Sukses

Dada Sakit saat Bersin? Ini 4 Penyebabnya

Dada sakit saat bersin bukanlah gejala dari penyakit jantung. Kondisi inilah yang jadi biang keladinya!

Klikdokter.com, Jakarta Bersin saat terserang flu atau alergi adalah hal yang lumrah. Namun, menjadi hal yang luar biasa ketika bersin membuat dada Anda terasa sakit. Pasalnya, banyak orang yang mengatakan bahwa rasa sakit saat bersin adalah tanda dari suatu penyakit yang serius.

Menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD dari KlikDokter, bersin sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan kuman yang ada di dalam tubuh. Itu sebabnya, pada saat terserang flu, Anda akan sering bersin karena tubuh mesti mengeluarkan banyak kuman yang sudah telanjur masuk. 

“Proses bersin itu sendiri dicetuskan oleh stimulasi fisik saraf trigeminal, kemudian rangsangan tersebut diantar ke otak. Selanjutnya, otak memerintahkan otot-otot, seperti otot dada, otot perut, otot di sekitar tenggorokan, sekaligus otot pita suara untuk melakukan aktivitas bersin,” jelas dr. Alvin. 

Penyebab dada sakit saat bersin

Benar bahwa dada sakit saat bersin dapat menandakan ada suatu gangguan yang sedang terjadi pada diri Anda. Beberapa gangguan yang dimaksud, meliputi:

  • Heartburn

Dada sakit bersin dapat disebabkan oleh heartburn. Ini adalah sensasi terbakar pada dada dan biasanya terjadi pada orang yang punya masalah refluks asam lambung (GERD). 

Saat Anda bersin, otot-otot tubuh menegang. Semakin tegang otot tubuh Anda, kemungkinan asam lambung untuk kembali ke kerongkongan juga semakin tinggi. Jika sudah telanjur begitu, nyeri dada yang disertai sensasi terbakar pun sulit dihindari. 

  • Asma

Dada sakit saat bersin mungkin akan lebih sering dialami oleh penderita asma yang sedang flu atau alergi. Tak cuma saat bersin, penderita asma juga akan merasakan sakit pada dada ketika batuk. 

  • Pleuritis

Pleuritis adalah kondisi peradangan pada pleura, yaitu selaput yang membungkus paru-paru dan memisahkannya dari tulang rusuk. Pada selaput pleura terdapat cairan yang membantu mengurangi gesekan saat manusia bernapas.

Nah, ketika terjadi peradangan, cairan tersebut akan lengket sehingga menimbulkan rasa sakit saat selaput pleura bergeser. 

Gejala utama pleuritis yang umum dikeluhkan adalah dada sakit seperti ditusuk-tusuk. Nyeri ini dapat muncul pada satu sisi ataupun seluruh bagian dada. Bahkan, nyeri dapat menjalar ke bahu maupun pundak dan akan semakin sakit ketika Anda menarik napas. 

  • Infeksi paru

Nyeri dada yang ditimbulkan oleh infeksi paru akan terasa lebih kuat, sering, dan berlangsung lama. Infeksi paru itu sendiri adalah peradangan pada organ paru yang disebabkan oleh bakteri, jamur, parasit, atau virus.

Beberapa jenis infeksi paru yang kerap terjadi, yaitu paru-paru basah (pneumonia), tuberkulosis, dan bronkitis. Adanya kondisi tersebut mesti dikonsultasikan pada dokter, sebab harus diobati dengan perawatan yang intensif.

Tidak melulu berbahaya

Dikatakan dr. Alvin, dada sakit saat bersin tidak melulu terjadi akibat adanya suatu penyakit. Anda juga bisa mengalami ini akibat adanya kontraksi pada otot dada dan diafragma. 

“Kontraksi hebat pada kedua otot tersebut memungkinkan timbulnya rasa nyeri di area dada. Jadi, jika dikatakan dada sakit saat bersin adalah gejala penyakit jantung, itu adalah sebuah kekeliruan,” tambahnya. 

Jadi, jangan buru-buru cemas jika Anda mengalami keluhan dada sakit saat bersin. Sebab, kondisi tersebut umumnya disebabkan oleh kontraksi otot, yang bisa sembuh dengan sendirinya.

Namun, jika Anda mengalami keluhan dada sakit saat bersin berbarengan dengan gejala lain atau rasa sakit tindak kunjung hilang, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Jika ditemukan bahwa penyebabnya adalah penyakit, penanganan sejak dini bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar