmi kuman. Tak seperti hand sanitizer yang hanya bisa membasmi virus flu pada lendir yang kering, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dapat membunuh virus flu pada lendir yang kering maupun basah.

Jadi, saat Anda batuk maupun bersin, lakukan prosedur cuci tangan seperti yang dianjurkan, yaitu:

  • Basahi tangan dan jari-jari di bawah air mengalir, dan gunakan sabun.
  • Gosok semua permukaan tangan meliputi telapak tangan, punggung tangan, sela jemari, serta bagian bawah kuku.
  • Gosok tangan selama 20 detik. Kalau Anda bingung, durasi ini setara dengan dua kali menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun”. 
  • Basuh tangan di bawah air mengalir. Keringkan kedua tangan menggunakan tisu atau handuk bersih atau di bawah hand dryer.

Sekaligus dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia, Anda juga wajib tahu waktu-waktu krusial cuci tangan dibutuhkan, yaitu:

  • Sebelum, saat, dan setelah mempersiapkan makanan
  • Sebelum dan setelah makan
  • Sebelum dan setelah mengunjungi atau merawat orang sakit
  • Sebelum dan setelah menyentuh atau merawat luka
  • Setelah menggunakan toilet, mengganti popok, atau membersihkan anak dari toilet
  • Setelah bersin atau membersihkan hidung
  • Setelah bersentuhan dengan hewan, makanan, dan kotorannya
  • Setelah menyentuh sampah
  • Atau saat tangan terlihat atau terasa kotor

Dibandingkan dengan hand sanitizer, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik lebih efektif dalam membasmi kuman, terutama pada virus flu yang terdapat dalam lendir yang basah. Jika tidak tersedia tempat cuci tangan, untuk sementara waktu hand sanitizer bisa dipakai, dengan menggosok cairan berbahan alkohol tersebut di seluruh telapak tangan dan punggung tangan minimal 30 detik.

[HNS/RN]

0 Komentar

Belum ada komentar