Sukses

Kenali Lebih Dekat Dampak Obesitas terhadap Kesehatan

Obesitas merupakan kondisi yang bisa memberikan dampak negatif terhadap kesehatan. Apa saja itu? Yuk, kenali lebih dekat lewat artikel ini.

Klikdokter.com, Jakarta Obesitas merupakan salah satu kondisi kesehatan yang angka kejadiannya di seluruh dunia terus meningkat, tidak terkecuali di Indonesia. Padahal, obesitas dapat memberikan berbagai dampak yang tidak baik terhadap kesehatan Anda. Memangnya, apa saja dampaknya terhadap kesehatan? Mari mengenalinya lebih dekat lewat artikel ini.

Disebabkan lemak berlebih

Obesitas adalah masalah kesehatan akibat adanya akumulasi lemak yang berlebih di dalam tubuh. Keadaan ini terjadi karena tubuh menyimpan energi yang berlebih dalam bentuk lemak. Energi yang berlebih tersebut biasanya berasal dari energi makanan yang tidak digunakan dalam proses metabolisme tubuh.

Ketidakseimbangan penggunaan energi tubuh ini dapat disebabkan oleh banyak hal, yang mencakup faktor genetik dan faktor lingkungan. 

Salah satu faktor lingkungan yang diduga paling berperan dalam menimbulkan obesitas adalah menjalani pola hidup yang kurang aktif. Misalnya, tidak melakukan aktivitas fisik secara rutin serta mengonsumsi makanan yang berkalori tinggi seperti minyak, gula, dan pati.

Lalu, bagaimana cara untuk mengetahui apakah Anda tergolong mengalami obesitas? Salah satunya adalah dengan menghitung indeks massa tubuh (IMT) Anda, yaitu dengan membagi berat badan (dalam kilogram) dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter kuadrat). 

Jika hasil perhitungan IMT Anda di atas atau sama dengan 25 kg/m2, maka Anda dapat dikategorikan telah mengalami obesitas. Hal ini berdasarkan klasifikasi IMT dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), khususnya untuk wilayah Asia Pasifik.

Dampak buruk obesitas terhadap kesehatan

Obesitas telah lama diketahui dapat berdampak buruk pada kesehatan. Sebab, kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit tertentu, seperti: 

Selain penyakit-penyakit di atas, obesitas juga dapat menyebabkan gangguan pada sendi atau nyeri punggung, serta gangguan kesehatan jiwa seperti depresi, gangguan tidur seperti sleep apnea, hingga penurunan kualitas hidup.

1 dari 2 halaman

Obesitas dapat dihindari

Membawa bahaya terhadap kesehatan yang begitu banyak, tetapi sebenarnya obesitas bisa dengan mudah dihindari. Kuncinya adalah dengan menjaga keseimbangan antara energi yang dikonsumsi dengan energi yang digunakan oleh tubuh. 

Untuk melakukan hal tersebut, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan.

  • Mengatur pola makan

Pertama-tama, perhatikan apa yang Anda konsumsi. Hindari mengonsumsi makanan yang berkalori tinggi seperti roti putih, gula pasir, makanan berlemak, gorengan, minuman bersoda, serta minuman yang memiliki kandungan gula tinggi seperti bubble tea  atau minuman kemasan dengan tambahan gula lainnya.

Pilihlah makanan yang proses olahannya minimal, seperti nasi merah atau roti gandum. Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi buah dan sayur sesuai rekomendasi harian. 

Pilihlah buah segar dan hindari buah yang telah mendapatkan tambahan gula, seperti jus buah atau buah kalengan. Untuk sayuran, Anda dapat memadukan beberapa jenis sayur dan membuat salad sendiri di rumah.

Selain itu, porsi makanan Anda juga harus dibatasi agar energi yang dihasilkan dari makanan tidak melebihi jumlah energi yang digunakan untuk metabolisme tubuh. Meskipun Anda mengonsumsi makanan yang sehat, obesitas tetap dapat terjadi apabila porsi makannya berlebih.

  • Jangan malas berolahraga

Olahraga dan aktivitas fisik sebaiknya juga tidak dilupakan. Lakukan aktivitas tersebut setidaknya 30 menit sehari, dengan frekuensi minimal 5 kali seminggu. Olahraga dapat membantu membakar kalori dalam proses metabolisme tubuh, sehingga energi berlebih yang didapat dari makanan tidak disimpan menjadi lemak di dalam tubuh.

Dengan begitu banyaknya dampak buruk obesitas terhadap kesehatan, Anda diharapkan bisa melakukan dua upaya pencegahan di atas agar tubuh tetap sehat, bugar, sehingga bebas dari penyakit. Percayalah, lebih baik mencegahnya sebelum terlambat.

[MS/RN]

4 Komentar