Sukses

Tren Kopi Susu Gandum, Benarkah Lebih Sehat?

Kopi susu gandum, atau kopi yang dicampur dengan susu gandum atau oat milk, diklaim lebih sehat dibandingkan dengan kopi susu biasa. Bagaimana faktanya?

Klikdokter.com, Jakarta Kopi susu gandum mulai menjadi salah satu tren terbaru yang digemari kaum milenial.  Saat ini, tren baru ini digadang-gadang sebagai minuman yang lebih baik untuk kesehatan. Ayo, kenali lebih jauh dan temukan fakta sehat di balik tren ini.

Susu gandum lebih sehat?

Kopi ini dibuat dari susu gandum atau yang biasa dikenal dengan oat milk. Susu gandum itu sendiri diolah dari gandum atau oat yang diblender dengan air, lalu disaring. Susu ini sering dijadikan alternatif bagi mereka yang tidak bisa mengonsumsi susu sapi atau yang menjalani diet vegan.

Bila dibandingkan dengan jenis susu lainnya, susu gandum merupakan susu yang bebas laktosa, kacang-kacangan, dan keledai. Hal ini menjadikannya sebagai pilihan yang aman bagi mereka yang alergi terhadap susu atau kacang-kacangan dan yang mengalami intolerasi laktosa.

Kelebihan tersebut membuat susu gandum dianggap lebih sehat dibandingkan dengan susu sapi biasa. Tapi, apakah kelebihan itu saja sudah cukup untuk menjadikannya sebagai pilihan yang lebih baik?

Nutrisi susu sapi vs susu gandum

Jawaban atas pertanyaan bagus di atas penting untuk digali lebih jauh. Jadi, mari bandingkan kandungan nutrisi kedua susu ini.

Faktanya, apabila dibandingkan dengan susu sapi, susu gandum menyediakan kandungan nutrisi yang lebih sedikit.

Bahkan, sebagian besar dari kandungan nutrisi yang ada pada susu gandum merupakan zat gizi yang ditambahkan dalam proses pembuatan, suatu proses yang dikenal dengan istilah fortifikasi.

Segelas susu sapi biasanya mengandung berbagai zat gizi penting –seperti protein, kalsium, vitamin D, vitamin A, fosfor, vitamin B12, riboflavin, asam pantotenik, dan niasin, sedangkan segelas susu gandum murni umumnya mengandung kalsium, vitamin D, vitamin A, riboflavin dan besi.

Selain besi, kandungan zat gizi dalam susu gandum umumnya ditambahkan –seperti yang sudah disampaikan sebelumnya. Sedangkan, apabila susu sapi ditambahkan vitamin A dan D, kandungan nutrisi lainnya sudah terdapat secara alami pada susu sapi.

Selain mengandung nutrisi yang telah disebutkan di atas, susu sapi juga mengandung protein dua kali lebih banyak dibandingkan dengan susu gandum. Protein merupakan zat gizi yang penting untuk membangun massa otot. Mendapatkan protein dalam jumlah yang cukup juga dapat membantu seseorang merasa kenyang.

Pada susu sapi terdapat kandungan 8 gram protein dalam setiap kira-kira 200 ml susu. Bagaimana dengan susu gandum? Ternyata hanya terdapat 4 gram protein dalam susu gandum untuk takaran susu yang sama.

Tapi, tentu saja Anda harus selalu memeriksa kandungan label yang terdapat pada kemasan susu.

Susu sapi mengandung protein yang berkualitas tinggi, yang berarti dalam setiap gelas susu sapi terdapat asam amino esensial. Seperti kebanyakan sumber protein nabati lainnya, susu gandum kurang mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh.

Asam amino esensial ini merupakan jenis protein yang diperlukan dari makanan, karena tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri.

Terkait jumlah karbohidrat yang terkandung, susu gandum murni dapat mengandung hingga 24 gram karbohidrat, sedangkan susu sapi hanya mengandung 12 gram karbohidrat. Beberapa jenis dari susu gandum dapat mengandung tambahan gula, yang akan menambahkan jumlah kalori total dari susu gandum itu sendiri.

Jadi, jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang muncul kini sudah terjawab. Susu gandum memang memiliki kelebihan tersendiri. Meski demikian, dengan proses yang lebih sedikit, lebih alami, dan kandungan zat gizi yang lebih banyak tentunya susu sapi masih menjadi pilihan yang lebih sehat. Hanya sedikit dari susu lainnya yang dapat menyamai kandungan yang terdapat pada susu sapi.

(RH)

0 Komentar

Belum ada komentar