Sukses

Atasi Ketombe dengan Jeruk Nipis, Mitos atau Fakta?

Jeruk nipis sudah lama dipercaya bisa mengatasi munculnya ketombe di rambut. Namun sebenarnya, itu mitos atau fakta, ya?

Klikdokter.com, Jakarta Meski bukan masalah serius, memiliki ketombe di kepala tentu sangat menyebalkan. Bisa sebabkan gatal, tapi kalau makin digaruk serpihan putih makin tersebar di rambut dan berjatuhan ke bahu. Nah, jeruk nipis sudah lama dipercaya ampuh mengatasi masalah ketombe. Namun, ini mitos atau fakta, ya?

Ketombe, kok, bisa muncul?

Selain pengelupasan kulit mati di kepala, penyebab lain yang sering memicu rambut berketombe adalah infeksi jamur dan dermatitis seboroik.

"Seseorang yang berketombe sering mengeluh rasa gatal di kulit kepala, terutama bila sedang berkeringat dan berada di cuaca yang panas. Rasa gatal itu akan menyebabkan penderita kerap menggaruk kulit kepala dan mengakibatkan lepasnya sisik (skuama) yang sering dilihat sebagai ketombe dan menempel pada batang rambut," ungkap dr. Nadia Octavia dari KlikDokter.

Masih menurut dr. Nadia, terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko munculnya ketombe, yaitu:

  • Produksi minyak di kulit kepala yang berlebih. Beberapa faktor yang memicu hal tersebut antara lain faktor keturunan, konsumsi makanan tinggi lemak, iklim atau cuaca, stres, usia (misalnya usia pubertas), serta obat-obatan tertentu.
  • Peningkatan flora normal kulit. Faktor-faktor yang bisa meningkatkan flora normal kulit misalnya kebersihan kulit yang buruk, penyakit kronis, dan obat-obatan tertentu.
  • Kulit kepala yang sensitif.
1 dari 3 halaman

Benarkah jeruk nipis bisa membantu mengatasi ketombe?

Selain sampo, mengoleskan air jeruk nipis di kulit kepala dipercaya dapat mengatasi masalah ketombe. Pertanyaannya: apakah ini benar atau hanya kepercayaan belaka?

Dari beberapa penelitian, yang bisa membantu mengatasi ketombe sebenarnya adalah ekstrak dari jeruk nipis. Ekstrak ini biasanya sudah ditambahkan di dalam kandungan sampo. 

"Dari sekian banyak penelitian, ditemukan bahwa sebenarnya yang bisa membantu mengatasi masalah ketombe adalah ekstrak jeruk nipis. Sejauh ini, belum ada yang menyebutkan bahwa jeruk nipis mempunyai efek baik saat dioleskan langsung ke kepala," ujar dr. M. Dejandra Rasnaya dari KlikDokter

"Mungkin yang menjadi pemahaman banyak orang bahwa kandungan vitamin C yang merupakan antioksidan pada jeruk nipis bagus untuk kulit. Banyak orang langsung mengaitkannya juga dengan kulit kepala," ia melanjutkan.

Selain vitamin C, jeruk nipis juga memiliki kandungan lain, yakni asam sitrat. Kandungan ini dipercaya bisa mengangkat sel-sel kulit mati di tubuh. Sebagaimana diketahui, ketombe bisa terjadi karena adanya sel-sel kulit mati yang berganti di kepala.

"Asam sitrat dalam jeruk nipis berguna untuk eksfoliasi, yaitu mengangkat sel-sel kulit mati. Akan tetapi, efektivitasnya tidak bisa dijamin kalau dioleskan langsung ke kulit kepala," tegas dr. Dejandra.

2 dari 3 halaman

Penggunaan sampo dan cara lain

Sampai saat ini, penggunaan sampo masih menjadi cara ampuh untuk mengatasi ketombe. Beberapa kandungan pun dapat ditambahkan dalam sampo yang ditujukan khusus untuk mengatasi ketombe.

“Misalnya, kandungan antijamur, seperti zinc pyrithione, selenium sulfide, atau ketoconazole dalam sampo ketombe yang disebabkan oleh jamur. Biasanya, sampo dengan kandungan ketoconazole lebih efektif dibandingkan zinc pyrithione,” tutur dr. Bobtriyan Tanamas dari KlikDokter.

"Selain itu, selenium sulfide juga sering dipakai dalam kandungan sampo. Pemakaian yang dianjurkan adalah 2-3 kali dalam seminggu selama minimal 1 bulan. Setelah rambut dibasahi dan diberikan sampo, diamkan selama 5 menit, setelah itu bilas," saran dr. Bobtriyan.

Selain dengan sampo, ada juga cara lain untuk mengatasi ketombe, yaitu:

  1. Hindari stres

Stres bukan hanya membuat Anda sulit tidur dan susah konsentrasi. “Nyatanya, stres dapat memicu timbulnya ketombe, bahkan bisa memperburuk gejala yang ada," kata dr. Nadia.

  1. Kurangi produk penataan rambut

Hair spray, gel rambut, wax, dan produk sejenisnya dapat menumpuk di rambut maupun kulit kepala. Hal ini bisa membuat kulit kepala menjadi semakin berminyak, sehingga risiko munculnya ketombe akan meningkat berkali lipat.

  1. Perhatikan kebersihan penutup kepala

Anda yang terbiasa menggunakan helm atau penutup kepala untuk berkendara atau beraktivitas setiap hari harus selalu memperhatikan kebersihannya. Cucilah helm, topi, atau jilbab secara rutin, apalagi jika sering dipakai dan terpapar keringat dari kulit kepala.

"Jika memang kebersihannya tidak terjaga dengan baik, helm maupun penutup kepala bisa membuat kulit kepala Anda tempat bertumbuhnya jamur penyebab ketombe. Bagi yang menggunakan jilbab, sebaiknya hindari menggunakan jilbab yang sama berulang kali. Ganti setiap kali usai beraktivitas," tutur dr. Nadia.

  1. Diet sehat

Mengonsumsi makanan yang kaya akan zink dan vitamin B dapat membantu menutrisi rambut dan mencegah munculnya ketombe.

Jadi, apakah jeruk nipis bisa mengatasi ketombe? Sebenarnya ini bisa dibilang masih jadi perdebatan. Sebab, belum ada penelitian ilmiah yang benar-benar menyahihkan klaim tersebut. Untuk mengatasi ketombe, sebaiknya keramas 2-3 kali setiap minggu secara teratur dengan sampo khusus ketombe. Akan tetapi, jika penggunaan sampo masih belum mampu mengusirnya, sebaiknya periksakan ke dokter supaya bisa ditangani hingga tuntas.

[HNS/RN]

0 Komentar

Belum ada komentar