Sukses

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Operasi Gigi

Agar proses penyembuhan bisa lebih cepat, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan setelah operasi gigi.

Klikdokter.com, Jakarta Operasi gigi adalah istilah luas yang mengacu pada berbagai prosedur medis yang melibatkan gusi dan gigi. Setelah operasi dilakukan, sangat wajar apabila gigi terasa nyeri, bengkak, dan rasa tidak nyaman. Dokter gigi yang merawat akan menyarankan Anda untuk tidak melakukan beberapa hal agar luka operasi dapat pulih dengan cepat.

Operasi gigi bungsu

Dari berbagai prosedur operasi gigi yang ada, salah satu yang paling umum adalah pencabutan gigi bungsu. Operasi gigi bungsu merupakan metode yang banyak dilakukan pada mereka yang memiliki masalah ketika gigi bungsunya tumbuh.

Seperti dijelaskan drg. Wiena Manggala dari KlikDokter, umumnya, gigi bungsu akan tumbuh saat usia Anda 17-21 tahun. Itu sebabnya, gigi ini disebut sebagai gigi bungsu karena tumbuhnya yang paling akhir dan saat usia dewasa. Gigi bungsu terletak di bagian paling belakang pada setiap sisinya pada rahang atas maupun rahang bawah.

Karena muncul belakangan, banyak orang memiliki gigi bungsu yang tumbuh tidak sempurna dan miring. Akibatnya, masalah seperti nyeri, pipi bagian dalam sering tergigit, serta makanan yang tersangkut pun muncul. Untuk mengatasinya, salah satu langkah yang bisa diambil adalah dengan operasi gigi.  

Hal yang tidak boleh dilakukan pasca operasi gigi

Seperti operasi bagian tubuh lainnya, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan setelah operasi gigi. Kegiatan-kegiatan ini dilarang karena bisa menyebabkan proses penyembuhan jadi lebih lama dan memicu infeksi gigi.

Apa saja hal terlarang itu? Berikut beberapa di antaranya:

  • Hindari menyeruput, mengisap, dan minum dari sedotan selama proses penyembuhan operasi gigi. Gerakan-gerakan tersebut justru bisa menekan sisi dalam mulut dan dapat memecahkan bekuan darah.  
  • Hindari merokok, terutama 24 jam setelah operasi. Tujuannya untuk mencegah zat-zat kimia dan beracun dari rokok masuk ke dalam luka jahitan. Kalau menempel, zat tersebut bisa menyebabkan infeksi dan iritasi pada luka jahitan.  

Bahkan, paparan zat kimia yang menempel pada luka juga bisa meningkatkan risiko kanker mulut. Akan lebih bagus lagi kalau Anda berhenti merokok selamanya agar kualitas kesehatan Anda secara keseluruhan lebih baik.

  • Hindari minum alkohol. Sama dengan merokok, minuman keras memiliki kandungan yang bisa menyebabkan peradangan pada luka jahitan dan memperlambat proses penyembuhan.  
  • Jangan menyenggol jahitan dengan lidah secara sengaja –entah karena iseng atau geregetan dengan benang yang terdapat pada gusi. Selain memperlambat proses penyembuhan, sengaja memainkan luka bekas jahitan juga bisa menimbulkan infeksi dan membuat luka tidak tertutup dengan benar.  
  • Hindari olahraga selama 3-4 hari ke depan setelah operasi gigi. Olahraga mampu meningkatkan perdarahan, pembengkakan, dan menimbulkan sensasi tidak nyaman pasca operasi.  

Biasanya, dokter akan menyarankan Anda untuk istirahat selama beberapa hari, dan meminta Anda untuk menjauhi aktivitas berat setelah operasi. 

  • Hindari membuang ingus terlalu kencang. Tekanan yang Anda berikan saat mendorong ingus keluar dapat memecah bekuan darah dan membuat perdarahan pada gigi semakin parah.  

Jika hidung Anda tersumbat, cobalah menghirup uap panas yang memiliki aroma khas –seperti thyme dan mint, agar lendir bisa dikeluarkan dengan mudah.

  • Hindari mengunyah makanan yang terlalu keras karena dapat membuat gigi jadi terasa lebih sakit, sensitif, dan kembali terluka. Menurut drg. Wiena, pasien yang baru menjalani operasi gigi sebaiknya mengonsumsi makanan bertekstur lunak, seperti bubur, sampai jangka waktu yang ditentukan oleh dokter gigi.  

Agar cepat pulih setelah operasi gigi 

Lama masa penyembuhan setelah gigi bungsu dicabut adalah sekitar 1 minggu atau bahkan lebih. Pemulihan juga sangat bergantung pada kepatuhan pasien terhadap anjuran-anjuran yang diberikan dokter. 

Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan gigi itu sendiri. Selain minum obat yang dianjurkan dokter, Anda dapat melakukan beberapa hal di bawah ini:

  • Istirahat yang cukup dan berhenti melakukan aktivitas berat untuk beberapa waktu.
  • Kompres area pipi yang bengkak dengan menggunakan es batu setelah operasi gigi, dan lanjutkan kompres dengan air hangat sehari setelah operasi dilakukan.
  • Hindari menggosok gigi terlalu kencang karena luka bekas jahitan masih rentan terhadap gesekan yang keras.
  • Berkumur secara perlahan dengan menggunakan campuran air garam untuk meredakan rasa nyeri yang timbul.
  • Jangan makan makanan yang keras atau yang bersuhu panas karena dapat memperlambat proses penyembuhan.

Dengan menaati hal-hal setelah operasi gigi di atas, proses penyembuhan Anda akan lebih cepat. Anda juga akan terhindar dari infeksi dan masalah pasca operasi lain. Satu hal lagi, jangan lupa untuk kontrol rutin ke dokter gigi setelah melakukan operasi gigi, ya!

[HNS/ RH]

8 Komentar