Sukses

Penyebab Artritis yang Sering Diabaikan

Deteksi dini artritis adalah langkah awal untuk kualitas hidup yang baik. Jangan abai, kenali penyebab dan gejalanya sebelum terlambat!

Klikdokter.com, Jakarta Radang sendi atau dikenal medis dengan sebutan artritis adalah gangguan kesehatan yang bisa menyerang siapa saja, baik lansia maupun anak-anak. Meski demikian, keluhan yang menyerang sendi seluruh tubuh ini juga bisa terjadi pada segala usia termasuk anak-anak.

Artritis diartikan sebagai suatu kondisi kesehatan yang melibatkan peradangan pada sendi-sendi di tubuh.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), sebanyak 54,4 juta orang dewasa di Amerika Serikat terdiagnosis mengalami kondisi tersebut. Di mana, 23,7 persen di antaranya telah mengalami keterbatasan untuk bergerak.

Gejala artritis

Artritis menyebabkan gejala yang bervariasi, tergantung bagian sendi yang terkena. Secara umum, kondisi ini membuat penderita merasakan nyeri sendi, kekakuan, pembengkakan, dan keterbatasan pada anggota gerak tubuh.

Tidak hanya itu, artritis juga mungkin menyebabkan kulit kemerahan di sekitar sendi yang mengalami peradangan. Seluruh gejala yang terjadi akibat artritis dirasakan lebih parah saat pagi hari, setelah bangun tidur.

Dalam kasus rheumatoid artritis (RA), penderita juga mungkin merasa mudah lelah dan kehilangan nafsu makan. Ini karena kondisi tersebut disebabkan oleh aktivitas sistem kekebalan yang menyerang sel-sel tubuh sendiri.

Pada beberapa kasus, penderita rheumatoid artritis juga mungkin mengalami anemia (kurang darah) dan demam. Jika penderita tidak segera mendapatkan pengobatan yang tepat, terjadinya kelainan bentuk sendi tidak bisa dihindari lagi.

Penyebab artritis

Tidak ada penyebab tunggal dari artritis atau radang sendi. Kondisi ini disebabkan oleh keadaan yang sangat bervariasi, sesuai dengan jenis atau bentuk radang sendi itu sendiri.

Sebagian besar kejadian artritis berkaitan dengan kombinasi beberapa faktor. Tetapi, ada juga yang tidak memiliki penyebab jelas dan sulit diprediksi dalam kemunculannya.

Kemungkinan penyebab munculnya artritis, di antaranya:

  • Cedera

Cedera yang melibatkan sendi dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pada sendi tersebut. Apabila yang terjadi adalah cedera berat, bagian dalam rongga sendi mungkin akan mengalami perdarahan.

Kondisi tersebut menyebabkan munculnya rasa nyeri dan kemerahan pada sendi yang terkena. Selain itu, sendi tersebut juga terasa hangat bila dipegang dan menjadi sulit digerakkan.

  • Metabolisme abnormal

Gout adalah salah satu jenis radang sendi yang terkait erat dengan pola makan. Pasalnya, kondisi ini terjadi akibat peningkatan kadar asam urat yang merupakan hasil metabolisme makanan tinggi purin.

Anda bisa mengalami artritis gout apabila hobi mengonsumsi seafood, anggur merah dan daging. Ini karena makanan-makanan tersebut tinggi akan kandungan purin.

Bagaimana dengan sayuran? Bukankah beberapa jenis sayuran juga mengandung tinggi purin? Sayuran dan asupan nabati lainnya yang mengandung purin tingkat tinggi tidak terlalu signifikan dalam memperburuk kadar asam urat.

  • Genetik

Kombinasi gen tertentu dari ayah dan ibu dapat menyebabkan timbulnya artritis pada anak maupun remaja.

Risiko bisa semakin tinggi apabila terdapat faktor-faktor tambahan, seperti cedera, infeksi, kebiasaan merokok dan pekerjaan terkait aktivitas fisik berlebihan.

  • Infeksi

Sendi bisa mengalami infeksi, sehingga fungsinya terganggu. Salah satu jenis artritis yang terjadi akibat infeksi adalah lyme. Penderita penyakit lyme akan mengalami demam, flu, kelelahan, kekakuan, dan nyeri otot.

  • Autoimun

Pada kondisi autoimun, sistem kekebalan yang seharusnya melindungi tubuh dari kuman berbahaya malah menyerang organ-organ sendiri. Beberapa jenis artritis yang terjadi akibat autoimun, misalnya rheumatoid artritis dan systemic lupus erythematosus (SLE).

Jangan anggap sepele artritis, apapun jenisnya. Penyakit ini memang memberikan gejala awal yang terkesan tidak berbahaya. Namun, jika dibiarkan tanpa pengobatan, artritis sangat mungkin mengganggu fungsi sendi dan membuat Anda kesulitan bergerak. Anda tidak ingin ketinggalan momen berharga gara-gara kesulitan bergerak akibat mengalami artritis, bukan?

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar