Sukses

Kanker Payudara HER2 Positif, Bisakah Disembuhkan?

Meski kanker payudara tipe HER2 positif lebih agresif dibandingkan tipe lainnya, bukan berarti tidak ada terapi untuk menyembuhkannya.

Klikdokter.com, Jakarta Layaknya kanker jenis lain, kanker payudara pun memiliki banyak jenis. Salah satu yang termasuk ganas dan mematikan adalah kanker payudara dengan status HER2 positif. Kanker ini cukup ditakuti karena sifat selnya yang agresif. Namun, bisakah kanker payudara HER2 positif ini disembuhkan?

Apa itu status HER2 positif?

Kanker payudara tipe HER2 positif adalah tipe kanker payudara di mana hasil pemeriksaan menunjukkan adanya peningkatan protein human epidermal growth factor receptor 2 atau HER2.

Normalnya, protein HER2 berfungsi mengontrol kinerja sel-sel payudara yang sehat. Mulai dari pertumbuhan, pembelahan, hingga perkembangan dan perbaikan sel-sel tersebut saat mengalami kerusakan.

Saat payudara mengalami kanker, terjadi perubahan atau mutasi pada gen yang mengatur produksi dan kinerja protein HER2 tersebut. Hal ini memicu tubuh memproduksi protein HER2 terlalu banyak.

Hal ini akan mengakibatkan sel payudara tumbuh dan membelah tak terkendali. Proses inilah yang kemudian menyebabkan timbulnya pertumbuhan jaringan kanker. Pertumbuhan ini bersifat ganas dan dapat membahayakan bagi tubuh si penderita.

Sebanyak 1 dari 5 kasus kanker payudara ditemukan berstatus HER2 positif. Meski kanker tipe HER2 positif ini dinyatakan lebih agresif dan berbahaya dibandingkan tipe kanker payudara lainnya, bukan berarti tidak ada terapi yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

Ada beberapa langkah penting untuk dapat menangani kasus kanker payudara HER2 positif agar didapatkan kesembuhan yang maksimal.

Pemeriksaan dan terapi kanker payudara HER2 positif

Sama seperti kanker payudara umumnya, pasien akan diperiksa gejala-gejala umum, seperti adanya benjolan di payudara, perubahan tekstur kulit, keluarnya nanah dari puting, dan sebagainya.

Selain itu, ada beberapa tes yang spesifik dilakukan untuk dapat mendeteksi adanya peningkatan protein HER2 pada pasien terdiagnosis kanker payudara.

Ada empat jenis tes yang kini tersedia untuk deteksi HER2, yaitu:

  • IHC (Immuno Histo Chemistry) test
  • FISH (Fluoroscence In Situ Hybridization) test
  • SPoT-Light HER2 CISH (Subtraction Probe Technology Chromogenic In Situ Hybridization) test
  • Inform HER2 Dual ISH (Inform Dual In Situ Hybridization) test

Masing-masing pemeriksaan itu memiliki interpretasi masing-masing dan penting untuk mengetahui pemeriksaan mana yang perlu Anda lewati agar hasilnya akurat. Hasil dari masing-masing tes ini juga akan membantu dokter dalam menentukan terapi apa yang tepat sebagai pilihan untuk menangani kanker payudara HER2 yang dialami.

Kanker payudara HER2 positif tidak terlalu sensitif terhadap terapi hormon, meski tetap dapat memberikan efek terapetik bagi penderita. Oleh karena itu, dipilih terapi yang secara spesifik menyasar protein HER2 agar hasil pengobatan lebih optimal dan efektif.

Terapi dengan sifat spesifik HER2 ini terbilang sangat efektif dan dapat meningkatkan angka kesembuhan dengan signifikan. Terapi tersebut termasuk di antaranya adalah obat seperti Lapatinib, Neratinib, Pertuzumab, Trastuzumab, dan Ado-trastuzumab emtansine.

Tak hanya itu, terdapat juga beberapa jenis terapi lain yang sedang dalam tahap pengembangan. Diharapkan, terapi baru ini dapat menambah pilihan terapi yang efektif untuk mengatasi kanker ganas ini.

Meski ganas dan mematikan, kanker payudara HER2 positif tetap dapat disembuhkan, terutama bila dideteksi pada stadium awal. Untuk itu —terutama untuk para wanita— jangan lupa untuk mengecek payudara rutin dengan SADARI (periksa payudara sendiri) di rumah. Bila Anda menemukan kejanggalan pada payudara, jangan ragu untuk periksa ke dokter.

[HNS/ RH]

1 Komentar

  • kalo saya makan yang amis daging telur ikan mata saya keluar belek lutut kereot, leher kalo napas bunyi kerot,,kalo lagi kumat batuk bulan oktober itu kerasa saya banget sampe kerasa sakit tulang kebawah ketiyak pinggul pegel paha linu sakit apa saya dok saya did merako keluar saya tida meroka kalo tetanga peroko berat saya kerja potong bahan ditukang jahit pakayan ko tulang belakang jarang kumat salama saya makan obat kalsiyum dan pitamin c saya uda berhenti kerja udah setahun saya kaga