Sukses

Penyebab Gangguan Kecemasan Sering Muncul di Malam Hari

Umumnya, gangguan kecemasan lebih sering muncul pada malam hari. Apa, ya, penyebabnya?

Klikdokter.com, Jakarta Sebetulnya kecemasan adalah kondisi emosi normal yang ditandai dengan perasaan gugup dan khawatir pada situasi tertentu. Umumnya, gangguan kecemasan lebih sering muncul pada malam hari. Kira-kira, apa penyebabnya?

Penyebab kecemasan sering muncul di malam hari

Gangguan kecemasan umum (generalized anxiety disorder atau GAD) yang menyergap pada malam hari bisa mengganggu waktu tidur karena pikiran dipenuhi kekhawatiran.

Terdapat beberapa uji klinis dalam jurnal “Einstein (São Paulo)” tahun 2012 yang menyebut, kurang tidur dapat memicu kecemasan. Ada pula studi dalam “Journal of Psychiatric Research” tahun 2009 yang mengutarkan bahwa gangguan kecemasan berhubungan dengan menurunnya kualitas tidur.

Menurut Anxiety and Depression Association of America (ADAA), lebih dari 50 persen orang dewasa mengaku bahwa gangguan kecemasan yang mereka alami memengaruhi kualitas tidur. Keadaan ini seperti membentuk lingkaran setan, karena gangguan kecemasan bisa disebabkan oleh kekurangan waktu tidur dan kemunculannya juga membuat penderitanya susah tidur.

Gejala gangguan kecemasan

Gangguan kecemasan yang muncul di malam hari memiliki gejala seperti pada umumnya, seperti:

  • Tiba-tiba merasa takut dan panik
  • Merasa sangat gelisah dan sulit tidur
  • Ingin marah dan merasa sedih secara bersamaan
  • Menjadi sangat waspada atau siaga

Tidak hanya itu, menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, saat Anda mengalami gangguan kecemasan, terjadinya peningkatan hormon adrenalin dan kortisol di dalam tubuh juga bisa menimbulkan gejala fisik berupa:

  • Jantung berdebar-debar
  • Napas menjadi lebih cepat 
  • Nyeri dada
  • Sakit kepala
  • Keluar keringat lebih banyak
  • Perasaan melayang seperti ingin pingsan
  • Muncul rasa menggelitik pada perut 
  • Otot-otot tubuh menjadi tegang

Pada beberapa kasus, penderitanya mungkin bisa terbangun dari tidur akibat serangan panik pada halam hari (nokturnal). Serangan panik nokturnal ini memiliki tanda dan gejala yang sama dengan serangan panik secara umum, hanya saja muncul saat Anda sedang tidur. Bila ini terjadi, mungkin akan lebih sulit untuk bisa tertidur lagi.

1 dari 2 halaman

Tips mengatasi gangguan kecemasan

Dalam banyak kasus, mengobati gangguan cemas memerlukan pendekatan ganda. Baik psikoterapi dan obat-obatan, keduanya dapat digunakan secara kombinasi untuk mendapatkan hasil terbaik.

Obat yang paling sering diresepkan adalah benzodiazepin, yang hanya boleh dikonsumsi atas anjuran dokter.

Suplemen yang mengandung passionflower, kava, L-lysine, dan L-arginine juga dapat membantu mengendalikan kemunculan perasaan cemas. Namun sebelum mengonsumsinya, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter agar tidak menimbulkan efek samping yang merugikan.

Selain dengan terapi obat-obatan dari dokter, dr. Astrid juga menganjurkan Anda untuk melakukan langkah-langkah di bawah ini untuk mengatasi serangan cemas:

  • Tarik napas yang dalam secara perlahan. Embuskan dengan perlahan.
  • Ingatkan diri sendiri bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya.
  • Cari kegiatan yang mampu membuat Anda melupakan kecemasan, entah itu beribadah, olahraga, bermain dengan hewan peliharaan, dan lain-lain.
  • Memiliki pola tidur sehat yang bisa didapat lewat: olahraga rutin, memiliki jadwal tidur teratur setiap hari, hindari konsumsi kafein sebelum tidur, mematikan semua perangkat elektronik, dan ciptakan kamar tidur yang nyaman untuk beristirahat.

Selain itu, ada pula beberapa kondisi medis yang dapat memunculkan gejala kecemasan, meliputi: penyakit jantung, hipertiroidisme, diabetes, nyeri kronis, dan beberapa jenis tumor otak.

Jika berdasarkan pemeriksaan kondisi medis di atas adalah biang kerok kemunculan gangguan kecemasan yang Anda alami, dokter akan fokus pada penanganan penyakit terlebih dulu.

Kecemasan konstan yang bikin sulit tidur di malam hari bisa memengaruhi kualitas hidup. Pada sebagian orang, kecemasan yang sering muncul pada malam hari bisa sebabkan insomnia. Insomnia kronis dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh, termasuk meningkatnya risiko kondisi jantung, depresi, serta kecelakaan. Bijaknya memang periksakan kondisi Anda ke dokter atau psikiater, sehingga bisa diketahui penyebab dan cara mengatasinya sebelum memburuk.

(RN)

0 Komentar

Belum ada komentar