Sukses

Penyebab Benjolan pada Siku

Jika menemukan benjolan pada siku, jangan pernah sepelekan kondisi tersebut. Yuk, ketahui penyebabnya lewat artikel ini.

Klikdokter.com, Jakarta Siapa yang pernah menyangka bahwa siku bisa mengalami masalah berupa sebuah benjolan. Masalah kesehatan ini bisa jadi sering luput dari perhatian banyak orang. Padahal, kondisi ini sama sekali tidak boleh disepelekan. 

Jika mengalami benjolan pada siku, kebanyakan orang dapat mengobatinya dengan obat bebas atau istirahat. Tapi, kondisi yang mendasarinya –seperti radang sendi, dapat menyebabkan kerusakan jaringan permanen jika tidak ditangani dengan tepat.

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, benjolan pada siku dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti infeksi, kista ataupun tumor. 

“Untuk menentukan penyebabnya, perlu dilakukan wawancara medis yang lengkap dan pemeriksaan langsung untuk melihat bentuk benjolan tersebut,” jelas dr. Dyan Mega.

Penyebab benjolan pada siku

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan munculnya benjolan pada siku Anda:

  1. Eksim

Eksim atau dikenal juga sebagai dermatitis atopik, merujuk pada kondisi inflamasi kulit yang menyebabkan ruam merah dan gatal pada kulit. Ruam ini dapat muncul sebagai benjolan kecil, termasuk pada siku.

Meskipun eksim dapat memengaruhi area kulit mana pun, tapi biasanya muncul pada lengan, belakang lutut, tangan, kaki, dan wajah. Selain itu, eksim juga dapat memengaruhi siku, tetapi ini lebih khas pada bayi.

Kombinasi faktor genetik dan lingkungan dapat menyebabkan seseorang terkena eksim. Eksim dapat berkembang bersamaan dengan alergi makanan dan pernapasan, serta asma.

  1. Psoriasis

    Psoriasis adalah sebuah peradangan kronis pada kulit. Orang-orang yang memiliki psoriasis akan mengembangkan plak bersisik yang berwarna merah muda atau putih pada area siku, lutut, punggung bawah, dan wajah.

    Beberapa gejala psoriasis lainnya, termasuk:

    • Bercak merah muda di lipatan tubuh, yang dikenal sebagai psoriasis terbalik
    • Nyeri atau pembengkakan sendi, yang dikenal sebagai artritis psoriatik
    • Perubahan pada kuku, yang dikenal sebagai psoriasis kuku
  1. Rheumatoid artritis

    Rheumatoid arthritis (RA) adalah gangguan autoimun yang menyebabkan pembengkakan menyakitkan pada bagian sendi, seperti:

    • Siku
    • Pergelangan tangan
    • Jari
    • Lutut
    • Pergelangan kaki
    • Jari kaki

    Jika seseorang tidak menerima perawatan dengan tepat, peradangan dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan memengaruhi bentuk sendi. Orang yang menderita RA juga dapat mengembangkan nodul reumatoid, yaitu sebuah benjolan bundar di bawah kulit.

  1. Osteoartritis

    National Institute on Aging menyatakan bahwa osteoartritis adalah bentuk radang sendi yang paling umum terjadi pada orang lanjut usia.

    Hilangnya tulang rawan –jaringan yang terletak pada bertemunya dua tulang untuk membentuk sendi– mencirikan kondisi tersebut. Tulang rawan bertindak sebagai bantalan dan menyediakan pelumasan untuk sendi. 

    Namun, penggunaan sendi yang berulang-ulang, pada akhirnya dapat merusak tulang rawan itu sendiri, sehingga menyebabkan nyeri sendi dan pembengkakan. Osteoartritis dapat memengaruhi siku, tangan, lutut, pinggul, dan tulang belakang.

    Gejala osteoartritis meliputi:

    • Nyeri dan kekakuan pada persendian
    • Sendi tender
    • Mobilitas menurun
    • Crepitus atau suara retak saat menggerakkan sendi
  1. Lipoma

    Lipoma adalah pertumbuhan lemak yang lembut dan tidak bersifat ganas di bawah kulit. Biasanya, seorang dokter yang berpengalaman dapat dengan mudah mengidentifikasi lipoma pada pemeriksaan fisik.

    Dokter juga dapat mengaitkan lipoma dengan gangguan tertentu, riwayat keluarga, dan trauma. Lipoma bisa hanya berukuran kecil atau tumbuh hingga berukuran yang cukup besar.

    Lipoma biasanya tidak memiliki gejala yang jelas. Jika menyakitkan saat disentuh, bisa jadi itu merupakan varian spesifik yang dikenal sebagai angiolipoma. Jenis ini biasanya tumbuh perlahan, lembut, dan bergerak licin di bawah kulit.

  1. Dermatitis herpetiformis

    Dermatitis herpetiformis adalah suatu kondisi autoimun kronis yang menyebabkan timbulnya benjolan-benjolan berisi cairan yang gatal pada kulit. Benjolan-benjolan tersebut biasanya timbul pada area-area, seperti:

    • Siku
    • Lutut
    • Pantat
    • Punggung bawah

    Orang dapat mengembangkan dermatitis herpetiformis sebagai akibat faktor genetik dan lingkungan. Gluten adalah pemicu umum terkait kondisi ini.

Itulah beragam penyebab benjolan pada siku. Kini, Anda jadi tahu mengapa sama sekali tidak boleh menyepelekannya karena penyebabnya bisa jadi merupakan kondisi medis yang cukup berbahaya. Sebaiknya, segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalaminya.

[MS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar