Sukses

Jangan Asal! Ini Cara Menyisir yang Benar untuk Mencegah Rambut Rusak

Menyisir adalah proses penting perawatan rambut. Jangan asal-asalan, ini cara menyisir yang benar untuk mencegah rambut rusak.

Klikdokter.com, Jakarta Menyisir adalah salah satu proses penting dan paling mudah dalam hal perawatan rambut. Namun jika dilakukan asal-asalan, rambut malah bisa rontok. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yuk, ketahui cara menyisir yang benar untuk mencegah rambut rusak.

Dilansir dari Well and Good, dermatolog Lily Talakoub asal Amerika Serikat mengatakan, kesalahan dalam menyisir rambut dapat berpotensi mengganggu folikel kulit kepala dan berujung pada penipisan rambut. 

Pilih dulu sisir yang tepat

Soal menyisir rambut, pertama-tama yang harus diperhatikan adalah jenis sisir yang dipakai. Pemilihan sisir yang tepat akan mendukung proses pemeliharaan rambut.

Menurut para ahli, jenis sisir terbaik adalah sisir dengan bulu halus. Sisir jenis ini dapat mengambil sebum (minyak yang berfungsi melindungi elemen rambut dan mengatur keseimbangan kelembapan) dari kulit kepala, sehingga bisa terdistribusi ke batang rambut agar tetap sehat dan tidak kering.

Biasanya, orang-orang dengan keluhan rambut lepek di bagian atas (dekat kulit kepala) adalah orang yang jarang menyisir rambut. Sebum terperangkap di rambut dekat kulit kepala dan tidak terdistribusi hingga ujung rambut.

Hindari menggunakan sisir dengan bulu dari plastik karena dapat merusak rambut dan kulit kepala.

Selain sisir berbulu lembut, Anda juga dianjurkan untuk memiliki sisi bergigi lebar. Tujuannya adalah untuk meminimalkan kerontokan rambut saat sedang menyisir, terutama dalam keadaan basah. 

Perlu Anda ketahui, rambut yang basah lebih rapuh ketimbang saat kering. “Hal ini dikarenakan kutikula rambut yang sedikit terangkat,” ujar dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc(Hons), dari KlikDokter.

Ia melanjutkan, menyisir rambut saat basah dan mengeringkan rambut dengan handuk dengan agresif membuat rambut mudah rontok.

“Sebaiknya sisir dulu rambut sebelum keramas agar tidak terlalu kusut,” kata dr. Jesslyn menyarankan.

1 dari 2 halaman

Cara menyisir rambut berdasarkan jenis rambut

Lain jenis rambut, lain pula cara menyisirnya. Agar rambut tetap sehat sesuai dengan jenis rambut, berikut ini adalah panduan cara menyisirnya dengan benar.

  • Rambut keriting

Pemilik rambut keriting harus menyisir rambutnya dengan sisir bergigi lebar yang dirancang untuk merapikan rambut yang kusut. Setelah keramas, rambut baru boleh disisir saat sudah setengah kering.

Saat mengaplikasikan kondisioner setelah keramas, jangan lupa untuk memisahkan helaian rambut yang menyatu supaya tidak kusut.

  • Rambut ikal 

Beda dengan jenis rambut lainnya, rambut ikal memiliki elastisitas yang lebih tinggi. Oleh sebab itu, para ahli tidak menganjurkan pemilik rambut ikal untuk menyisir terlalu sering.

Apabila terlalu sering disisir, rambut akan meregang dan justru membuatnya kaku. Selain itu, batang rambut yang mengalami terlalu banyak gesekan akan rentan patah.

Untuk meminimalkan gesekan, gunakan sisir bergigi lebar dan aplikasikan kondisioner tanpa bilas (leave-in conditioner) saat menyisir rambut.

  • Rambut bergelombang

Beda dengan rambut ikal, rambut jenis ini memiliki tekstur lurus di bagian atas kepala sampai tengah batang rambut. Makin ke bawah, teksturnya mulai menekuk dan bergelombang.

Jenis sisir yang cocok untuk rambut bergelombang adalah sisir bergigi lebar yang giginya terbuat dari kayu.

Pemilik rambut bergelombang tidak dianjurkan untuk terlalu sering mencuci rambut—cukup tiga kali seminggu. Pilih sampo yang bebas sulfat, yang berbahan ringan untuk mencegah terjadinya iritasi di kulit kepala yang sensitif.

  • Rambut lurus

Pemilik rambut lurus mungkin tak perlu sering-sering menyisir rambutnya, karena secara alami rambut sudah tampak rapi. Namun, agar sebum terdistribusi dengan baik dan ujung rambut tidak kering, rambut perlu disisir secara perlahan.

Menyisir rambut yang lurus tak perlu berulang-ulang. Semakin disisir berkali-kali, makin banyak rambut yang rapuh dan rontok.

Sisir rambut sebelum tidur

Ditambahkan oleh dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, menyisir rambut terutama sebelum tidur akan membuat rambut lebih sehat.

“Kulit kepala memproduksi minyak alami. Nah, menyisir rambut saat kering akan mendistribusikan minyak alami tersebut ke sepanjang batang rambut. Jika dilakukan sebelum tidur, maka itu bisa menstimulasi kulit kepala dan folikel rambut, serta merangsang pertumbuhannya,” jelasnya.

Itulah cara menyisir yang benar untuk mencegah rambut rusak. Jadi, jangan asal-asalan menyisirnya lagi, ya! Selain itu, rawat rambut dengan menghindari mencuci rambut dengan air yang terlalu panas dan kurangi pemakaian alat penata rambut yang mengeluarkan panas, produk rambut yang mengandung bahan kimia, dan tidak mengikat rambut terlalu kencang.

(RN)

0 Komentar

Belum ada komentar